PWMJATENG.COM, PURWOKERTO – Pasar Ramadan 2026 yang digelar Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mencatat omzet hingga miliaran rupiah. Dalam kegiatan ini, pedagang dengan volume transaksi QRIS tertinggi juga mendapat penghargaan dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Purwokerto.
Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, hasil itu menunjukkan geliat ekonomi lokal yang tumbuh melalui ekosistem kampus.
“Kami sangat bersyukur dengan capaian positif yang terus diraih. Angka transaksi yang mencapai miliaran rupiah ini menunjukkan bahwa ekosistem ekonomi di lingkungan kampus sangat sehat dan produktif,” ujar Jebul Suroso.
Ia menambahkan, UMP terus mendukung, memfasilitasi, dan membina UMKM agar berkembang melalui pendampingan berkelanjutan.
BI Apresiasi Digitalisasi Transaksi
Kepala KPwBI Purwokerto, Christoveny, mengapresiasi kolaborasi dengan UMP dalam mendorong digitalisasi sistem pembayaran. Salah satu bentuknya ialah pemberian penghargaan kepada pedagang dengan transaksi QRIS terbanyak di Pasar Ramadan UMP 2026.
“Kami sangat mengapresiasi semangat para pedagang di Pasar Ramadan UMP. Program penghargaan bagi tenant dengan transaksi QRIS terbanyak ini adalah upaya kami untuk mendorong digitalisasi sistem pembayaran secara nyata di masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hingga Februari 2026, transaksi QRIS di wilayah Banyumas Raya tumbuh 298 persen secara tahunan. Capaian itu didorong oleh sejumlah program BI Purwokerto, seperti QRIS Goes to Campus, QRIS Jelajah Budaya, dan Promosi Pekan QRIS.
“Target edukasi kami menyasar luas mulai dari UMKM, pasar tradisional, pasar modern, hingga sektor wisata. Penggunaan QRIS di Pasar Ramadan UMP 2026 adalah contoh sukses bagaimana teknologi mempermudah transaksi ekonomi kreatif,” tambahnya.
Tiga Pedagang Raih Penghargaan
Tahun ini, tiga pedagang meraih penghargaan sebagai pemenang lomba tenant dengan transaksi QRIS terbanyak, yakni Yogi dari Basreng Sultan, Fina Herlinawati dari Fina Food, dan Rasono dari Siomay.
Salah satu pemenang, Fina Herlinawati, merupakan mahasiswa Program Studi Teknik Sipil S1 UMP. Ia mengaku bersyukur atas pencapaiannya melalui lapak Fina Food.
“Saya sangat senang, ini menjadi energi positif untuk terus semangat berjualan. Walaupun perjalanannya tidak mudah karena harus membagi waktu antara produksi, promosi, dan mengerjakan skripsi, namun niat saya membantu orang tua membuat semua tantangan terasa ringan,” ungkap Fina.
Menurut Fina, QRIS sangat membantu usahanya karena praktis digunakan di tengah kebiasaan masyarakat yang semakin jarang membawa uang tunai.
“Sekarang orang jarang bawa uang tunai. Dengan QRIS, siapa pun bisa bayar hanya dengan memindai kode melalui dompet digital tanpa perlu repot mencari uang pas,” jelasnya.
Ia juga merasakan manfaat QRIS dalam pembukuan usaha. Seluruh transaksi tercatat otomatis secara digital sehingga pemasukan lebih mudah dipantau.
“Semua transaksi tercatat otomatis secara digital, jadi saya bisa pantau pemasukan dengan mudah tanpa takut salah hitung. Usaha jadi terlihat lebih profesional dan terpercaya,” tutupnya.
Penghargaan dari BI Purwokerto ini diharapkan dapat memacu pelaku UMKM lain, khususnya pedagang di lingkungan UMP, untuk semakin adaptif terhadap teknologi digital dan memperkuat kemandirian ekonomi.
Editor: Al-Afasy
The post Pasar Ramadan UMP 2026 Catat Omzet Miliaran, Pedagang QRIS Terbanyak Raih Penghargaan BI appeared first on Muhammadiyah Jateng.




