WARTAPTM.ID, TEMANGGUNG – Akademi Kesehatan Muhammadiyah Temanggung (AKMT) resmi membuka Program Studi (Prodi) D4 Keperawatan Anestesiologi setelah memperoleh Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 544/B/O/2026 tertanggal 8 Mei 2026. Kehadiran program studi ini menjadi langkah strategis dalam menjawab kebutuhan tenaga kesehatan profesional di bidang anestesiologi dan kegawatdaruratan.
Informasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Kajian Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Temanggung di PCM Kledung. Mewakili AKMT, Min Adadiyah, menyampaikan bahwa pembukaan program studi baru ini merupakan amanah Persyarikatan Muhammadiyah yang memerlukan dukungan seluruh elemen.
“Alhamdulillah, ini merupakan kabar gembira bagi kita semua. Program studi baru telah resmi hadir. Sudah menjadi kewajiban seluruh Ortom, AUM, dan keluarga besar Muhammadiyah untuk bersama-sama nyengkuyung dan mendukung keberadaan program studi ini,” ujarnya.
Pada kesempatan lain, dalam Rapat Koordinasi Prodi D4 Keperawatan Anestesiologi (19/6), Direktur AKMT, Galih Herlambang, memaparkan arah pengembangan sekaligus keunggulan program studi tersebut.
Menurutnya, Prodi D4 Keperawatan Anestesiologi AKMT dirancang tidak hanya menekankan penguasaan teori, tetapi juga penguatan keterampilan praktik melalui pembelajaran berbasis simulasi.
“Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mengembangkan kompetensi unggulan dalam pengelolaan jalan napas (airway management) dan dukungan pernapasan (breathing support). Ini menjadi keunggulan kami dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan pelayanan kesehatan modern,” jelasnya.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu membekali mahasiswa dengan kemampuan yang relevan dengan kebutuhan dunia kesehatan yang semakin kompleks, khususnya dalam penanganan kegawatdaruratan.
AKMT berharap, Prodi D4 Keperawatan Anestesiologi dapat menjadi pilihan strategis bagi generasi muda yang ingin berkarier di bidang kesehatan. Lebih dari itu, program ini diharapkan melahirkan tenaga kesehatan yang kompeten, profesional, berakhlak Islami, serta memiliki daya saing tinggi.
Melalui pembukaan program studi ini, AKMT menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia kesehatan di Indonesia, sejalan dengan semangat Muhammadiyah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang unggul dan berkemajuan.
The post AKMT Buka Prodi D4 Keperawatan Anestesiologi, Perkuat SDM Kesehatan Profesional appeared first on Warta PTM.




