• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Selasa, April 28, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    SD Aisyiyah Unggulan Gemolong Gelar Wisuda Tahfidz 254 Siswa di Edutorium UMS

    MPM Daerah Cilacap Kirim 11 Peserta pada SEKAM Jawa Tengah Regional Banyumas Raya

    Wisuda Tahfidz IV SD Birrul Walidain Muhammadiyah Tanon Diikuti 60 Siswa

    Perintah Membaca: Jejak Ilahi dalam Al-Qur’an dan Alkitab

    Mengejar Gelar atau Mengejar Fitrah? Refleksi Parenting Nabi Ibrahim dalam Menyiapkan Generasi Ismail

    Peringati Hari Buku Se-Dunia UMSU Press Serahkan Royalti ke 413 Penulis

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      SD Aisyiyah Unggulan Gemolong Gelar Wisuda Tahfidz 254 Siswa di Edutorium UMS

      MPM Daerah Cilacap Kirim 11 Peserta pada SEKAM Jawa Tengah Regional Banyumas Raya

      Wisuda Tahfidz IV SD Birrul Walidain Muhammadiyah Tanon Diikuti 60 Siswa

      Perintah Membaca: Jejak Ilahi dalam Al-Qur’an dan Alkitab

      Mengejar Gelar atau Mengejar Fitrah? Refleksi Parenting Nabi Ibrahim dalam Menyiapkan Generasi Ismail

      Peringati Hari Buku Se-Dunia UMSU Press Serahkan Royalti ke 413 Penulis

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

        Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

        Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

        Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          SD Aisyiyah Unggulan Gemolong Gelar Wisuda Tahfidz 254 Siswa di Edutorium UMS

          MPM Daerah Cilacap Kirim 11 Peserta pada SEKAM Jawa Tengah Regional Banyumas Raya

          Wisuda Tahfidz IV SD Birrul Walidain Muhammadiyah Tanon Diikuti 60 Siswa

          Perintah Membaca: Jejak Ilahi dalam Al-Qur’an dan Alkitab

          Mengejar Gelar atau Mengejar Fitrah? Refleksi Parenting Nabi Ibrahim dalam Menyiapkan Generasi Ismail

          Peringati Hari Buku Se-Dunia UMSU Press Serahkan Royalti ke 413 Penulis

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            SD Aisyiyah Unggulan Gemolong Gelar Wisuda Tahfidz 254 Siswa di Edutorium UMS

            MPM Daerah Cilacap Kirim 11 Peserta pada SEKAM Jawa Tengah Regional Banyumas Raya

            Wisuda Tahfidz IV SD Birrul Walidain Muhammadiyah Tanon Diikuti 60 Siswa

            Perintah Membaca: Jejak Ilahi dalam Al-Qur’an dan Alkitab

            Mengejar Gelar atau Mengejar Fitrah? Refleksi Parenting Nabi Ibrahim dalam Menyiapkan Generasi Ismail

            Peringati Hari Buku Se-Dunia UMSU Press Serahkan Royalti ke 413 Penulis

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Kader Sontoloyo : Refleksi Kaderisasi Muhammadiyah

              admin by admin
              20/01/2026
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Kader Sontoloyo : Refleksi Kaderisasi Muhammadiyah

              (Tulisan ke-39 dari Beberapa Tulisan Terkait Kaderisasi)

              WartaTerkait

              SD Aisyiyah Unggulan Gemolong Gelar Wisuda Tahfidz 254 Siswa di Edutorium UMS

              MPM Daerah Cilacap Kirim 11 Peserta pada SEKAM Jawa Tengah Regional Banyumas Raya

              Wisuda Tahfidz IV SD Birrul Walidain Muhammadiyah Tanon Diikuti 60 Siswa

              Perintah Membaca: Jejak Ilahi dalam Al-Qur’an dan Alkitab

              Oleh: Amrizal – Wakil Ketua MPKSDI PWM Sumut / Dosen Unimed

               

              Ada satu kegelisahan yang kerap muncul di benak banyak kader Muhammadiyah, tetapi jarang diucapkan dengan jujur dan tenang. Kegelisahan itu lahir bukan dari kebencian, melainkan dari cinta yang lama dipendam. Cinta pada persyarikatan yang dibangun dengan keringat, doa, dan pengorbanan para pendahulu. Dari kegelisahan itulah, istilah “kader sontoloyo” sesekali terdengar—sebuah ungkapan yang kasar di telinga, namun sesungguhnya menyimpan jeritan nurani.

              Muhammadiyah tidak dibesarkan oleh kader yang setengah-setengah. Ia tumbuh karena keberanian KH. Ahmad Dahlan melawan kemapanan, karena kesediaan murid-muridnya belajar, beramal, dan berkorban tanpa pamrih. Sejak awal, kaderisasi Muhammadiyah bukan sekadar proses administratif, apalagi ajang mencari legitimasi struktural. Kaderisasi adalah proses pembentukan manusia—manusia yang berpikir jernih, berhati bersih, dan bergerak untuk kemaslahatan umat.

              Namun, di tengah perjalanan panjang itu, kita perlu jujur bercermin. Ada kader yang rajin hadir di forum, tetapi abai pada nilai. Ada yang fasih berbicara ideologi, tetapi gagap saat diminta memberi teladan. Ada pula yang menganggap persyarikatan sebagai tangga sosial, bukan ladang pengabdian. Pada titik inilah, ungkapan “kader sontoloyo” muncul sebagai metafora kegagalan—bukan untuk mencaci, melainkan untuk menyadarkan.

              Istilah tersebut sejatinya bukan vonis personal. Ia adalah cermin. Ia memantulkan wajah kita ketika kaderisasi berhenti pada seremoni, ketika militansi digantikan oleh kepentingan, dan ketika ikhlas terpinggirkan oleh ambisi. Dalam bahasa yang lebih halus, ia menandai kader yang kehilangan ruh ideologisnya. Dalam bahasa yang lebih jujur, ia menegur kita yang lupa bahwa menjadi kader berarti siap ditempa, bukan sekadar diakui.

              Kaderisasi Muhammadiyah bertumpu pada nilai Islam berkemajuan—Islam yang memadukan iman, ilmu, dan amal. Nilai ini menuntut kerja sunyi, kesabaran, dan konsistensi. Kader sejati tidak selalu tampil di panggung, tetapi hadir ketika umat membutuhkan. Ia tidak sibuk menghitung jasa, sebab ia paham bahwa amal tidak selalu bertepuk tangan. Di sinilah letak perbedaan antara kader yang matang dan kader yang sekadar ramai.

              Sering kali, problem kaderisasi bukan pada kurangnya kegiatan, melainkan pada kedalaman makna. Pelatihan demi pelatihan berjalan, tetapi tidak selalu menyentuh kesadaran. Diskusi berlangsung hangat, tetapi tidak selalu berujung pada perubahan sikap. Kita lupa bahwa kaderisasi adalah proses panjang yang menuntut keteladanan. Nilai tidak cukup diajarkan; ia harus dihidupkan.

              Muhammadiyah sejak awal menekankan pentingnya ilmu dan amal. KH. Ahmad Dahlan tidak hanya mengajarkan tafsir Al-Qur’an, tetapi juga menggerakkan murid-muridnya untuk memberi makan fakir miskin dan menyantuni yatim. Spirit Al-Ma’un bukan slogan, melainkan napas gerakan. Maka, kaderisasi yang tercerabut dari realitas umat sesungguhnya kehilangan orientasi. Kader yang sibuk dengan simbol, tetapi jauh dari problem masyarakat, pelan-pelan akan kehilangan legitimasi moral.

              Di sinilah kritik menjadi penting. Kritik yang lahir dari cinta bukan untuk meruntuhkan, melainkan untuk menguatkan. Dalam tradisi Muhammadiyah, kritik adalah bagian dari tajdid—upaya terus-menerus memperbarui cara berpikir dan bertindak. Menyebut “kader sontoloyo” dalam kerangka refleksi adalah upaya menggugah kesadaran bahwa kita sedang tidak baik-baik saja, dan karena itu perlu berbenah.

              Tentu, tidak adil jika kita menyamaratakan. Banyak kader Muhammadiyah yang bekerja tanpa sorotan, mengajar di pelosok, mengelola amal usaha dengan penuh integritas, dan mengabdikan diri tanpa pamrih. Mereka inilah wajah sejati persyarikatan. Namun, justru karena ada standar luhur itulah, kita perlu berani menegur ketika sebagian kader menyimpang dari nilai. Teguran yang jujur adalah bentuk tanggung jawab sejarah.

              Kader Muhammadiyah bukan pewaris bangunan, melainkan pelanjut cita-cita. Ia mewarisi keberanian berpikir, keikhlasan beramal, dan kesediaan berkorban. Dalam Al-Qur’an, Allah mengingatkan agar manusia berkata benar dan menegakkan keadilan, meski terhadap diri sendiri. Prinsip inilah yang seharusnya menjadi landasan kaderisasi: keberanian mengoreksi diri sebelum mengoreksi orang lain.

              Refleksi tentang “kader sontoloyo” semestinya berujung pada pertanyaan mendasar: untuk apa kita ber-Muhammadiyah? Jika jawabannya adalah jabatan, maka kita sedang salah jalan. Jika jawabannya adalah pengabdian, maka kritik adalah bagian dari perjalanan. Kaderisasi yang sehat melahirkan kader yang tahan uji, bukan mudah tersinggung. Ia siap dikritik karena sadar bahwa tujuan lebih besar daripada ego pribadi.

              Ke depan, kaderisasi Muhammadiyah perlu kembali menekankan substansi. Bukan hanya memperbanyak forum, tetapi memperdalam makna. Bukan sekadar mencetak kader yang pandai berbicara, tetapi kader yang siap bekerja. Keteladanan pimpinan, kesederhanaan sikap, dan keberpihakan pada umat harus menjadi kurikulum hidup yang terus diajarkan.

              Pada akhirnya, ungkapan “kader sontoloyo” seharusnya tidak berhenti sebagai label, apalagi stigma. Ia adalah alarm. Ia mengingatkan kita bahwa persyarikatan ini terlalu berharga untuk dikelola secara serampangan. Muhammadiyah dibangun dengan keringat dan air mata; ia tidak pantas diwarisi dengan sikap asal-asalan.

              Semoga refleksi ini tidak dibaca sebagai kemarahan, melainkan sebagai ajakan pulang. Pulang pada nilai, pulang pada niat, dan pulang pada cita-cita awal Muhammadiyah. Sebab kader sejati bukan mereka yang paling keras bersuara, melainkan yang paling setia menjaga amanah. Dan di situlah, masa depan persyarikatan dipertaruhkan.

              Wallahu a’lam Bish Shawab

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Pendidikan Islam yang Membebaskan: Analisis Pemikiran K.H. Ahmad Dahlan

              Next Post

              Ketua Aisyiyah Aceh Tengah Lepas Relawan Kesehatan RSA Ponorogo

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              SD Aisyiyah Unggulan Gemolong Gelar Wisuda Tahfidz 254 Siswa di Edutorium UMS

              28/04/2026
              BeritaMu

              MPM Daerah Cilacap Kirim 11 Peserta pada SEKAM Jawa Tengah Regional Banyumas Raya

              28/04/2026
              BeritaMu

              Wisuda Tahfidz IV SD Birrul Walidain Muhammadiyah Tanon Diikuti 60 Siswa

              28/04/2026
              Next Post

              Ketua Aisyiyah Aceh Tengah Lepas Relawan Kesehatan RSA Ponorogo

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Dosen UMSB Raih Hibah Riset, Kembangkan Metode Penentuan Benih Padi Unggul

                28/04/2026

                Dosen Kebidanan UMSB Raih Pendanaan PKM, Fokus Cegah Stunting di Wilayah Pascabencana

                28/04/2026

                UMTAS Lakukan Kolaborasi Internasional, Olah Sampah Plastik Jadi Triplek di Saguling

                28/04/2026

                Milad ke-36 UIAD Sinjai, Ribuan Peserta Semarakkan Jalan Santai dan Silaturahmi Akbar

                28/04/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (27,909)
                • Hukum Islam (1,416)
                • Kabar PTMA (3,575)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Dosen UMSB Raih Hibah Riset, Kembangkan Metode Penentuan Benih Padi Unggul

                28/04/2026

                Dosen Kebidanan UMSB Raih Pendanaan PKM, Fokus Cegah Stunting di Wilayah Pascabencana

                28/04/2026

                UMTAS Lakukan Kolaborasi Internasional, Olah Sampah Plastik Jadi Triplek di Saguling

                28/04/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In