• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu
    Semarak Milad ke-48, FEB UMSU Resmi Luncurkan Dua Program Studi Baru

    Semarak Milad ke-48, FEB UMSU Resmi Luncurkan Dua Program Studi Baru

    Cegah Sarjana Nganggur, Wamendiktisaintek Prof Fauzan Desak Transformasi Perguruan Tinggi

    LAZISMU Kota Gunungsitoli Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan Gunungsitoli untuk Program Donasi Badan Hukum

    Milad IPM ke-65: Menyiapkan Kader Berkemajuan, Mencerahkan Bangsa dan Semesta

    Pendidikan Karakter Murid Membutuhkan Keterlibatan Semua Pihak

    BikersMu Korwil Kalsel Apresiasi Touring Dakwah Mahayabang Riders di Kampung Mualaf

    Trending Tags

    • Kabar PTMA
      Semarak Milad ke-48, FEB UMSU Resmi Luncurkan Dua Program Studi Baru

      Semarak Milad ke-48, FEB UMSU Resmi Luncurkan Dua Program Studi Baru

      Cegah Sarjana Nganggur, Wamendiktisaintek Prof Fauzan Desak Transformasi Perguruan Tinggi

      LAZISMU Kota Gunungsitoli Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan Gunungsitoli untuk Program Donasi Badan Hukum

      Milad IPM ke-65: Menyiapkan Kader Berkemajuan, Mencerahkan Bangsa dan Semesta

      Pendidikan Karakter Murid Membutuhkan Keterlibatan Semua Pihak

      BikersMu Korwil Kalsel Apresiasi Touring Dakwah Mahayabang Riders di Kampung Mualaf

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Casinos online populares en México

        Casino PT – ranking dos melhores casinos online disponíveis em Portugal

        Magyar Online Casino azonnali regisztrációval és gyors játékkezdéssel

        Casino non AAMS in Italia – differenze con i casinò AAMS

        Magyar Online Casino azonnali regisztrációval és gyors játékkezdéssel

        Yonibet Casino pour la France – Service client et assistance aux joueurs

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu
          Semarak Milad ke-48, FEB UMSU Resmi Luncurkan Dua Program Studi Baru

          Semarak Milad ke-48, FEB UMSU Resmi Luncurkan Dua Program Studi Baru

          Cegah Sarjana Nganggur, Wamendiktisaintek Prof Fauzan Desak Transformasi Perguruan Tinggi

          LAZISMU Kota Gunungsitoli Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan Gunungsitoli untuk Program Donasi Badan Hukum

          Milad IPM ke-65: Menyiapkan Kader Berkemajuan, Mencerahkan Bangsa dan Semesta

          Pendidikan Karakter Murid Membutuhkan Keterlibatan Semua Pihak

          BikersMu Korwil Kalsel Apresiasi Touring Dakwah Mahayabang Riders di Kampung Mualaf

          Trending Tags

          • Kabar PTMA
            Semarak Milad ke-48, FEB UMSU Resmi Luncurkan Dua Program Studi Baru

            Semarak Milad ke-48, FEB UMSU Resmi Luncurkan Dua Program Studi Baru

            Cegah Sarjana Nganggur, Wamendiktisaintek Prof Fauzan Desak Transformasi Perguruan Tinggi

            LAZISMU Kota Gunungsitoli Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan Gunungsitoli untuk Program Donasi Badan Hukum

            Milad IPM ke-65: Menyiapkan Kader Berkemajuan, Mencerahkan Bangsa dan Semesta

            Pendidikan Karakter Murid Membutuhkan Keterlibatan Semua Pihak

            BikersMu Korwil Kalsel Apresiasi Touring Dakwah Mahayabang Riders di Kampung Mualaf

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Casinos online populares en México

              Casino PT – ranking dos melhores casinos online disponíveis em Portugal

              Magyar Online Casino azonnali regisztrációval és gyors játékkezdéssel

              Casino non AAMS in Italia – differenze con i casinò AAMS

              Magyar Online Casino azonnali regisztrációval és gyors játékkezdéssel

              Yonibet Casino pour la France – Service client et assistance aux joueurs

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Pendidikan Islam yang Membebaskan: Analisis Pemikiran K.H. Ahmad Dahlan

              admin by admin
              20/01/2026
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Pendidikan Islam yang Membebaskan: Analisis Pemikiran K.H. Ahmad Dahlan

              Oleh : Miftah Fariz – Mahasiswa Program Doktor Studi Islam Universitas Ahmad Dahlan Jogjakarta

              WartaTerkait

              Semarak Milad ke-48, FEB UMSU Resmi Luncurkan Dua Program Studi Baru

              Cegah Sarjana Nganggur, Wamendiktisaintek Prof Fauzan Desak Transformasi Perguruan Tinggi

              LAZISMU Kota Gunungsitoli Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan Gunungsitoli untuk Program Donasi Badan Hukum

              Milad IPM ke-65: Menyiapkan Kader Berkemajuan, Mencerahkan Bangsa dan Semesta

               

              Pendahuluan

              Pendidikan Islam sejatinya diarahkan untuk membentuk manusia yang beriman, berpengetahuan, dan berakhlak, sekaligus mampu menghadapi realitas sosial secara bertanggung jawab. Namun, dalam praktiknya, pendidikan Islam masih sering dipersempit menjadi aktivitas pengajaran yang menekankan hafalan dan rutinitas ritual. Pola semacam ini kerap mengabaikan pengembangan nalar kritis, kepekaan sosial, dan kemandirian berpikir peserta didik. Akibatnya, pendidikan belum sepenuhnya berfungsi sebagai sarana pembebasan dari kebodohan, ketimpangan, dan keterbelakangan sosial.

              Dalam konteks tersebut, pemikiran K.H. Ahmad Dahlan menjadi rujukan penting untuk dibahas kembali. Sebagai tokoh pembaru Islam dan pendiri Muhammadiyah, Ahmad Dahlan menempatkan pendidikan sebagai jantung gerakan perubahan umat. Pendidikan tidak dipahaminya sebatas proses penyampaian ajaran agama, melainkan sebagai jalan membangun kesadaran, daya kritis, dan tanggung jawab sosial. Gagasannya tentang pemurnian tauhid, pengintegrasian ilmu, serta penekanan pada amal nyata menunjukkan bahwa pendidikan Islam memiliki watak emansipatoris.

              Selama ini, kajian mengenai Ahmad Dahlan lebih banyak difokuskan pada peran historis dan organisatorisnya dalam Muhammadiyah. Pembacaan atas pemikirannya sebagai konsep pendidikan yang membebaskan masih relatif terbatas. Oleh karena itu, tulisan ini berupaya mengkaji pemikiran pendidikan K.H. Ahmad Dahlan melalui perspektif pendidikan Islam yang membebaskan serta menegaskan relevansinya bagi pengembangan pendidikan Islam masa kini.

              Pendidikan Islam yang Membebaskan: Kerangka Konseptual

              Pendidikan yang membebaskan berangkat dari pandangan bahwa tujuan utama pendidikan adalah memanusiakan manusia. Dalam Islam, gagasan pembebasan berakar kuat pada konsep tauhid. Tauhid tidak berhenti pada pengakuan teologis, tetapi berimplikasi pada pembebasan manusia dari berbagai bentuk penindasan, baik yang bersifat intelektual, kultural, maupun sosial (Al-Attas, 1993). Dengan landasan tauhid, manusia didorong untuk berpikir mandiri, bersikap kritis, dan mengambil peran aktif dalam kehidupan sosial.

              Dalam diskursus pendidikan modern, pendidikan membebaskan sering dikaitkan dengan pemikiran Paulo Freire. Freire (2005) mengkritik model pendidikan yang menempatkan peserta didik sebagai objek pasif dan menegaskan pentingnya pendidikan dialogis yang menumbuhkan kesadaran kritis. Meski lahir dari latar yang berbeda, gagasan Freire memiliki irisan dengan pendidikan Islam, khususnya dalam penolakan terhadap pendidikan yang bersifat indoktrinatif dan mengekang kebebasan berpikir.

              Dengan demikian, pendidikan Islam yang membebaskan dapat dipahami sebagai pendidikan yang menyatukan iman, ilmu, dan amal; mendorong pemahaman keagamaan yang rasional dan kontekstual; serta berorientasi pada perubahan sosial. Kerangka inilah yang digunakan untuk menelaah pemikiran pendidikan K.H. Ahmad Dahlan.

              Konteks Historis Pemikiran K.H. Ahmad Dahlan

              Pemikiran pendidikan Ahmad Dahlan tumbuh dalam situasi sosial umat Islam yang sarat dengan berbagai keterbatasan. Pada awal abad ke-20, umat Islam di Indonesia berada dalam kondisi terjajah dan mengalami ketertinggalan di bidang pendidikan. Sistem pendidikan Islam tradisional pada umumnya berfokus pada pengajaran teks-teks keagamaan secara literal, sementara pendidikan kolonial menawarkan ilmu modern tanpa fondasi nilai-nilai Islam (Noer, 1996).

              Ahmad Dahlan memandang situasi tersebut sebagai persoalan mendasar yang harus segera diatasi. Menurutnya, keterbelakangan umat Islam bukan hanya akibat kolonialisme, tetapi juga disebabkan oleh pola pendidikan yang tidak mendorong kemandirian dan daya kritis. Karena itu, ia mengusulkan pembaruan pendidikan melalui integrasi ilmu agama dan ilmu umum. Muhammadiyah kemudian menjadi wadah utama untuk mengimplementasikan gagasan tersebut secara nyata (Burhani, 2016).

              Pendidikan Islam yang Membebaskan dalam Pemikiran Ahmad Dahlan

              Gagasan pendidikan Ahmad Dahlan memperlihatkan orientasi kuat pada pembebasan intelektual dan sosial. Salah satu prinsip penting yang ia tekankan adalah kritik terhadap taqlid buta. Ahmad Dahlan mendorong umat Islam agar memahami ajaran agama secara mendalam dan rasional, bukan sekadar mengikuti tradisi tanpa pemahaman. Pendidikan, baginya, harus melahirkan kesadaran beragama yang aktif, reflektif, dan bertanggung jawab.

              Selain itu, Ahmad Dahlan menolak pemisahan antara ilmu agama dan ilmu umum. Ia berpandangan bahwa seluruh pengetahuan pada dasarnya dapat menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah apabila dimanfaatkan untuk kemaslahatan manusia. Oleh sebab itu, pendidikan Islam perlu bersifat integratif dan responsif terhadap perkembangan zaman. Model pendidikan di sekolah-sekolah Muhammadiyah yang memadukan pelajaran agama dan ilmu modern menjadi bukti konkret dari upaya pembebasan melalui pendidikan (Nakamura, 2012).

              Dimensi lain yang menonjol dalam pemikiran Ahmad Dahlan adalah orientasi pendidikan pada aksi sosial. Pengajaran Surah Al-Ma’un, misalnya, tidak berhenti pada pemahaman teks, tetapi diarahkan pada praktik kepedulian terhadap fakir miskin dan kelompok rentan. Bagi Ahmad Dahlan, pemahaman agama yang benar harus tercermin dalam tindakan nyata. Dengan demikian, pendidikan Islam tidak hanya membentuk kesalehan personal, tetapi juga menumbuhkan kesalehan sosial.

              Dalam aspek pedagogis, Ahmad Dahlan menekankan pentingnya keteladanan dan dialog dalam proses pendidikan. Guru diposisikan sebagai pembimbing yang memberi contoh, bukan sebagai figur otoriter. Peserta didik dipandang sebagai subjek yang memiliki potensi untuk berkembang dan berkontribusi. Relasi semacam ini mencerminkan pendidikan yang dialogis dan emansipatoris.

              Relevansi Pemikiran Ahmad Dahlan bagi Pendidikan Islam Kontemporer

              Pemikiran pendidikan Ahmad Dahlan tetap memiliki relevansi yang kuat dalam menghadapi tantangan pendidikan Islam dewasa ini. Fenomena seperti radikalisme, intoleransi, dan melemahnya tradisi berpikir kritis menuntut pendekatan pendidikan yang lebih inklusif dan membebaskan. Konsep pendidikan Islam yang dikembangkan Ahmad Dahlan dapat menjadi rujukan untuk membangun pendidikan yang moderat, kontekstual, dan berorientasi pada kemajuan.

              Integrasi iman, ilmu, dan amal yang menjadi ciri pemikiran Ahmad Dahlan juga sejalan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21. Pendidikan Islam tidak cukup hanya menekankan aspek kognitif, tetapi perlu membentuk karakter, kepedulian sosial, serta kemampuan berpikir kritis. Dalam konteks ini, pemikiran Ahmad Dahlan dapat dijadikan inspirasi dalam pengembangan kurikulum dan praktik pendidikan Islam yang relevan dengan kebutuhan zaman.

              Penutup

              Pemikiran K.H. Ahmad Dahlan menegaskan bahwa pendidikan Islam pada dasarnya memiliki watak membebaskan. Melalui penguatan tauhid, integrasi ilmu pengetahuan, dan orientasi pada aksi sosial, pendidikan diposisikan sebagai sarana membangun kesadaran, kemandirian, dan tanggung jawab sosial umat. Ahmad Dahlan tidak hanya meninggalkan warisan institusi pendidikan, tetapi juga paradigma pendidikan Islam yang transformatif. Oleh karena itu, pemikirannya tetap penting untuk dikaji dan dikontekstualisasikan dalam upaya membangun pendidikan Islam yang berkemajuan. (***)

              Daftar Pustaka

               Al-Attas, S. M. N. (1993). Islam and secularism. Kuala Lumpur: International Institute of Islamic Thought and Civilization.

              Burhani, A. N. (2016). Muhammadiyah Jawa. Jakarta: Al-Wasat Publishing.

              Freire, P. (2005). Pedagogy of the oppressed (30th anniversary ed.). New York, NY: Continuum.

              Nakamura, M. (2012). The crescent arises over the banyan tree: A study of the Muhammadiyah movement in a Central Javanese town. Singapore: ISEAS Publishing.

              Noer, D. (1996). Gerakan modern Islam di Indonesia 1900–1942. Jakarta: LP3ES.

              Suyatno. (2015). Pendidikan Islam dalam perspektif KH Ahmad Dahlan. Jurnal Pendidikan Islam, 4(2), 213–228. https://doi.org/10.14421/jpi.2015.42.213-228

               

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Perkuat Ideologi dan Kepemimpinan Kader, PCA Pulo Brayan Darat Gelar Baitul Arqam

              Next Post

              Kader Sontoloyo : Refleksi Kaderisasi Muhammadiyah

              admin

              admin

              InfoLain

              Semarak Milad ke-48, FEB UMSU Resmi Luncurkan Dua Program Studi Baru
              BeritaMu

              Semarak Milad ke-48, FEB UMSU Resmi Luncurkan Dua Program Studi Baru

              19/07/2026
              BeritaMu

              Cegah Sarjana Nganggur, Wamendiktisaintek Prof Fauzan Desak Transformasi Perguruan Tinggi

              19/07/2026
              BeritaMu

              LAZISMU Kota Gunungsitoli Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan Gunungsitoli untuk Program Donasi Badan Hukum

              19/07/2026
              Next Post

              Kader Sontoloyo : Refleksi Kaderisasi Muhammadiyah

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0
                Semarak Milad ke-48, FEB UMSU Resmi Luncurkan Dua Program Studi Baru

                Semarak Milad ke-48, FEB UMSU Resmi Luncurkan Dua Program Studi Baru

                19/07/2026

                Cegah Sarjana Nganggur, Wamendiktisaintek Prof Fauzan Desak Transformasi Perguruan Tinggi

                19/07/2026

                LAZISMU Kota Gunungsitoli Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan Gunungsitoli untuk Program Donasi Badan Hukum

                19/07/2026

                Milad IPM ke-65: Menyiapkan Kader Berkemajuan, Mencerahkan Bangsa dan Semesta

                19/07/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,779)
                • Hukum Islam (1,510)
                • Kabar PTMA (3,962)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Semarak Milad ke-48, FEB UMSU Resmi Luncurkan Dua Program Studi Baru

                Semarak Milad ke-48, FEB UMSU Resmi Luncurkan Dua Program Studi Baru

                19/07/2026

                Cegah Sarjana Nganggur, Wamendiktisaintek Prof Fauzan Desak Transformasi Perguruan Tinggi

                19/07/2026

                LAZISMU Kota Gunungsitoli Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan Gunungsitoli untuk Program Donasi Badan Hukum

                19/07/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In