• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Minggu, Mei 31, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Cara Mengajar Guru PAUD Masa Kini: Ubah Kata Menjadi Karakter Lewat Growth Mindset

    Internasionalisasi Pendidikan Muhammadiyah: UMS Kepakkan Sayap Bangun Sekolah Islam di Selandia Baru

    Bertahun-tahun Tak Pernah Kurban, Warga Pesisir Tugu Kini Rasakan Keajaiban Iduladha

    Bukan Sekadar Sekolah, SMAMCO Manokwari Jadi Simbol Toleransi dan Harapan Baru di Tanah Papua

    Kisah Mahasiswa UNIMUGO Jadi Duta Inspirasi Indonesia: Bukti Mahasiswa Daerah Bisa Bersaing di Kancah Nasional

    Cara Menerapkan Green Kurban: Solusi Masjid di Semarang Atasi Sampah Plastik dan Jaga Kualitas Daging

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Cara Mengajar Guru PAUD Masa Kini: Ubah Kata Menjadi Karakter Lewat Growth Mindset

      Internasionalisasi Pendidikan Muhammadiyah: UMS Kepakkan Sayap Bangun Sekolah Islam di Selandia Baru

      Bertahun-tahun Tak Pernah Kurban, Warga Pesisir Tugu Kini Rasakan Keajaiban Iduladha

      Bukan Sekadar Sekolah, SMAMCO Manokwari Jadi Simbol Toleransi dan Harapan Baru di Tanah Papua

      Kisah Mahasiswa UNIMUGO Jadi Duta Inspirasi Indonesia: Bukti Mahasiswa Daerah Bisa Bersaing di Kancah Nasional

      Cara Menerapkan Green Kurban: Solusi Masjid di Semarang Atasi Sampah Plastik dan Jaga Kualitas Daging

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

        Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

        Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

        Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Cara Mengajar Guru PAUD Masa Kini: Ubah Kata Menjadi Karakter Lewat Growth Mindset

          Internasionalisasi Pendidikan Muhammadiyah: UMS Kepakkan Sayap Bangun Sekolah Islam di Selandia Baru

          Bertahun-tahun Tak Pernah Kurban, Warga Pesisir Tugu Kini Rasakan Keajaiban Iduladha

          Bukan Sekadar Sekolah, SMAMCO Manokwari Jadi Simbol Toleransi dan Harapan Baru di Tanah Papua

          Kisah Mahasiswa UNIMUGO Jadi Duta Inspirasi Indonesia: Bukti Mahasiswa Daerah Bisa Bersaing di Kancah Nasional

          Cara Menerapkan Green Kurban: Solusi Masjid di Semarang Atasi Sampah Plastik dan Jaga Kualitas Daging

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Cara Mengajar Guru PAUD Masa Kini: Ubah Kata Menjadi Karakter Lewat Growth Mindset

            Internasionalisasi Pendidikan Muhammadiyah: UMS Kepakkan Sayap Bangun Sekolah Islam di Selandia Baru

            Bertahun-tahun Tak Pernah Kurban, Warga Pesisir Tugu Kini Rasakan Keajaiban Iduladha

            Bukan Sekadar Sekolah, SMAMCO Manokwari Jadi Simbol Toleransi dan Harapan Baru di Tanah Papua

            Kisah Mahasiswa UNIMUGO Jadi Duta Inspirasi Indonesia: Bukti Mahasiswa Daerah Bisa Bersaing di Kancah Nasional

            Cara Menerapkan Green Kurban: Solusi Masjid di Semarang Atasi Sampah Plastik dan Jaga Kualitas Daging

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Kuntowijoyo: Profetisme dalam Bingkai Kemanusiaan Universal

              by
              08/05/2023
              in BeritaMu
              0
              Kuntowijoyo: Profetisme dalam Bingkai Kemanusiaan Universal
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id –

              Profetisme dalam Bingkai Kemanusiaan Universal

              WartaTerkait

              Cara Mengajar Guru PAUD Masa Kini: Ubah Kata Menjadi Karakter Lewat Growth Mindset

              Internasionalisasi Pendidikan Muhammadiyah: UMS Kepakkan Sayap Bangun Sekolah Islam di Selandia Baru

              Bertahun-tahun Tak Pernah Kurban, Warga Pesisir Tugu Kini Rasakan Keajaiban Iduladha

              Bukan Sekadar Sekolah, SMAMCO Manokwari Jadi Simbol Toleransi dan Harapan Baru di Tanah Papua

              Oleh: Asyraf al Faruqi Tuhulele

              Kuntowijoyo: Ilmu Sosial Profetik

              Kuntowijoyo merupakan intelektual Muhammadiyah yang cukup lengkap. Ia menggeluti bidang sejarah, sastra dan budaya. Selain itu ia juga seorang dosen di UGM, Kyai di masjid, dan menjabat sebagai anggota PP. Muhammadiyah saa itu. Kesederhanaan hidup dan keteguhannya dalam menyikapi realitas sosial masyarakat saat itu mendapatkan perhatian dari banyak orang. Ia diberi julukan sebagai orang yang tradisionalis, modernis, konservatif, dan sekaligus reformis. Latar belakang keluarga yang merupakan seorang aktivis Muhammadiyah, banyak mempengaruhi dasar pemikiran dari Kuntowijoyo itu sendiri.

              Sebagai seorang intelektual yang sangat memperdulikan keaadan disekitar, ia menjadikan tulisan sebagai salah satu media dakwahnya, tulisannya tersebar di banyak media massa, selain itu juga ada sekitar 50 buku yang ia tulis mengenai dengan esai-esai agama, sosial, dan politik  dalam bentuk puisi, novel, cerpen, dan karya sastra lainnya. Ia ingin melakukan pendekatan kepada masyarakat dengan mengubah paradigma berfikir ideologis dan mistis berubah menjadi kesadaran ilmiah.

              Kuntowijoyo sebagai Cendikiawan Islam Progresif

              Kuntowijoyo merupakan seorang cendikiawan Islam yang tidak anti terhadap pemikiran-pemikiran barat, bahkan saat itu ia sering sekali mengadopsi teori barat untuk menjelaskan beberapa pemikirannya. Ia Menyusun gagasan tentang keislamannya setidaknya melalui dua hal. Pertama ia perihatin dengan kondisi sosial masyarakat yang terbelenggu dengan persoalan mitos dan mistik sampai, tapi setelah mengalami agrarisasi dan berkembangnya ilmu pengetahuan ia mulai mencoba untuk menggeser paradigma tersebut ke pemikiran yang lebih ilmiah. Bagi Kuntowijoyo, universalisme ajaran agama Islam tidak berarti menyingkirkan budaya lokal, maka daripada itu semangat kosmopolitanisme Islam itu mulai digaungkan, Islam sebagai budaya global yang ada dimana-mana dan rasionalisme Islam.

              Kedua, respon tehadap perkembangan yang cenderung mereduksi peran agama dan sekularisasi antara agama dan negara. Terknikratisasi dan industrialisasi melahirkan moralitas baru yang menekankan pada pencapaian perorangan, kesamaan, dan rasionalitas ekonomi. Inilah yang mendorong Kuntowijoyo untuk memberikan alternatif reinpretasi nilai-nilai keislaman, terutama yang berkaitan dengan ilmu sosial, yang kemudian kita kenal gagasannya yaitu tentang ilmu sosial profetik.

              Meski demikian, Kuntowijoyo tidak alergi terhadap teori dan metodologi yang dikembangkan di negara-negara barat. Ia mencari titik konvergensi (temu) antara barat dan Islam, bahkan sampai pada menafsir ayat al-Qur’an. Seperti yang ia tuliskan dalam bukunya “Paradigma Islam: Interpretasi untuk Aksi (2008: 28)”, bahwa tafsir surah Ali-Imran ayat 110 pada istilah amar ma’ruf dimaknai dengan humanisasi dan emansipasi, nahi munkar dimaknai dengan liberasi, dan iman kepada Allah dimaknai dengan transendensi.

              Dengan pendekatan inilah lahir gagasan terkenal tentang ilmu sosial dan sastra profetik. Sejak 1982 Kuntowijoyo menggunakan sastra sebagai alat melawan dehumanisasi sebab negatif modernisasi. Sastra tidak memandang manusia sebagai instrument industri atau sekedar penggambaran ekspresi, namun lebih daripada itu memiliki kekuatan transformatik.

              Prof Kuntowijoyo Foto Dok Istimewa

              Ilmu Sosial Profetik

              Kuntowijoyo menghadirkan paradigma berfikir baru yang filosofis dan transformatif tentang ilmu sosial profetik yang menjadikan dimensi transedental sebagai landasannya. Transendental berarti menjadikan teks agama otoritatif (al-Qur’an dan Hadist) sebagai sumber, sehingga ilmu pengetahuan memiliki nilai keilahian, yang berorientasi pada keimanan dan ketauhidan kepada Allah SWT. Pendekatan ini menggabungkan antara ilmu pengetahuan dan agama.

              Profetik secara bahasa berarti sifat yang menyerupai nabi, bahwa nabi memiliki cara berfikir yang transformatif dan mencerahkan. Maka ilmu sosial profetik dapat dimaknai sebagai keilmuan yang dapat membawa transformasi nilai ilmu dan amal kepada sosial masyarakat.

              Secara epistimologis, bahwa ilmu sosial profetik merupakan pengetahuan yang memiliki pendekatan atas tiga hal, yaitu rasio, realitas empiris, dan wahyu. Dengan pendekatan seperti ini, maka ilmu sosial profetik berdiri berhadapan atau tidak sejalan dengan teori positivisme yang menganggap bahwa wahyu adalah mitos.

              Maka daripada itu, pijakan dasar ilmu sosial profetik ada pada karakter paradigmatiknya, yaitu humanisasi, liberasi, dan transendensi. Jika ditafsirkan kedalam tiga dasar ilmu filosofis, yaitu ontologi, epistemologi, dan aksiologi, maka tiga pendekatan yang dikemukakan Kuntowijoyo nampak berurutan. Humanisasi sebagai landasan ontologis, liberasi sebagai epistimologi, dan transendensi sebagai aksiologis.

              Humanisasi, Liberasi, dan Transendensi

              Humanisasi lebih banyak diartikan sebagai upaya memanusiakan manusia. Manusia dimaknai sebagai makhluk ciptaan Tuhan. Jika memakai pendekatan humanism, maka humanism disini adalah teosentris, yang berlawanan dengan teori humanism era modern yang dikatakan oleh para kaum materialistik seperti Ludwig Feuerbach yang mengatakan bahwa tuhan merupakan alam buatan yang dibuat oleh manusia saja.

              Manusia bukan lagi menjadi proyek teosentris, melainkan tuhan menjadi proyek antroposentris. Humanisme yang dikembangkan dalam ilmu sosial profetik juga bertentangan dengan rasionalisme yang berkembang di Barat, sehingga manusia dapat menentukan segalanya dalam bidang apapun. Dengan kemampuan otak manusia, mereka dapat mengeksploitasi alam, membuat mesin perang, sehingga humanism pada era modern mengkerdilkan kemanusiaan itu sendiri.

              Kemudian, liberasi dapat dimaknai sebagai upaya pembebasan manusia dari sistem pengetahuan, politik, ekonomi, dan budaya yang membelenggu manusia. Kuntowijoyo menganggap bahwa masih banyak manusia yang hidup dalam hegemoni palsu. Contohnya, masih banyak manusia yang hidup berdampingan dengan mitos bukan logos, bahkan dalam beragama dengan mempercayai mitos-mitos yang ada, meyakini ajaran namun tidak mengaktualisasikannya. Liberasi juga memberikan kebebasan kepada manusia dari dominasi struktural, yang menjadikan manusia terpenjara dalam kemiskinan dan pemerasan.

              Terakhir yaitu transendensi, yaitu upaya memberikan petunjuk hidup manusia sehingga dapat hidup lebih bermakna. Nilai-nilai yang terkandung dalam transendensi ini adalah nilai ketuhanan sebagaimana yang telah diajarkan Islam. Ajaran ketuhanan mengarahkan manusia untuk mengerjakan nilai luhur kemanusiaan dan mengajak manusia menjalankan nilai tersebut.

              Sekilas ilmu sosial profetik yang digagas oleh Kuntowijoyo memiliki garis lurus dari aksi kemanusiaan menuju ketuhanan. Sebagai ilmu sosial, ilmu sosial profetik ini tetap mengatasi persoalan empirik. Jika ilmu sosial dimaknai sebagai empirik yang ditekankan, maka yang menjadi tujuan adalah humanisasi. Sebaliknya, jika profetisme yang lebih ditekankan, maka transedensi dijadikan aksiologi. Orientasi dimensi transenden ilmu sosial selama ini dikenal luas bertempat pada alam imanen yang memiliki gagasan menarik dan unik dari ilmu sosial profetik.

              Asyraf al Faruqi Tuhulele, Ketua Umum PC IMM Cirendeu

              –Read Moremuhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Kulliyatul Muballighien, Sekuel Kisah yang “Hilang” dalam Film Buya Hamka

              Next Post

              Haedar Nashir: Konflik Kepentingan dan Perebutan Kekuasaan Jadi Ujian Silaturahmi Kita

              InfoLain

              BeritaMu

              Cara Mengajar Guru PAUD Masa Kini: Ubah Kata Menjadi Karakter Lewat Growth Mindset

              31/05/2026
              BeritaMu

              Internasionalisasi Pendidikan Muhammadiyah: UMS Kepakkan Sayap Bangun Sekolah Islam di Selandia Baru

              31/05/2026
              BeritaMu

              Bertahun-tahun Tak Pernah Kurban, Warga Pesisir Tugu Kini Rasakan Keajaiban Iduladha

              30/05/2026
              Next Post
              Haedar Nashir: Konflik Kepentingan dan Perebutan Kekuasaan Jadi Ujian Silaturahmi Kita

              Haedar Nashir: Konflik Kepentingan dan Perebutan Kekuasaan Jadi Ujian Silaturahmi Kita

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Cara Mengajar Guru PAUD Masa Kini: Ubah Kata Menjadi Karakter Lewat Growth Mindset

                31/05/2026

                Internasionalisasi Pendidikan Muhammadiyah: UMS Kepakkan Sayap Bangun Sekolah Islam di Selandia Baru

                31/05/2026

                Bertahun-tahun Tak Pernah Kurban, Warga Pesisir Tugu Kini Rasakan Keajaiban Iduladha

                30/05/2026

                Kisah Mahasiswa UNIMUGO Jadi Duta Inspirasi Indonesia: Bukti Mahasiswa Daerah Bisa Bersaing di Kancah Nasional

                30/05/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,262)
                • Hukum Islam (1,416)
                • Kabar PTMA (3,749)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Cara Mengajar Guru PAUD Masa Kini: Ubah Kata Menjadi Karakter Lewat Growth Mindset

                31/05/2026

                Internasionalisasi Pendidikan Muhammadiyah: UMS Kepakkan Sayap Bangun Sekolah Islam di Selandia Baru

                31/05/2026

                Bertahun-tahun Tak Pernah Kurban, Warga Pesisir Tugu Kini Rasakan Keajaiban Iduladha

                30/05/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In