Alumni Fakultas Teknik UMSU Asal Kamboja Berbagi Pengalaman Masa Kuliah di Momen Yudisium
INFOMU.CO | Medan – Fakultas Teknik (FATEK) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar yudisium periode dua dengan 339 lulusan. Pelepasan digelar pada Rabu (21/10) di Auditorium Kampus Jalan Muchtar No.3 Medan.
Sebanyak 339 lulusan tersebut berasal dari 74 lulusan Program Studi Teknik Elektro, 99 lulusan Teknik Mesin dan 166 lulusan dari Teknik Sipil. Seluruh peserta yudisium turut mengikuti kuliah umum penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahaan yang dipaparkan langsung oleh Wakil Rektor Sumber Daya dan Keuangan, Prof. Dr. Muhammad Qorib, M.A pada awal acara.
Acara dibuka langsung oleh Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd diwakili Wakil Rektor Bidang Al-Islam Kemuhammadiyahan, Pendidikan, Pengajaran, dan Digitalisasi Assoc. Prof. Dr. Marah Doly Nasution, S.Pd., M.Si. Dia menyampaikan para lulusan harus terus berkembang, meningkatkan kapasitas diri, dan berkontribusi di tengah masyarakat.
“Menurut firman Allah SWT dalam Al-Qur’an, Surah Ar-Ra’d ayat 11, yang menegaskan bahwa Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri,” ujarnya.
Pesan tersebut disampaikan untuk mendorong para lulusan agar terus berikhtiar, meningkatkan motivasi, dan tidak berhenti berusaha dalam menghadapi berbagai tantangan setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.
Dia juga mengapresiasi para peserta yudisium yang secara umum mampu menyelesaikan studi tepat waktu. Capaian tersebut dinilai menjadi salah satu hal penting dalam mendukung upaya peningkatan mutu akademik dan mempertahankan akreditasi program studi maupun fakultas.

Sebelumnya, Dekan FATEK UMSU Assoc. Prof. Ir. Ade Faisal, S.T., M.Sc., Ph.D mengingatkan bahwa keberhasilan menyelesaikan studi merupakan awal dari perjalanan baru yang menghadirkan tantangan berbeda, terutama ketika para lulusan mulai memasuki dunia kerja.
Menurutnya, lulusan perguruan tinggi perlu mempersiapkan diri menghadapi persaingan dalam memperoleh pekerjaan. Tahap setelah lulus menjadi masa ketika para sarjana harus mulai melamar pekerjaan, membangun karier, serta membuktikan kemampuan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.
“Yakinkan diri Anda, tidak semua orang memiliki kesempatan seperti Anda,” pesannya kepada para peserta yudisium.
Selain kesiapan menghadapi dunia kerja, Dekan FATEK juga menyoroti pentingnya penggunaan teknologi secara bijak, khususnya di tengah perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Dia mengingatkan para lulusan agar tidak hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga memahami dampaknya terhadap kehidupan dan kemampuan manusia. Menurutnya, pemanfaatan AI perlu dilakukan secara bijaksana agar teknologi tersebut menjadi alat bantu untuk meningkatkan produktivitas, bukan justru membuat manusia kehilangan kemampuan berpikir kritis dan mandiri.
Kemudian, perwakilan lulusan dari Kamboja Ary Saimah dalam kesan pesannya, mengatakan bahwa menyelesaikan studi merupakan momen istimewa yang memiliki arti besar dalam perjalanan hidupnya.
“Awalnya saya harus beradaptasi, tetapi saya merasa diterima dan mendapatkan banyak ilmu,” ungkapnya.
Ary juga menyampaikan rasa terima kasih kepada UMSU atas kesempatan yang diberikan kepadanya untuk menempuh pendidikan tinggi. Sebagai mahasiswa asal Kamboja, kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus bekal untuk melanjutkan perjalanan ke tahap berikutnya.
Pada kesempatan ini, yudisium berlangsung dalam suasana penuh kebahagiaan dan haru. Di tengah perayaan keberhasilan para mahasiswa menyelesaikan studi, keluarga besar Fakultas Teknik UMSU menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya seorang mahasiswa yang akan diwisuda akibat insiden laka lantas.
Sebagai bentuk penghormatan dan mengenang almarhum, kegiatan tersebut diisi dengan pemutaran video singkat yang menampilkan kenangan tentang mahasiswa yang telah berpulang. Momen ini menjadi pengingat bahwa perjalanan akademik tidak hanya tent.ang pencapaian, tetapi juga kebersamaan dan kenangan yang ditinggalkan.
Acara dilanjutkan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada lulusan terbaik yaitu Arini Ghafira dari Teknik Elektro dengan IPK 3,78, Syahrul Prayoga Teknik Mesin dengan IPK 3,63 3 dan Juan Ahamd Farizi dari Teknik Sipil dengan IPK 3.71. (hms)






