WARTAPTM.ID, PURWOKERTO – Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) terus memperkuat kolaborasi dengan dunia industri sebagai langkah strategis dalam menyiapkan lulusan yang kompetitif dan adaptif. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kuliah umum BCA Berbagi Ilmu (BBI) hasil kerja sama UMP dengan PT Bank Central Asia (BCA) di Aula Syamsuhadi Irsyad, Lantai 10 UMP Tower AR Fachruddin, Kamis (2/7/2026).
Mengusung tema “Sharpening Your Edge: Skill and Attitude for the Next Chapter”, kegiatan ini menghadirkan praktisi industri untuk berbagi pengalaman dan wawasan mengenai keterampilan serta karakter yang dibutuhkan dalam menghadapi dunia kerja yang terus berkembang.
Kepala Kantor Cabang Utama (KCU) BCA Purwokerto, Eko Purnomo, menjelaskan bahwa program BCA Berbagi Ilmu merupakan bagian dari inisiatif Corporate Shared Value di bawah naungan Bakti BCA yang telah memasuki tahun keempat pelaksanaannya.
Menurutnya, program ini menjadi wujud nyata komitmen BCA dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri.
“Kami ingin membangun kolaborasi berkelanjutan dengan perguruan tinggi agar mahasiswa memiliki bekal yang lebih komprehensif, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga keterampilan, karakter, dan pola pikir yang dibutuhkan di dunia kerja,” ujarnya.
Rektor UMP, Jebul Suroso, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan BCA yang menjadikan UMP sebagai mitra dalam program tersebut. Ia menegaskan bahwa kolaborasi perguruan tinggi dan industri menjadi kunci dalam menciptakan lulusan yang mampu menjawab kebutuhan zaman.
“Kolaborasi seperti ini penting agar mahasiswa memperoleh perspektif langsung dari dunia industri, sehingga lebih siap menghadapi perubahan yang berlangsung sangat cepat,” katanya.
Ia mengungkapkan, UMP saat ini memiliki sekitar 19.600 mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara, dengan dukungan lebih dari 1.000 dosen dan tenaga kependidikan. Potensi tersebut, menurutnya, harus diiringi dengan penguatan kompetensi yang relevan dengan perkembangan global.
Dalam upaya tersebut, UMP mengembangkan karakter mahasiswa melalui konsep SMART, yaitu Self-confidence, Manage Our Potential, Attitude, Relationship, dan Technological-based. Konsep ini dirancang untuk membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter, adaptif, dan mampu memanfaatkan teknologi secara optimal.
“Kami ingin lulusan UMP memiliki kepercayaan diri, karakter kuat, kemampuan berkolaborasi, serta kesiapan menghadapi transformasi digital. Nilai-nilai SMART menjadi fondasi penting dalam membentuk sarjana berkemajuan,” jelasnya.
Selain fokus pada pendidikan, UMP juga terus memperluas kontribusi kepada masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan, seperti pendampingan UMKM, pengembangan produk halal, festival ekonomi kreatif, hingga inovasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Direktur BCA, Antonius Widodo, yang menjadi narasumber utama dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi antusiasme mahasiswa UMP dalam mengikuti kuliah umum.
“Mahasiswa UMP menunjukkan semangat belajar yang tinggi dan aktif berdiskusi. Ini menjadi modal penting untuk menghadapi dunia profesional yang semakin dinamis,” ujarnya.
Ia juga menilai UMP sebagai salah satu perguruan tinggi Muhammadiyah yang memiliki reputasi baik dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi, serta optimistis kampus ini akan terus melahirkan lulusan yang mampu berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
The post UMP dan BCA Perkuat Sinergi, Mahasiswa Didorong Siap Hadapi Dunia Profesional appeared first on Warta PTM.




