• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Kamis, April 23, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Embarkasi Medan Terapkan Skema Baru, Jamaah Kloter 1 Terbang Rabu 03.05 WIB

    Wamen Dikti Saintek Fauzal, Larang Dosen Lakukan Bimbingan Di Luar Kampus

    JCH Kloter Pertama Embarkasi Medan, Tiba Rabu Siang di Madina

    JCH Kloter Pertama Embarkasi Medan, Tiba Rabu Siang di Madina

    “KHGT Terkucil”? (Tanggapan atas Tulisan Periset BRIN dan THR Kemenag RI)

    UINSU Kukuhkan 14 Guru Besar, 4 Diantaranya Kader Muhammadiyah

    UINSU Kukuhkan 14 Guru Besar, 4 Diantaranya Kader Muhammadiyah

    Kemendikdasmen Gandeng Poros Pelajar dalam Diskusi Publik Hari Kartini

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Embarkasi Medan Terapkan Skema Baru, Jamaah Kloter 1 Terbang Rabu 03.05 WIB

      Wamen Dikti Saintek Fauzal, Larang Dosen Lakukan Bimbingan Di Luar Kampus

      JCH Kloter Pertama Embarkasi Medan, Tiba Rabu Siang di Madina

      JCH Kloter Pertama Embarkasi Medan, Tiba Rabu Siang di Madina

      “KHGT Terkucil”? (Tanggapan atas Tulisan Periset BRIN dan THR Kemenag RI)

      UINSU Kukuhkan 14 Guru Besar, 4 Diantaranya Kader Muhammadiyah

      UINSU Kukuhkan 14 Guru Besar, 4 Diantaranya Kader Muhammadiyah

      Kemendikdasmen Gandeng Poros Pelajar dalam Diskusi Publik Hari Kartini

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

        Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

        Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

        Khatib Shalat Id Terlambat Datang, Bagaimana Menyikapinya?

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Embarkasi Medan Terapkan Skema Baru, Jamaah Kloter 1 Terbang Rabu 03.05 WIB

          Wamen Dikti Saintek Fauzal, Larang Dosen Lakukan Bimbingan Di Luar Kampus

          JCH Kloter Pertama Embarkasi Medan, Tiba Rabu Siang di Madina

          JCH Kloter Pertama Embarkasi Medan, Tiba Rabu Siang di Madina

          “KHGT Terkucil”? (Tanggapan atas Tulisan Periset BRIN dan THR Kemenag RI)

          UINSU Kukuhkan 14 Guru Besar, 4 Diantaranya Kader Muhammadiyah

          UINSU Kukuhkan 14 Guru Besar, 4 Diantaranya Kader Muhammadiyah

          Kemendikdasmen Gandeng Poros Pelajar dalam Diskusi Publik Hari Kartini

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Embarkasi Medan Terapkan Skema Baru, Jamaah Kloter 1 Terbang Rabu 03.05 WIB

            Wamen Dikti Saintek Fauzal, Larang Dosen Lakukan Bimbingan Di Luar Kampus

            JCH Kloter Pertama Embarkasi Medan, Tiba Rabu Siang di Madina

            JCH Kloter Pertama Embarkasi Medan, Tiba Rabu Siang di Madina

            “KHGT Terkucil”? (Tanggapan atas Tulisan Periset BRIN dan THR Kemenag RI)

            UINSU Kukuhkan 14 Guru Besar, 4 Diantaranya Kader Muhammadiyah

            UINSU Kukuhkan 14 Guru Besar, 4 Diantaranya Kader Muhammadiyah

            Kemendikdasmen Gandeng Poros Pelajar dalam Diskusi Publik Hari Kartini

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

              Khatib Shalat Id Terlambat Datang, Bagaimana Menyikapinya?

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              “KHGT Terkucil”? (Tanggapan atas Tulisan Periset BRIN dan THR Kemenag RI)

              admin by admin
              23/04/2026
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              “KHGT Terkucil”? (Tanggapan atas Tulisan Periset BRIN dan THR Kemenag RI)

               Oleh :Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar – Dosen FAI UMSU dan Kepala OIF UMSU

              WartaTerkait

              Embarkasi Medan Terapkan Skema Baru, Jamaah Kloter 1 Terbang Rabu 03.05 WIB

              Wamen Dikti Saintek Fauzal, Larang Dosen Lakukan Bimbingan Di Luar Kampus

              JCH Kloter Pertama Embarkasi Medan, Tiba Rabu Siang di Madina

              UINSU Kukuhkan 14 Guru Besar, 4 Diantaranya Kader Muhammadiyah

               

              Tulisan ini merupakan tanggapan atas tulisan periset BRIN dan THR Kemenag RI dalam blognya yang berjudul “Ketika Kelender Hijriyah Global Tunggal (KHGT) Terkucil, Hari Arafah KHGT Berpotensi Mendahului Hari Wukuf”. Sebenarnya tulisan dalam blog beliau ini tidak menyentuh substansi dan aspek metodologis secara memadai. Namun karena adanya kesan negatif dan kerap menyoroti aspek tertentu tanpa mempertimbangkan keseluruhan kerangka KHGT, maka tanggapan atasnya perlu dihadirkan. Berikut beberapa tanggapan dan catatan atas tulisan periset BRIN dan THR Kemenag RI tersebut.

              Periset BRIN/THR Kemenag RI menyatakan,

              “Sejak diluncurkan pada Muharram 1447/Juni 2025 Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT) selalu diklaim sama dengan banyak negara di belahan barat, terutama untuk Ramadhan dan Syawal 1447. Arab Saudi kadang dibawa-bawa seolah kesamaan dengan KHGT sebagai indikator persetujuan Arab Saudi dengan KHGT”.

              Soal “klaim sama dengan banyak negara di belahan barat”, secara pasti Muhammadiyah tidak pernah mengklaim bahwa kebersamaan hari dan tanggal puasa-hari rayanya dengan dan atau berdasarkan negara lain, yang mana negara-negara lain itu tidak/belum menggunakan KHGT maupun Putusan Turki 2016 M. Bahwa kebetulan hari/tanggal (puasa-lebaran)nya sama adalah fakta, namun bahwa negara-negara lain itu tidak/belum menggunakan KHGT/Turki 2016 M juga merupakan fakta. Dua hal ini berbeda dan sepenuhnya Muhammadiyah memahaminya. Muhammadiyah sendiri dalam argumentasinya tidak pernah berdalih, apatah lagi mencari pembenaran berdasarkan fakta ‘kebetulan sama’ dengan negara-negara lain. KHGT telah dikaji secara komprehensif dan dalam waktu lama serta mempertimbangkan kompleksitas metodologis, karena itu tidak logis manakala pembenaran praktik dan implementasinya berdasarkan sama atau beda dengan negara-negara lain.

              Adapun bahwa di media sosial ada pihak yang mengatasnamakan atau membela KHGT, baik terdeteksi sebagai ‘orang’ Muhammadiyah atau bukan, yang bernarasi dan berargumentasi tidak sesuai dengan rumusan KHGT, misalnya teramat berambisi membela KHGT sehingga tampak tidak logis, maka sepenuhnya tidak dapat disematkan kepada Muhammadiyah. Hal yang sama juga berlaku untuk yang lainnya, yaitu tatkala ada ‘orang’ NU misalnya, atau ‘orang’ PERSIS, atau ‘orang’ Kemenag RI (Pemerintah), yang juga bernarasi tidak sesuai dengan rumusan dan keputusan sesungguhnya, bahkan menciderai, maka sepenuhnya tidak dapat disematkan kepada ketiganya (NU, PERSIS, Pemerintah). Kecuali bagi ‘orang’ yang memang diketahui mewakili dan mengatasnamakan lembaga tertentu, terlebih tokoh publik, maka setiap pernyataannya melekat dengan lembaga yang ia wakili, contohnya adalah periset BRIN dan THR Kemenag RI ini. Karena itu setiap pernyataannya yang berpotensi menimbulkan polemik dan kegaduhan, maka secara otomatis lembaga yang diwakili juga melekat.

              Ini adalah pola dan cara meletakkan realita yang ada secara sederhana dan proporsional. Karena itu sekali lagi serta-merta menyematkan sebuah diskursus di media sosial kepada sebuah ormas tertentu, misalnya Muhammadiyah, adalah bentuk sikap dan cara meletakkan sebuah fenomena yang kurang proporsional. Dunia media sosial adalah dunia yang ‘bebas’ dan ‘tidak bisa diatur’, yang setiap orang bebas untuk menulis dan berkomentar baik secara ilmiah, secara negatif, secara etik, secara main-main, secara emosional, dan seterusnya.

              Periset BRIN/THR Kemenag RI menyatakan,

              “Padahal Arab Saudi dan banyak negara Arab menggunakan hasil rukyat, bukan hisab. Arab Saudi tidak menggunakan hisab kriteria Turki atau KHGT, walau kadang-kadang perukyatnya terpengaruh oleh hisab kalender Ummul Quro yang berbasis Wujudul Hilal lokal”.

              Patut dicatat, adalah fakta bahwa Arab Saudi memang menggunakan rukyat, dan kenyataan bahwa saat ini  Arab Saudi tidak/belum menerapkan Putusan Turki 2016 M dan atau KHGT. Seperti ditegaskan di atas, Muhammadiyah sama sekali tidak mendasarkan kebersamaan ‘kebetulan’nya dengan Arab Saudi sebagai indikasi bahwa Arab Saudi menggunakan atau menerapkan Putusan Turki 2016 M atau KHGT. Karena itu penggiringan opini seolah Muhammadiyah menyama-nyamakan dengan Arab Saudi adalah isu dan diskursus di media sosial yang coba disematkan kepada Muhammadiyah. Ini pola dan cara berfikir yang tidak proporsional alias atribusi keliru (nisbah khathi’ah).

              Periset BRIN/THR Kemenag RI menyatakan,

              “…Padahal hari wukuf di Arafah ditentukan berdasarkan rukyat di Arab Saudi yang sama sekali tidak menggunakan KHGT”. 

              Pernyataan ini kembali mengesankan kekeliruan atribusi, yaitu menyematkan ‘kesalahan’ kepada KHGT karena ketidaksamaannya dengan Arab Saudi. Padahal, adalah fakta bahwa Arab Saudi hingga kini belum menerapkan konsep global. Karena itu, perbedaan metode, kriteria, dan skop keberlakuan menjadi penyebabnya, sehingga secara pasti punya potensi untuk berbeda. Karena itu pula, kebersamaan antara Arab saudi dengan KHGT lebih bersifat kebetulan, dan manakala berbeda merupakan konsekuensi logis dari perbedaan metode, kriteria, dan skop keberlakuan itu. Ini sepenuhnya disadari dan dipahami Muhammadiyah. Karena itu pula Muhammadiyah berupaya mengajak negara-negara di dunia, termasuk Arab Saudi, untuk menerapkan hasil Putusan Turki 1437 H/2016 M atau KHGT. Hingga kini Muhammadiyah terus berupaya mengajak negara-negara di dunia untuk menggunakan kalender yang bersifat global, untuk persatuan dan kesatuan umat. Bagi Muhammadiyah ini adalah ikhtiar nyata, yang dalam praktiknya Muhammadiyah tidak pernah memaksa siapa saja dan negara mana saja untuk menerimanya.

              Periset BRIN/THR Kemenag RI menyatakan,

              “…KHGT bersama Turki terkucil”, “…pengguna KHGT terkucil dari komunitas Muslim dunia”.

              Kalimat ini terkesan ingin menyudutkan KHGT dan negara Turki, seolah sebuah kebenaran dan keunggulan ditentukan semata secara kuantitatif. Padahal dalam praktiknya selama ini perbedaan antara negara Arab Saudi dengan negara-negara di dunia kerap terjadi dan berulang yang disebabkan karena belum adanya kesatuan metode, kriteria, dan kesepakatan skop keberlakuan. Karena itu menghadapkan dua hal berbeda (dalam hal metode, kriteria, dan skop) adalah sebuah kekeliruan analogi (qiyās fāsid).

              Fakta pula bahwa hingga kini di Arab Saudi terjadi ‘kesimpangsiuran’ kalender akibat dualisme praktik antara keputusan Kalender Ummul Qura dan praktik rukyat oleh “al-Mahkamah al-‘Ulya” seperti terlihat pada praktik awal Zulkaidah 1447 H yang lalu. Secara internal hal ini merupakan problem negara Arab Saudi yang tidak bisa dicampuri, namun secara global ini adalah problem dan tantangan umat untuk hadirnya kalender yang bersifat global. Wallahu a’lam[]

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              JCH Kloter Pertama Embarkasi Medan, Tiba Rabu Siang di Madina

              Next Post

              Wamen Dikti Saintek Fauzal, Larang Dosen Lakukan Bimbingan Di Luar Kampus

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              Embarkasi Medan Terapkan Skema Baru, Jamaah Kloter 1 Terbang Rabu 03.05 WIB

              23/04/2026
              BeritaMu

              Wamen Dikti Saintek Fauzal, Larang Dosen Lakukan Bimbingan Di Luar Kampus

              23/04/2026
              JCH Kloter Pertama Embarkasi Medan, Tiba Rabu Siang di Madina
              BeritaMu

              JCH Kloter Pertama Embarkasi Medan, Tiba Rabu Siang di Madina

              23/04/2026
              Next Post

              Wamen Dikti Saintek Fauzal, Larang Dosen Lakukan Bimbingan Di Luar Kampus

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Embarkasi Medan Terapkan Skema Baru, Jamaah Kloter 1 Terbang Rabu 03.05 WIB

                23/04/2026

                Wamen Dikti Saintek Fauzal, Larang Dosen Lakukan Bimbingan Di Luar Kampus

                23/04/2026

                “KHGT Terkucil”? (Tanggapan atas Tulisan Periset BRIN dan THR Kemenag RI)

                23/04/2026
                JCH Kloter Pertama Embarkasi Medan, Tiba Rabu Siang di Madina

                JCH Kloter Pertama Embarkasi Medan, Tiba Rabu Siang di Madina

                23/04/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (27,877)
                • Hukum Islam (1,415)
                • Kabar PTMA (3,550)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Embarkasi Medan Terapkan Skema Baru, Jamaah Kloter 1 Terbang Rabu 03.05 WIB

                23/04/2026

                Wamen Dikti Saintek Fauzal, Larang Dosen Lakukan Bimbingan Di Luar Kampus

                23/04/2026

                “KHGT Terkucil”? (Tanggapan atas Tulisan Periset BRIN dan THR Kemenag RI)

                23/04/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In