• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Rabu, Oktober 21, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    MUI Tak Setuju Wajib Halal Diundur, Ini Alasannya

    Menembus Batas Asap: Mengapa Kampanye Global Ferry Irwandi Menjadi Titik Balik Karhutla Indonesia

    Hasil Lengkap Survei Poltracking Indonesia: Tingkat Kepuasan, Kepercayaan Publik

    Kabut Asap : Ketika Langit Gelap, Ekonomi dan Sosial Ikut Lumpuh

    Kabut Asap : Ketika Langit Gelap, Ekonomi dan Sosial Ikut Lumpuh

    Belajar, Berjejaring, dan Berdaya: UMKM Muhammadiyah Menyongsong Muktamar di Sumatera Utara

    Ketika Negara Meminta Fatwa

    Ketika Negara Meminta Fatwa

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      MUI Tak Setuju Wajib Halal Diundur, Ini Alasannya

      Menembus Batas Asap: Mengapa Kampanye Global Ferry Irwandi Menjadi Titik Balik Karhutla Indonesia

      Hasil Lengkap Survei Poltracking Indonesia: Tingkat Kepuasan, Kepercayaan Publik

      Kabut Asap : Ketika Langit Gelap, Ekonomi dan Sosial Ikut Lumpuh

      Kabut Asap : Ketika Langit Gelap, Ekonomi dan Sosial Ikut Lumpuh

      Belajar, Berjejaring, dan Berdaya: UMKM Muhammadiyah Menyongsong Muktamar di Sumatera Utara

      Ketika Negara Meminta Fatwa

      Ketika Negara Meminta Fatwa

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          MUI Tak Setuju Wajib Halal Diundur, Ini Alasannya

          Menembus Batas Asap: Mengapa Kampanye Global Ferry Irwandi Menjadi Titik Balik Karhutla Indonesia

          Hasil Lengkap Survei Poltracking Indonesia: Tingkat Kepuasan, Kepercayaan Publik

          Kabut Asap : Ketika Langit Gelap, Ekonomi dan Sosial Ikut Lumpuh

          Kabut Asap : Ketika Langit Gelap, Ekonomi dan Sosial Ikut Lumpuh

          Belajar, Berjejaring, dan Berdaya: UMKM Muhammadiyah Menyongsong Muktamar di Sumatera Utara

          Ketika Negara Meminta Fatwa

          Ketika Negara Meminta Fatwa

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            MUI Tak Setuju Wajib Halal Diundur, Ini Alasannya

            Menembus Batas Asap: Mengapa Kampanye Global Ferry Irwandi Menjadi Titik Balik Karhutla Indonesia

            Hasil Lengkap Survei Poltracking Indonesia: Tingkat Kepuasan, Kepercayaan Publik

            Kabut Asap : Ketika Langit Gelap, Ekonomi dan Sosial Ikut Lumpuh

            Kabut Asap : Ketika Langit Gelap, Ekonomi dan Sosial Ikut Lumpuh

            Belajar, Berjejaring, dan Berdaya: UMKM Muhammadiyah Menyongsong Muktamar di Sumatera Utara

            Ketika Negara Meminta Fatwa

            Ketika Negara Meminta Fatwa

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Melalui Dakwah Muhammadiyah Dapat Hadirkan Solusi Strategis untuk Selesaikan Masalah Bangsa

              by
              15/11/2022
              in BeritaMu
              0
              Melalui Dakwah Muhammadiyah Dapat Hadirkan Solusi Strategis untuk Selesaikan Masalah Bangsa
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id –

              Melalui Dakwah Muhammadiyah Dapat Hadirkan Solusi Strategis untuk Selesaikan Masalah Bangsa

              WartaTerkait

              MUI Tak Setuju Wajib Halal Diundur, Ini Alasannya

              Menembus Batas Asap: Mengapa Kampanye Global Ferry Irwandi Menjadi Titik Balik Karhutla Indonesia

              Hasil Lengkap Survei Poltracking Indonesia: Tingkat Kepuasan, Kepercayaan Publik

              Belajar, Berjejaring, dan Berdaya: UMKM Muhammadiyah Menyongsong Muktamar di Sumatera Utara

              SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia, Prof Dr H Muhadjir Effendy, MAP bertolak menuju Yogyakarta dalam rangka melakukan kunjungan kerja, Senin (14/11). Agenda selama di Yogyakarta antara lain meresmikan Museum Muhammadiyah di Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta dan Gedung Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Kebudayaan Tabligh Institute milik Majelis Tabligh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

              Agenda pertamanya meresmikan Museum Muhammadiyah. Setelah itu, langsung menuju ke tempat berikutnya, yakni Gedung Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Kebudayaan Tabligh Institute. Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr KH Haedar Nashir, MSi di dampingi Prof Dr H Dadang Kahmad, MSi, Prof Dr H Syamsul Anwar, MA, Dr H Agung Danarto, MAg, dr H Agus Taufiqurrahman, SpS., MKes, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Dr KH Tafsir, MAg, dan jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah.

              Selain itu, tampak juga Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Prof Dr Ir Gunawan Budiyanto, MP., IPM, Rektor Universitas Aisyiyah Yogyakarta, Warsiti, SKp., MKep., SpMat, Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta sekaligus Ketua Panitia Penerima Muktamar ke 48, Prof Dr Sofyan Anif, MSi, Rektor Universitas Muhammadiyah Magelang, Dr Lilik Andriyani, SE., MSi, dan seluruh tamu undangan lainnya.

              Dalam sambutannya, Prof Muhadjir mengutip redaksi surat at-Taubah [9]: 11-12. Ini menjadi akar rumput dari kepeloporan Kiai Haji Ahmad Dahlan dalam merintis menjalankan dakwahnya di rahim Muhammadiyah. Dirinya juga menyebut bahwa Persyarikatan Muhammadiyah sebagai organisasi Islam telah mampu melahirkan para masyayikh.

              Yakni kelompok yang cendekia dalam menyemai dan mensyiarkan ilmu agama Islam kepada umat untuk membangun peradaban lebih maju di masa depan. Namun begitu, mantan Mendikbud RI itu mengatakan bahwa kelompok ini kerap diabaikan oleh sebagian kalangan internal Muhammadiyah, karena selalu pakem bertumpu pada landasan Amar Makruf Nahi Mungkar semata yang tidak di maknai secara saksama.

              “Jadi kita selalu banyak lebih banyak mengadopsi Amar Makruf Nahi Mungkar saja, tapi dari aspek masyayikh ini agak terbaikan (orang-orang yang bertobat, beribadah, memuji dan mengangungkan (Allah), mengembara (demi mensyiarkan ilmu dan agama Islam),” ujarnya.

              Prof Muhadjir menyatakan bahwa peran dakwah Muhammadiyah sangat luar biasa. Ini dilihat dari para tokoh-tokoh Muhammadiyah saling bersinergi mengaplikasikan surat di atas. Sehingga Ketika mengeluarkan harta bendanya sudah tidak ada beban yang mengungkung kehidupan.

              “Jiwa dan raganya dipergunakan untuk memperhatikan gerakan dakwah Muhammadiyah kita teruskan karena merasa telah dibeli oleh Allah. Dan nanti imbalannya Insyaallah surga. Saya kira Muhammadiyah telah banyak memproduksi kaum-kaum yang telah berjuang mempertaruhkan Indonesia ini dengan kalau tidak membunuh ya akan di bunuh,” katanya.

              Golongan yang berjuang itu masuk ke dalam kategorisasi orang-orang yang bertobat, beribadah, memuji dan mengangungkan (Allah), mengembara (demi mensyiarkan ilmu dan agama Islam), melakukan gerakan rukuk-sujud, menyuruh berbuat makruf dan mencegah dari yang mungkar dan yang memelihara hukum-hukum Allah. Di sini, Prof Muhadjir menilai kesufian Muhammadiyah di nilai masih kurang.

              “Kalau ada Muhammadiyah yang suka lebih mengedepankan kepada aspek Amar Makruf Nahi Mungkar bagus juga sangat baik, yang penting jangan semuanya. Sama juga dengan al-amaruuna bil makruf itu juga penting tapi memang kalau hanya semuanya juga tidak bagus harus seimbang. Termasuk semestinya ada kelompok-kelompok sufi yang sudah berusaha untuk mencapai tingkat khusus. Saya kira banyak sekali contoh-contoh tokoh Muhammadiyah yang sudah mencapai jenjang tersebut,” ujarnya.

              Lebih lanjut, Prof Muhadjir mengatakan penting sekali dalam merespons secara konkret perkembangan peradaban umat manusia yang makin kompleks. Saat ini, berada di era teknologi informasi berkembang cukup melesat pesat.

              Kehadirannya telah menyeret semua orang, termauk yang dilakukan oleh kader-kader tabligh dengan mengisinya lewat pelbagai konten-konten positif di media sosial dan berselancar mengarungi dunia internet.

              Tidak menutup kemungkinan, juga terseret dalam gelombang pasang untuk memproduksi konten-konten negatif. Dalam laporan Microsoft misalnya, mengatakan bahwa tingkat keberadaban digital pengguna media sosial dan internet masyarakat Indonesia menempati urutan terburuk.

              Tidak lain tidak bukan hembusan angin hoaks, caci maki, permusuhan, dan sebagainya menyelimuti ruang media sosial dan internet. Semua orang menikmati angin buruk itu setiap hari. Di sini, Prof Muhadjir menekankan bahwa keberadaan Majelis Tabligh harus menjadi garda terdepan untuk bertanggung jawab dan memberikan solusi terbaik.

              “Saya kira kita masih harus bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan itu dan mendorong untuk mengisi konten-konten positif ketika aura negatif itu luar biasa justru juga susah dihilangkan. Ada satu yang kita sepakati mari kita membangun atmosfer media sosial dan dunia virtual kita yang menebarkan aura positif,” katanya.

              Sebab, Rasulullah Muhammad Saw diutus oleh Allah untuk menyempurnakan kesalihan akhlak manusia. Sehingga kader-kader Muhammadiyah harus bisa mempelopori kiprahnya, yakni harus saling beradab dan berakhlak dalam bermedia sosial, lebih-lebih ketika hendak mengkritik orang lain.

              “Ini saya kira perlu kita lakukan. Dan tentu saja bukan dari kita sendiri, tapi bagaimana kita menciptkan atmosfer yang begitu luas,” terangnya.

              Untuk mengatasi hal itu, saat ini, dikatakannya bahwa Kemenko PMK tengah memprakarsai untuk mendorong dalam upaya memproduksi konten-konten positif dalam bermedia sosial. Prof Muhadjir berharap agar Majelis Tabligh Institute dapat mempelopori hal tersebut. Nantinya bisa dikembangkan dengan program-program penunjang baru.

              “Kalau Muhammadiyah bisa mempelopori, saya yakin Indonesia bisa segera mengakhiri masa-masa yang sangat tidak nyaman dengan media sosial. Saya kira kita sepakat dalam batas yang sudah sulit dikelorasi, entah siapa yang mulai kita juga tidak tahu dan kita harus sudah mengakhiri terutama Muhammadiyah. Muhammadiyah baru betul-betul berhasil secara konkret menyelesaikan masalah peradaban bangsa ini kalau bisa memberikan solusi strategis dalam penanganan masalah hoaks dan sampah yang ada di dunia virtual,” tegasnya. (Cris)

              –Read Moremuhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Selamat! Prodi Pendidikan Ekonomi UMPR Raih Akreditasi Unggul

              Next Post

              PCM Adiwerna Giatkan Semarak Syiar Muktamar 

              InfoLain

              BeritaMu

              MUI Tak Setuju Wajib Halal Diundur, Ini Alasannya

              21/10/2026
              BeritaMu

              Menembus Batas Asap: Mengapa Kampanye Global Ferry Irwandi Menjadi Titik Balik Karhutla Indonesia

              21/10/2026
              BeritaMu

              Hasil Lengkap Survei Poltracking Indonesia: Tingkat Kepuasan, Kepercayaan Publik

              21/10/2026
              Next Post

              Ibu Negara Korea Selatan

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                MUI Tak Setuju Wajib Halal Diundur, Ini Alasannya

                21/10/2026

                Menembus Batas Asap: Mengapa Kampanye Global Ferry Irwandi Menjadi Titik Balik Karhutla Indonesia

                21/10/2026

                Hasil Lengkap Survei Poltracking Indonesia: Tingkat Kepuasan, Kepercayaan Publik

                21/10/2026

                Belajar, Berjejaring, dan Berdaya: UMKM Muhammadiyah Menyongsong Muktamar di Sumatera Utara

                21/10/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,908)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,345)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                MUI Tak Setuju Wajib Halal Diundur, Ini Alasannya

                21/10/2026

                Menembus Batas Asap: Mengapa Kampanye Global Ferry Irwandi Menjadi Titik Balik Karhutla Indonesia

                21/10/2026

                Hasil Lengkap Survei Poltracking Indonesia: Tingkat Kepuasan, Kepercayaan Publik

                21/10/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In