Kapolda Sumut Ajak Muhammadiyah dan Seluruh Elemen Masyarakat Perangi Narkoba, Jaga Keutuhan NKRI
INFOMU.CO, MEDAN – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Pol. Sonny Irawan mengajak Muhammadiyah dan seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta bersama-sama memerangi peredaran narkoba di Sumatera Utara.
Ajakan tersebut disampaikan dalam kunjungan silaturahmi Kapolda Sumut ke Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Polri mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus membangun sinergi dengan organisasi kemasyarakatan dan tokoh agama. Kunjungan ini disambut langsung oleh ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara (PWM Sumut) Prof. Dr. Hasyimsyah Nasution, di gedung Dakwah Muhammadiyah yang berada di jl. SM. Raja No. 136 Medan. Kamis, 22 Oktober 2026.
Kapolda Sumut menegaskan bahwa Polri hadir untuk memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Karena itu, hubungan antara kepolisian dan masyarakat harus dibangun atas dasar kebersamaan, kepercayaan, dan komunikasi yang terbuka.
“Polri ingin bersama masyarakat. Kami ingin memberikan pelayanan terbaik dan mendekatkan diri kepada seluruh elemen masyarakat di Sumatera Utara,” ujarnya.
Menurutnya, kunjungan ke Muhammadiyah merupakan bagian dari upaya menjalin silaturahmi sekaligus memohon dukungan, doa, dan kerja sama masyarakat dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban.
Ia menilai Sumatera Utara memiliki posisi strategis di tingkat nasional, baik dari sisi luas wilayah maupun dinamika sosialnya. Kondisi tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak untuk menjaga stabilitas keamanan dan menciptakan lingkungan yang kondusif.
Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Perangi Narkoba
Selain memperkuat silaturahmi, Kapolda Sumut menyoroti persoalan narkoba yang masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat. Ia mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh komponen bangsa untuk mengambil bagian dalam gerakan pemberantasan narkoba.
Kapolda menekankan bahwa pemberantasan narkoba tidak dapat hanya mengandalkan kepolisian atau Badan Narkotika Nasional (BNN). Diperlukan dukungan seluruh elemen masyarakat untuk mencegah penyalahgunaan, memutus peredaran, dan melindungi generasi muda dari bahaya narkotika.
Menurutnya, deklarasi penolakan narkoba yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota, menjadi salah satu bentuk komitmen bersama dalam melawan peredaran barang terlarang tersebut.
Ia juga menyinggung pengungkapan kasus narkoba di Sumatera Utara yang menunjukkan besarnya tantangan aparat penegak hukum dalam menangani persoalan tersebut.
Dalam keterangannya, Kapolda menyebut pengungkapan narkoba dalam jumlah besar sebagai salah satu upaya menyelamatkan masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Ia menegaskan pentingnya langkah pencegahan dan pemberantasan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Muhammadiyah Diharapkan Perkuat Gerakan Sosial
Kapolda Sumut berharap Muhammadiyah dapat terus berperan aktif dalam membangun kesadaran masyarakat, terutama melalui dakwah, pendidikan, dan pembinaan generasi muda.
Sebagai organisasi yang memiliki jaringan hingga tingkat akar rumput, Muhammadiyah dinilai memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan-pesan kebangsaan, memperkuat persatuan, serta mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba.
Sinergi antara Polri dan organisasi kemasyarakatan diharapkan tidak hanya memperkuat keamanan, tetapi juga menciptakan kehidupan sosial yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat Sumatera Utara.
Melalui silaturahmi tersebut, Kapolda Sumut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak tinggal diam menghadapi ancaman narkoba dan berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu persatuan bangsa.
Semangat kebersamaan antara Polri, Muhammadiyah, dan masyarakat diharapkan menjadi kekuatan dalam menjaga keamanan daerah sekaligus mempertahankan keutuhan NKRI.








