Tapak Suci Perkuat Kaderisasi dan Sport Science, Bidik Prestasi di Panggung Dunia
INFOMU.CO | Semarang – Tapak Suci Putera Muhammadiyah meneguhkan komitmennya untuk terus berkembang menjadi perguruan pencak silat yang mandiri, modern, profesional, dan mendunia, tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi perjuangan organisasi.
Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Afnan Hadikusumo, dalam Opening Ceremony Muktamar ke-16 Tapak Suci Putera Muhammadiyah di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (8/8).
Muktamar ke-16 ini dihadiri kurang lebih 11.000 peserta dari seluruh Indonesia dan mancanegara. Ribuan peserta tersebut memadati kawasan Simpang Lima Semarang.
Afnan menyampaikan bahwa Tapak Suci merupakan bagian penting dari perjalanan dakwah Muhammadiyah dalam membangun manusia yang beriman, berakhlak, sehat, disiplin, dan berprestasi.
“Tapak Suci Putera Muhammadiyah merupakan bagian penting dari perjalanan dakwah dan Muhammadiyah dalam membangun manusia yang beriman, berakhlak, sehat, disiplin dan berprestasi,” ujarnya.
Menurutnya, sebagai salah satu organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah, Tapak Suci tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan olahraga bela diri, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter, penguatan nilai-nilai keagamaan, serta pengembangan jiwa persaudaraan dan kemanusiaan.
Saat ini, Tapak Suci telah berkembang di 36 provinsi di Indonesia dan hadir di 24 negara. Perkembangan tersebut menjadi modal penting sekaligus tantangan bagi organisasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola dan pelayanan kepada anggota.
Dalam menghadapi perkembangan zaman, Tapak Suci dituntut semakin profesional, adaptif, serta mampu memanfaatkan teknologi dalam tata kelola organisasi. Penguatan administrasi dan pendataan organisasi secara nasional, peningkatan koordinasi di seluruh jenjang kepemimpinan, serta penguatan kaderisasi menjadi langkah strategis dalam membangun organisasi yang kokoh dan berkelanjutan.
Meski demikian, Afnan menegaskan bahwa modernisasi organisasi tidak boleh menghilangkan identitas dan nilai-nilai dasar Tapak Suci.
“Namun modernisasi itu tetap kita bingkai dengan nilai luhur Tapak Suci yaitu iman, akhlak, ilmu, persaudaraan dan filosofi perjuangan harus tetap dijadikan sebagai fondasi utama,” tegasnya.
Tingkatkan Pembinaan Atlet Berbasis Sport Science
Di bidang prestasi, Afnan menyebut Tapak Suci telah memberikan kontribusi bagi bangsa melalui para atlet yang berhasil meraih prestasi dalam berbagai kejuaraan, baik tingkat nasional maupun internasional.
Untuk terus meningkatkan kualitas atlet, PP Tapak Suci berkomitmen memperkuat sistem pembinaan melalui pendekatan ilmiah berbasis sport science. Pembinaan teknik, fisik, mental, nutrisi, serta evaluasi performa akan menjadi bagian penting dalam mencetak atlet yang mampu membawa nama baik perguruan dan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
“Alhamdulillah Tapak Suci telah menunjukkan prestasi dengan memberikan sumbangan yang tidak kecil kepada negara dengan para atletnya yang berhasil menyumbangkan prestasi dalam event kejuaraan internasional maupun tingkat nasional,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari penguatan sarana pembinaan, Tapak Suci saat ini tengah membangun padepokan modern di Umbulharjo, Yogyakarta. Padepokan tersebut berdiri di atas lahan seluas 4.000 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 1.200 meter persegi yang terdiri atas tiga lantai.
Padepokan tersebut nantinya akan dilengkapi berbagai sarana dan prasarana pendukung modern untuk menunjang pembinaan atlet, kader, pendekar, serta pengembangan organisasi Tapak Suci.
Afnan menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan padepokan tersebut, termasuk jajaran Muhammadiyah, pemerintah, serta tokoh-tokoh yang memiliki perhatian terhadap perkembangan Tapak Suci.
Ia juga mengajak kader Muhammadiyah dan Tapak Suci untuk bersama-sama mendukung pembangunan padepokan tersebut sebagai bagian dari ikhtiar membangun pusat pembinaan Tapak Suci yang lebih representatif.
Syukur dan Kebersamaan sebagai Kekuatan Organisasi
Lebih lanjut, Afnan menegaskan bahwa berbagai capaian Tapak Suci tidak terlepas dari dukungan banyak pihak serta semangat kekeluargaan, kebersamaan, dan persaudaraan seluruh keluarga besar Tapak Suci.
Dukungan Muhammadiyah di berbagai tingkatan, pemerintah, instansi terkait, perguruan tinggi, dunia usaha, media, serta seluruh anggota Tapak Suci menjadi energi penting bagi perkembangan organisasi.
Atas berbagai dukungan tersebut, Afnan mengajak seluruh keluarga besar Tapak Suci untuk senantiasa bersyukur dan tidak menjadi pribadi yang kufur nikmat.
Ia mengutip firman Allah SWT dalam QS Ibrahim ayat 7, yang menegaskan bahwa apabila manusia bersyukur atas nikmat Allah, maka Allah akan menambah nikmat tersebut. Sebaliknya, apabila manusia kufur terhadap nikmat-Nya, maka azab Allah sangat pedih.
Sebagai bentuk penghargaan dan rasa terima kasih, Muktamar ke-16 Tapak Suci juga menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh yang dinilai telah memberikan dukungan terhadap perkembangan Tapak Suci.
Dalam kesempatan tersebut, Afnan menyampaikan rencana penganugerahan anggota kehormatan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Wali Kota Semarang. Selain itu, akan dilakukan pelantikan pendekar kehormatan kepada sejumlah tokoh yang selama ini mendukung kegiatan Tapak Suci Putera Muhammadiyah.
Afnan berharap dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak dapat terus diperkuat sehingga Tapak Suci mampu menjalankan amanah organisasi secara lebih baik.
“Dengan iman dan akhlak saya menjadi kuat, tanpa iman dan akhlak saya menjadi lemah,” pungkasnya. (muhammadiyah.or.id)






