Katalog Bintang Al-Shufi (w. 376 H/986 M) : Cikal Bakal Software Astronomi (Inspirasi Kitab “Shuwar al-Kawākib”)
Oleh : Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar – Dosen FAI UMSU dan Kepala OIF UMSU
Al-Shufi (Abu al-Husain ‘Abd ar-Rahman al-Shufi) adalah astronom Muslim abad ke-4 H/10 M. Karyanya yang berjudul “Shuwar al-Kawākib” (The Book of Fixed Stars) adalah salah satu karya astronomi paling penting dalam sejarah astronomi. Secara umum buku ini berisi daftar 48 rasi bintang warisan Yunani, posisi bintang, tingkat terang bintang (magnitudo), warna bintang, ilustrasi dan visualisasi bentuk rasi, serta penamaan beintang-bintang dalam tradisi Arab. Tak ayal hal ini mirip dengan katalog bintang dan database pada software astronomi modern seperti Stellarium, SkySafari, Celestia, Star Walk, dan Cartes du Ciel.

Buku “Shuwar al-Kawākib al-Tsamaniyah wa al-Arba’in” karya ‘Abd ar-Rahman al-Shufi (w. 376 H/986 M), ditahkik oleh Lajnah Ihya’ al-Turats al-‘Araby (Beirut: Dar al-Afaq al-Jadidah, cet. I, 1401 H/1981 M).
Seperti dijelaskan Al-Shufi, buku ini merupakan perbaikan data posisi bintang berdasarkan observasi langsung, di mana Al-Shufi melakukan pengamatan ulang untuk memverifikasi dan menyempurnakan data-data astronomi sebelumnya. Hal unik dan istimewa dari buku ini adalah dilengkapi dengan ilustrasi rasi bintang yang menggambarkan bentuk dan susunan bintang di langit sehingga memudahkan identifikasi dan pemahaman secara visual. Selain itu, Al-Shufi juga mencatat perbedaan data bintang antara tradisi Yunani dengan hasil pengamatan astronomi pada masanya. Al-Shufi tidak sekadar menukil tetapi secara aktif mengoreksi dan memperbarui data-data tersebut berdasarkan observasi terkini. Hal penting lain dari buku ini adalah pada koreksi posisi bintang, deskripsi magnitudo bintang (tingkat kecerahan), dan data ilustrasi langit, yang menjadikan buku ini bukan hanya katalog, tetapi juga atlas bintang.
Dengan konstruksi dan kelengkapan data-data bintangnya, buku ini relevan dengan konsep “software astronomi” di era modern. Seperti diketahui software astronomi memuat database bintang, peta langit, dan visualisasi konstelasi, yang mana buku “Shuwar al-Kawakib” ini telah mendeskripsikannya secara lengkap. Karena itu buku ini dapat dianggap sebagai inisiasi dan cikal bakal database astronomi digital atau yang dieknal dengan software astronomi.
Berikut beberapa nukilan Al-Shufi tentang bintang Leo yang menggambarkan prinsip software astronomi,
كوكبة الأسد . وكواكبه سبعة وعشرون كوكبًا من الصورة، وغايبة خارج الصورة، والأول من كواكبه من الأربعة التي في الرأس على طرف المنخر من القدر الرابع، والثاني خلف الأول ومائل عنه إلى الجنوب في الوجه من القدر الرابع أيضًا، بينه وبين الأول إلى الجنوب والمشرق نحو ذراع ونصف، والثالث هو الشمال من الأذنين الباقيين من الأربعة التي في الرأس من القدر الثالث من أصغره، وذكره بطليموس مطلقًا، والرابع هو الجنوب منها من القدر الثالث من أكبره، وبين هذين الأذنين نحو ذراع، وهذه الأربعة على جنوب القفرة الوسطى من القفرات (٩٩ ف) الثلاث التي على أطراف قوائم الدب الأكبر، والخامس هو الشمال من الأربعة المطمطة التابعة للأربعة التي في الرأس على رقبة من القدر الثالث خلف هذين الأذنين (٣٥٩ ع) في الرأس. والخط المستقيم الذي يخرج من هذا الخامس إلى الأول الذي على المنخر يمر فيما بينهما على نحو النصف، والسادس على جنوب الخامس متأخر عنه إلى المشرق من القدر الثاني على رقبته أيضًا بينه وبين الخامس نحو ذراع ونصف، والسابع على جنوب السادس متقدم له إلى المغرب تقدّمًا يسيرًا من القدر الثالث على عنقه أيضًا بينه وبين السادس نحو ذراعين، والثامن هو النير الأعظم الجنوب من الأربعة على موضع القلب منه من القدر الأول، وهو الذي يسمى الملكي، يُرسم على الاصطرلاب، ويسمى قلب الأسد
“Rasi Leo (Singa). Bintang-bintangnya berjumlah 27 bintang yang tampak pada gambar, dan ada beberapa yang berada di luar gambar. Bintang pertama dari empat bintang yang berada di kepala terletak di ujung lubang hidung, berkedudukan pada magnitudo keempat.
Bintang kedua berada di belakang bintang pertama dan condong ke arah selatan darinya, berada di wajah, juga bermagnitudo keempat. Jarak antara keduanya ke arah selatan dan timur sekitar satu setengah hasta. Bintang ketiga adalah yang berada di utara dari dua bintang telinga yang tersisa dari empat bintang di kepala, bermagnitudo ketiga, yang lebih kecil ukurannya. Ptolemeus menyebutkannya secara mutlak. Bintang keempat adalah yang berada di selatan darinya, bermagnitudo ketiga, yang lebih besar ukurannya. Jarak antara kedua “telinga” ini sekitar satu hasta. Keempat bintang ini berada di selatan gugusan kosong tengah dari tiga gugusan kosong yang terletak di ujung kaki-kaki Beruang Besar. Bintang kelima adalah yang berada di utara dari empat bintang yang memanjang mengikuti empat bintang di kepala, terletak di leher, bermagnitudo ketiga, di belakang kedua telinga tadi pada kepala. Garis lurus yang keluar dari bintang kelima menuju bintang pertama yang berada di hidung melewati pertengahan di antara keduanya. Bintang keenam berada di selatan bintang kelima, sedikit tertinggal ke arah timur, bermagnitudo kedua, juga berada di leher. Jarak antara keduanya sekitar satu setengah hasta. Bintang ketujuh berada di selatan bintang keenam, sedikit mendahuluinya ke arah barat, bermagnitudo ketiga, juga berada di tenggorokan. Jarak antara keduanya sekitar dua hasta. Bintang kedelapan adalah bintang paling terang dan terbesar yang berada di selatan dari keempat bintang itu, pada posisi jantungnya, bermagnitudo pertama. Bintang ini disebut al-Malaki (Bintang Kerajaan), digambar pada astrolab, dan disebut Qalb al-Asad (Jantung Singa)” [h. 176].
Secara umum teks ini mendeskripsikan konstelasi Leo, dimana dijelaskan jumlah bintang dalam rasi Leo ada 27 bintang yang diilustrasikan membentuk seekor Singa. Al-Shufi menjelaskan bintang secara satu per satu berdasarkan anatomi bagian tubuh Singa mulai kepala, lubang hidung, telinga, leher, jantung, dan seterusnya. Dalam konteks software astronomi modern ini layaknya peta koordinat berbasis bentuk visual. Dalam teks ini juga ditampilkan sebuah bintang populer yaitu “qalb al-asad” (heart of the lion, jantung Singa), yang merupakan bintang terkenal Regulus, yang merupakan bintang paling terang di Leo.
Selain itu juga terdapat deskripsi magnitudo bintang beserta tingkat kecerahannya. Magnitudo tertinggi (sangat terang) digambarkan dengan “derajat pertama” (al-qadr al-awwal), magnitudo terang digambarkan dengan “derajat kedua” (al-qadr ats-tsany), lalu magnitudo sedang digambarkan dengan “derajat ketiga” (al-qadr ats-tsalits), dan magnitudo redup digambarkan dengan “derajat keempat” (al-qadr ar-rabi’). Dengan demikian ini adalah database yang merekam data nama rasi yaitu Leo (al-asad) dan kecerahan (terang)nya, jumlah bintangnya 27, posisi relatifnya mulai depan, belakang, selatan, dan timur. Sementara itu nama bintang utamanya yaitu “qalb al-asad” (jantung singa), dan magnitudo bintangnya ada empat tingkatan.

Ilustrasi dan visualisasi rasi Leo dalam buku “Shuwar al-Kawakib” karya Al-Shufi (w. 376 H/986 M)
Berbagai tampilan rasi bintang Leo dalam berbagai software astronomi modern.
Selain sampel konstelasi Leo di atas, secara umum Al-Shufi menggambarkan hal yang sama pada rasi-rasi (bintang-bintang) lainnnya. Dengan demikian secara umum buku ini menggambarkan katalog bintang sistematis, klasifikasi terang bintang akurat, peta visual langit deskriptif, dan penamaan bintang dengan nama-nama yang kontekstual zaman itu. Karena itu buku ini pada dasarnya adalah versi awal database peta langit, yang kala itu dijelaskan dengan deskripsi-narasi, sementara kini divisualisasi oleh software astronomi. Dengan demikian narasi, ilustrasi, dan visualisasi Al-Shufi dalam buku ini adalah software astronomi versi abad pertengahan yang menginspirasi dan menginisiasi software astronomi modern. Wallahu a’lam[]
Sumber : ‘Abd ar-Rahman al-Shufi, Shuwar al-Kawākib al-Tsamaniyah wa al-Arba’in, Tahkik: Lajnah Ihya’ al-Turats al-‘Araby (Beirut: Dar al-Afaq al-Jadidah, cet. I, 1401 H/1981 M).








