PWMJATENG.COM, PATI – Memasuki usia ke-19, SD Muhammadiyah Hidayatul Athfal (SD Muhati) Pati mengukuhkan langkahnya sebagai lembaga pendidikan yang mandiri dan berkarakter. Puncak peringatan milad kali ini digelar secara unik melalui Pagelaran Wayang Golek Pitutur di halaman sekolah pada Sabtu (7/2/2026).
Mengusung tema “Meneguhkan Kemandirian Sekolah untuk Generasi Qurani Berkemajuan,” acara ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pati, Dinas Pendidikan, serta para tokoh masyarakat.
Pagelaran ini menghadirkan dalang kondang Ki Ustad Pujiono (Kepala SD Muhammadiyah PK Banyudono). Dengan gaya yang komunikatif, Ki Pujiono menyisipkan pesan kebajikan, pendidikan karakter, dan nilai keislaman dalam setiap lakonnya.
Menariknya, pementasan ini didukung penuh oleh “tim impian” antar-sekolah Muhammadiyah, seperti pengiring musik dari Kepala MIM Al Akbar Pandeyan dan vokal oleh Ustadz Nuruddin (Kepala SD Muhammadiyah Sambon).

Kepala SD Muhati, Ahmad Sunarto, menegaskan bahwa usia 19 tahun adalah momentum untuk memperkuat kepercayaan masyarakat. “Ini bukan sekadar perayaan, tapi janji kami untuk terus mendidik generasi yang kuat dalam nilai Al-Qur’an namun tetap kompetitif di era modern,” ujarnya.
Ketua PDM Kabupaten Pati, Muhammad Lukman, memberikan apresiasi tinggi atas pilihan media dakwah ini. Menurutnya, wayang golek pitutur adalah cara yang efektif untuk menyentuh hati masyarakat tanpa kehilangan identitas keislaman. Dukungan senada juga datang dari perwakilan Dinas Pendidikan Pati, Sunarji, yang berharap SD Muhati terus menjadi motor inovasi pendidikan di wilayah Sukolilo dan sekitarnya.
Melalui sinergi seni dan religi, SD Muhati sukses membuktikan bahwa sekolah Muhammadiyah mampu menjadi pilar kemandirian yang terus menyinari bumi Pati dengan cahaya pendidikan Qurani.
Editor: Al-Afasy
The post Dakwah Lewat Budaya: SD Muhati Pati Rayakan Milad ke-19 dengan Wayang Golek Pitutur appeared first on Muhammadiyah Jateng.







