Prodi Administrasi Publik FISIP UM Tapsel Jalani Asesmen Akreditasi LAMSPAK
INFOMU.CO | Padangsidimpuan – Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UM Tapsel) melaksanakan asesmen akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK). Asesmen ini berlangsung selama tiga hari, Sabtu hingga Senin, 31 Januari–2 Februari 2026, bertempat di Kampus UM Tapsel, Kota Padangsidimpuan.
Kegiatan asesmen menghadirkan Tim Asesor LAMSPAK yang terdiri dari Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si. dari Universitas Jenderal Soedirman dan Dr. Roni Ekha Putra, S.IP., M.PA dari Universitas Andalas. Asesmen ini merupakan bagian dari proses penjaminan mutu eksternal untuk menilai kualitas akademik, tata kelola, serta kinerja Program Studi Administrasi Publik UM Tapsel.
Rektor Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Muhammad Darwis, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terlaksananya asesmen tersebut dan menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian kegiatan. Ia berharap asesmen ini dapat memberikan hasil terbaik bagi penguatan mutu institusi dan pengembangan pendidikan tinggi di UM Tapsel.
Dekan FISIP UM Tapsel, Dr. Nurhamidah Gajah, S.Sos., M.AP., menyampaikan optimisme tinggi terhadap hasil asesmen yang dilakukan oleh LAMSPAK. Menurutnya, seluruh civitas akademika telah berkomitmen dan bekerja keras dalam mempersiapkan proses akreditasi ini secara menyeluruh.
“Kami berharap Program Studi Administrasi Publik FISIP UM Tapsel dapat memperoleh peringkat akreditasi terbaik. Persiapan dilakukan secara serius dengan melibatkan seluruh unsur fakultas dan program studi, termasuk alumni serta para stakeholder,” ujar Nurhamidah.
Ia juga menjelaskan bahwa asesmen ini memiliki tantangan tersendiri, mengingat terakhir kali dilakukan sekitar sepuluh tahun lalu. Pada periode sebelumnya, asesmen tidak dilaksanakan akibat pandemi COVID-19 sehingga status akreditasi program studi diperpanjang.
“Asesmen ini menjadi pengalaman baru bagi saya sebagai Dekan FISIP dan juga bagi Program Studi Administrasi Publik, karena ini merupakan asesmen pertama yang dilakukan oleh LAMSPAK setelah sebelumnya berada di bawah BAN-PT. Namun dengan tekad dan kerja sama yang kuat, kami berupaya maksimal dalam menyusun dan melengkapi borang akreditasi selama kurang lebih enam bulan,” jelasnya.
Menurut Nurhamidah, proses panjang tersebut merupakan wujud komitmen fakultas dan program studi dalam meningkatkan mutu akademik, tata kelola kelembagaan, kualitas sumber daya manusia, serta luaran Tridharma Perguruan Tinggi.
Sementara itu, Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si., selaku asesor LAMSPAK, menyampaikan bahwa asesmen akreditasi tidak hanya berfokus pada kelengkapan dokumen, tetapi juga pada implementasi nyata di lapangan.
“Asesmen ini bertujuan untuk melihat secara komprehensif bagaimana Program Studi menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, mengelola tata kelola akademik, serta membangun budaya mutu yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan oleh Dr. Roni Ekha Putra, S.IP., M.PA., yang menekankan pentingnya kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan dalam pengelolaan program studi.
“Kami menilai kesinambungan antara visi, kurikulum, sumber daya, serta capaian kinerja program studi. Asesmen ini diharapkan menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu berkelanjutan,” ujarnya.
Asesmen LAMSPAK meliputi evaluasi berbagai aspek, mulai dari visi dan misi program studi, kurikulum dan pembelajaran, dosen dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, hingga capaian kinerja Tridharma Perguruan Tinggi. Hasil asesmen ini nantinya akan menjadi dasar penetapan status akreditasi Program Studi Administrasi Publik FISIP UM Tapsel.
Melalui pelaksanaan asesmen ini, FISIP UM Tapsel berharap dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan Administrasi Publik yang kompeten, berdaya saing, serta mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah dan nasional.
“Terakhir, saya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan universitas, Bapak Rektor, khususnya kepada Ketua Program Studi Ibu Natalia Parapat, seluruh dosen dan tenaga kependidikan, serta Tim Taskforce. Semoga segala jerih payah ini dibalas oleh Allah SWT dengan hasil yang memuaskan,” tutup Nurhamidah. (arifana)







