Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo, Dr. H. Taufiq Churahman, M.Ag., mengingatkan bahwa guru berkemajuan tidak lahir begitu saja, melainkan dibentuk melalui lima kunci utama.
Hal tersebut ia sampaikan dalam acara Tabligh Pendidikan Spesial Pendidik yang digelar oleh Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Candi, Sidoarjo, pada Jumat (21/11/2025).
Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Guru Nasional ini berhasil meningkatkan semangat para pejuang pendidikan Muhammadiyah untuk terus mengembangkan kualitas diri.
Bertempat di Aula Lantai 3 SD Muhammadiyah 1 Candi Labschool Umsida (SD Mica), acara tersebut dihadiri sekitar 80 peserta yang terdiri atas guru, karyawan, dan mahasiswa magang.
Dengan gaya bahasa yang lugas namun sarat makna, ia menyampaikan pesan yang mendalam. Menurutnya, untuk menjadi guru yang berkemajuan, diperlukan lima bekal utama yang tidak boleh terlewatkan. Lima bekal tersebut meliputi:
1. Ikhlas: Meluruskan niat bahwa mengajar dan mendidik adalah ibadah.
2. Berdoa: Senantiasa memohon pertolongan dan petunjuk dari Allah SWT dalam setiap langkah.
3. Personal Approach: Mampu mendekati dan memahami setiap anak didik secara personal, bukan hanya sebagai kelompok.
4. Keteladanan: Menjadi contoh nyata (uswatun hasanah) bagi siswa karena perilaku sering kali lebih berpengaruh daripada seribu kata.
5. Menanamkan Nilai: Tidak hanya berfokus pada transfer ilmu, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keislaman dan Kemuhammadiyahan secara kokoh.
Sementara itu, Ketua Dikdasmen dan PNF PCM Candi, Arif Senja Fitrani, menyampaikan bahwa kegiatan ini sengaja dirancang untuk memperkuat ilmu sekaligus membangun karakter para pendidik Muhammadiyah.
“Setiap hari, para guru, karyawan, dan PCM Candi terjalin dalam hubungan yang akrab dan terbuka. Inilah yang menjadi frekuensi positif bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di SD Mica,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa meskipun sinergi selama ini sudah terjalin dengan baik, hal tersebut tetap harus diimbangi dengan kajian ilmu seperti ini.
“Kajian ilmu adalah nutrisi penting bagi jiwa dan profesionalitas guru agar semangat berkemajuan tidak pernah padam,” pungkasnya.
Tabligh Pendidikan ini tidak hanya menjadi penanda peringatan Hari Guru, tetapi juga wujud komitmen nyata SD Mica dan PCM Candi dalam melahirkan pendidik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kaya karakter dan spiritualitas. (*)
Artikel Lima Kunci Menjadi Pendidik Berkemajuan pertama kali tampil pada PWMU.CO.




