Lembaga Pengkajian dan Penerapan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LPP AIK) UMJ melaksanakan Baitul Arqam gelombang II di Bojongsari, Depok, Jumat (17/02/2023). Sebanyak 61 peserta mengikuti gelombang II ini, terdiri dari dosen pengajar, ketua dan sekretaris program studi, serta 45 peserta lanjutan gelombang I dari jajaran satpam UMJ.
Ketua LPP AIK UMJ Fakhrurazi menyampaikan dalam sambutannya, gelombang II ini dilaksanakan selama dua hari. Seluruh peserta akan dibekali pemahaman agama yang berlandaskan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Dengan pemahaman yang semakin luas, akan meningkatkan kinerja dan semangat kemuhammadiyahan. Fakrurazi menambahkan, nantinya seluruh peserta akan diarahkan menjadi kader-kader Muhammadiyah.
Rektor UMJ Dr. Ma’mun Murod, M.Si., secara resmi membuka acara. Pada kesempatan tersebut, Ma’mun kembali memberikan kuis berhadiah yang disebutnya Cerdas Cermat Muhammadiyah. Kuis ini berupa pertanyaan seputar pengetahuan Kemuhammadiyahan. Seluruh peserta antusias menjawab setiap pertanyaan dari Rektor UMJ. Pertanyaan yang diberikan adalah pengetahuan dasar kemuhammadiyahan.
Ma’mun menegaskan bahwa Muhammadiyah tidak jemu untuk terus melakukan perkaderan sebaik-baiknya, sehingga generasi Muhammadiyah khususnya UMJ selalu hidup dan teregenerasi sesuai landasan kemuhammadiyahan. “Muhammadiyah itu organisasi yang terbuka, kadernya bisa dari mana saja. K.H. Ahmad Dahlan pendiri Muhammadiyah bekerja sama dengan siapa saja. Muhammadiyah berdakwah ke semua lini,” ungkap Ma’mun.
Foto bersama acara Baitul Arqam Dosen UMJ di Bojongsari, Depok, Jumat (17/02/2023).
Penegasan tersebut dimaksudkan agar seluruh peserta Baitul Arqam memahami keterbukaan Muhammadiyah untuk kebermanfaatan umat. Selain itu Ma’mun juga menyampaikan kepedulian besar Muhammadiyah terhadap pendidikan dan sosial. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya sekolah dan rumah sakit di berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Ma’mun, maka menjadi penting kegiatan ini untuk memahami dan membangkitkan spirit kemuhammadiyahan seluruh civitas akademika UMJ. “Untuk memajukan masyarakat dan negara adalah dengan pendidikan,” tegas Ma’mun.
Pembukaan Baitul Arqam gelombang II ini turut dihadiri oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta Dr. Tohirin, M.Pd.I., dan Majelis Pendidikan Kader Dr. Irwan Baadila, M.Pd.
Peserta akan mengikuti serangkaian pembekalan materi Kemuhammadiyahan diantaranya peran tauhid dalam kehidupan, pengelolaan amal usaha Muhammadiyah, ibadah sesuai tarjih, metode pemahaman agama, perguruan tinggi Muhammadiyah sebagai media dakwah dan kaderisasi, kebijakan penerapan kampus Islami, serta kepemimpinan dan komunikasi.
Pembekalan peserta tidak lepas dari pemahaman dan penerapan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah sebagaimana yang telah disahkan pada muktamar Muhammadiyah ke 44 tahun 2000. Pada gelombang II ini berlangsung sejak 17 dan 18 Februari 2023. Sebelumnya pada gelombang I telah dilaksanakan untuk jajaran satpam UMJ pada 15 Februari. (HG/KSU)
Artikel Baitul Arqam Dosen UMJ Bangkitkan Semangat Kemuhammadiyahan pertama kali tampil pada Universitas Muhammadiyah Jakarta.





