Rakor LPCRPM Ungkap Capaian PWM Sumatera Utara, Peringkat 5 Nasional PCM dan 2 Nasional PRM pada Rapot SICARA 2026
INFOMU.CO | Medan – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara kembali menunjukkan kinerja positif dalam penguatan tata kelola organisasi berbasis data. Hal tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting, dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) PWM Sumatera Utara yang diselenggarakan pada Senin, 27 April 2026, pukul 19.30–21.00 WIB melalui Zoom Meeting.
Dalam rapat tersebut, Ketua LPCRPM PWM Sumatera Utara, Prof. Dr. Anang Anas Azhar, MA, didampingi oleh Sekretaris LPCRPM PWM Sumatera Utara, Partaonan Harahap, ST., MT, menyampaikan secara resmi hasil rapot pengisian Sistem Informasi Cabang dan Ranting (SICARA) versi terbaru tingkat nasional.
Berdasarkan data per 27 April 2026, PWM Sumatera Utara berhasil meraih peringkat ke-5 secara nasional untuk kategori Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan peringkat ke-2 secara nasional untuk kategori Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM). Capaian ini menjadi indikator meningkatnya kesadaran dan partisipasi seluruh struktur Pimpinan Muhammadiyah di Sumatera Utara dalam pengelolaan data organisasi secara digital.
Dalam penyampaiannya, Prof. Anang Anas Azhar menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen organisasi PDM, PCM dan PRM Se-Sumatera Utara. Ia menyebut bahwa SICARA tidak hanya berfungsi sebagai sistem pendataan, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam memperkuat gerakan Muhammadiyah yang berbasis pada data dan informasi yang akurat.
“Keberhasilan ini adalah buah dari sinergi antara LPCR-PM PWM, PDM, PCM dan PRM Se-Sumatera Utara. Data yang baik akan melahirkan kebijakan yang tepat dan program yang berdampak,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pengurus untuk terus meningkatkan kualitas dan konsistensi dalam pengisian SICARA, sehingga capaian yang telah diraih dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan di masa mendatang.
Sementara itu, Sekretaris LPCRPM PWM Sumatera Utara, Partaonan Harahap, ST., MT, menambahkan bahwa hasil ini menjadi motivasi untuk terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada PCM dan PRM, khususnya dalam memastikan kelengkapan dan validitas data.
“Kita tidak boleh berhenti pada capaian ini. Ke depan, perlu ada penguatan dalam aspek pembaruan data secara berkala serta peningkatan pemahaman teknis di tingkat cabang dan ranting,” ungkapnya.
Rapat koordinasi ini juga menjadi ruang evaluasi bersama sekaligus konsolidasi untuk memperkuat peran LPCR-PM dalam mendorong kemajuan cabang dan ranting Muhammadiyah di Sumatera Utara. Dengan dukungan sistem informasi yang kuat, Muhammadiyah diharapkan semakin adaptif dalam menghadapi tantangan zaman serta mampu memberikan kontribusi yang lebih luas bagi umat dan bangsa.
Kegiatan yang berlangsung secara daring ini diikuti oleh pengurus LPCR-PM dari berbagai Wilayah Se-Indonesia, dengan semangat kolaborasi dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas organisasi melalui penguatan data yang terintegrasi dan berkelanjutan. (ph)






