PWMJATENG.COM, KEBUMEN — Mahasiswa D3 Keperawatan Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO), Yuni Sahfitri, sukses menyabet medali emas dalam ajang Nusakambangan Championship Tingkat Nasional 2026 baru-baru ini, meski dirinya harus membagi waktu secara ketat di tengah padatnya jadwal praktikum medis.
UKM Tapak Suci UNIMUGO sukses menyabet gelar Juara Umum 1 Kategori Dewasa pada ajang Nusakambangan Championship Tingkat Nasional Tahun 2026. Tim tangguh ini membawa pulang total 10 medali, yang terdiri atas 9 medali emas dan 1 medali perak. Pencapaian luar biasa tersebut membuktikan konsistensi kampus dalam melahirkan generasi jawara di arena pencak silat.
Pembimbing UKM Tapak Suci UNIMUGO, Mohammad Ramli, M.H., langsung menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para atlet. Beliau menegaskan bahwa hasil gemilang ini merupakan buah dari kedisiplinan tinggi. Pihak kampus juga berkomitmen penuh untuk terus memfasilitasi minat dan bakat mahasiswa.
“Prestasi luar biasa ini adalah bukti nyata dari kerja keras, disiplin, dan mental juara yang terus dipupuk oleh anak-anak selama latihan. Kampus akan selalu memberikan dukungan penuh bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan potensinya,” ujar Mohammad Ramli, M.H.
Perjuangan di Balik Ruang Kuliah dan Latihan Fisik
Di balik gemerlap medali emas, para atlet mahasiswa harus melewati perjuangan yang tidak mudah. Salah satu tantangan terbesar adalah membagi waktu antara jadwal perkuliahan yang padat dan porsi latihan fisik yang berat. Tantangan nyata ini dirasakan langsung oleh Yuni Sahfitri, mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan Tingkat 2.
Yuni, yang menyabet Juara 1 Kelas B Putri Dewasa, mengaku harus menguras energi ekstra. Kuliah keperawatan menuntut fokus tinggi untuk praktikum dan laporan akademis. Di sisi lain, ia tidak boleh absen dalam sesi latihan intensif Tapak Suci jelang kejuaraan nasional.
“Jujur, perjuangan kami di arena ini tidak mudah. Sebagai mahasiswa keperawatan, tantangannya adalah membagi waktu antara kuliah dan latihan intensif. Namun, dengan semangat fastabiqul khairat dan dukungan penuh dari dosen serta pihak kampus, kami mampu membuktikannya,” ungkap Yuni Sahfitri penuh haru.
Kunci Sukses Cara Mahasiswa Keperawatan UNIMUGO Raih Emas Nasional
Penerapan tips bagi waktu kuliah dan latihan menjadi kunci utama keberhasilan tim. Karakter disiplin yang tertanam di ruang kuliah keperawatan rupanya memperkuat mental bertanding mereka di gelanggang. Motivasi untuk mengharumkan nama almamater menjadi bahan bakar utama saat fisik mulai kelelahan.
Medali emas ini pun Yuni persembahkan khusus untuk Universitas Muhammadiyah Gombong. Ia berharap keberhasilan ini dapat memicu atmosfer positif di lingkungan kampus. Pencapaian tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa keterbatasan waktu bukanlah penghalang untuk mengukir prestasi nasional.
“Medali emas ini kami persembahkan untuk almamater tercinta, UNIMUGO. Semoga ini bisa memotivasi seluruh rekan-rekan mahasiswa lainnya untuk berani berprestasi di bidangnya masing-masing,” tambah Yuni Sahfitri.
Ekosistem Kampus Pencetak Generasi Jawara
Pihak manajemen kampus menyambut baik pesan inspiratif dari para atlet mahasiswa tersebut. Mohammad Ramli berharap momentum juara ini tidak membuat tim Tapak Suci cepat berpuas diri. Evaluasi berkala akan tetap berjalan demi menghadapi kompetisi-kompetisi regional maupun nasional berikutnya.
“Kami berharap capaian ini tidak membuat tim cepat puas, melainkan menjadi bahan bakar untuk terus membumi, berproses, dan mempertahankan tradisi juara di kompetisi-kompetisi selanjutnya,” pungkas Mohammad Ramli, M.H.
Keberhasilan memborong medali pada ajang Nusakambangan Championship 2026 ini mempertegas posisi UNIMUGO di peta pencak silat nasional. Kampus berhasil menciptakan ekosistem seimbang bagi pertumbuhan intelektual dan karakter mahasiswa. Melalui semangat islami, mandiri, dan unggul, universitas ini siap melahirkan lebih banyak jawara masa depan.
Kontributor : Humas UNIMUGO
Editor: Al-Afasy
The post Begini Cara Mahasiswa Keperawatan UNIMUGO Raih Emas Nasional di Tengah Padatnya Kuliah appeared first on Muhammadiyah Jateng.








