• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Selasa, Juli 14, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Ketua PDM Kota Gunungsitoli Buka FORTASI SMP Swasta Muhammadiyah 32 Gunungsitoli Tahun Ajaran 2026/2027

    Mengapa Perkaderan Bukan Pengkaderan

    Hari Pertama Sekolah, TK ABA Serbalawan Dipadati Emak-emak

    Haedar Nashir Tekankan Tiga Langkah Strategis Hadapi Korupsi yang Kian Sistemik

    Takwa Harus Menjadi Penjaga dalam Setiap Langkah Kehidupan

    Filosofi Pohon Bambu : Lentur Menghadapi Badai, Teguh Menjaga Ideologi

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Ketua PDM Kota Gunungsitoli Buka FORTASI SMP Swasta Muhammadiyah 32 Gunungsitoli Tahun Ajaran 2026/2027

      Mengapa Perkaderan Bukan Pengkaderan

      Hari Pertama Sekolah, TK ABA Serbalawan Dipadati Emak-emak

      Haedar Nashir Tekankan Tiga Langkah Strategis Hadapi Korupsi yang Kian Sistemik

      Takwa Harus Menjadi Penjaga dalam Setiap Langkah Kehidupan

      Filosofi Pohon Bambu : Lentur Menghadapi Badai, Teguh Menjaga Ideologi

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Casino Pelican – wpłaty i wypłaty pieniędzy krok po kroku

        Vavada online casino w Polsce – gry

        NV Casino – oferta gier i funkcje kasyna online

        Casino en ligne Canada – classement des meilleurs sites pour jouer en ligne

        Casino Mafia – Zahlungsmethoden und schnelle Transaktionen

        Kasyno online z BLIK w Polsce – porównanie bonusów i promocji

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Ketua PDM Kota Gunungsitoli Buka FORTASI SMP Swasta Muhammadiyah 32 Gunungsitoli Tahun Ajaran 2026/2027

          Mengapa Perkaderan Bukan Pengkaderan

          Hari Pertama Sekolah, TK ABA Serbalawan Dipadati Emak-emak

          Haedar Nashir Tekankan Tiga Langkah Strategis Hadapi Korupsi yang Kian Sistemik

          Takwa Harus Menjadi Penjaga dalam Setiap Langkah Kehidupan

          Filosofi Pohon Bambu : Lentur Menghadapi Badai, Teguh Menjaga Ideologi

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Ketua PDM Kota Gunungsitoli Buka FORTASI SMP Swasta Muhammadiyah 32 Gunungsitoli Tahun Ajaran 2026/2027

            Mengapa Perkaderan Bukan Pengkaderan

            Hari Pertama Sekolah, TK ABA Serbalawan Dipadati Emak-emak

            Haedar Nashir Tekankan Tiga Langkah Strategis Hadapi Korupsi yang Kian Sistemik

            Takwa Harus Menjadi Penjaga dalam Setiap Langkah Kehidupan

            Filosofi Pohon Bambu : Lentur Menghadapi Badai, Teguh Menjaga Ideologi

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Casino Pelican – wpłaty i wypłaty pieniędzy krok po kroku

              Vavada online casino w Polsce – gry

              NV Casino – oferta gier i funkcje kasyna online

              Casino en ligne Canada – classement des meilleurs sites pour jouer en ligne

              Casino Mafia – Zahlungsmethoden und schnelle Transaktionen

              Kasyno online z BLIK w Polsce – porównanie bonusów i promocji

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Filosofi Pohon Bambu : Lentur Menghadapi Badai, Teguh Menjaga Ideologi

              admin by admin
              14/07/2026
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Filosofi Pohon Bambu: Lentur Menghadapi Badai, Teguh Menjaga Ideologi

              (Tulisan ke-64 dari Beberapa Tulisan Bertema Kaderisasi)

              WartaTerkait

              Ketua PDM Kota Gunungsitoli Buka FORTASI SMP Swasta Muhammadiyah 32 Gunungsitoli Tahun Ajaran 2026/2027

              Mengapa Perkaderan Bukan Pengkaderan

              Hari Pertama Sekolah, TK ABA Serbalawan Dipadati Emak-emak

              Haedar Nashir Tekankan Tiga Langkah Strategis Hadapi Korupsi yang Kian Sistemik

              Oleh: Amrizal, S.Si., M.Pd. – Wakil Ketua MPKSDI PWM Sumatera Utara / Dosen Universitas Negeri Medan

               

              Allah tidak pernah menciptakan sesuatu tanpa hikmah. Setiap makhluk adalah ayat. Setiap pohon adalah pelajaran. Setiap hembusan angin membawa pesan bagi mereka yang mau berpikir. Di antara sekian banyak pohon yang tumbuh di bumi, bambu tampak sederhana. Ia tidak semegah jati. Tidak setinggi kelapa. Tidak pula semewah mahoni. Bahkan sering kali tumbuh liar di tepi sungai, lereng bukit, atau pelosok kampung tanpa banyak diperhatikan.

              Namun justru dari kesederhanaannya itulah Allah menyimpan pelajaran yang luar biasa. Bambu mengajarkan kepada manusia bagaimana menjadi kuat tanpa harus keras, tinggi tanpa menjadi sombong, serta teguh tanpa kehilangan kelembutan. Bukankah itulah karakter yang dibutuhkan seorang kader Muhammadiyah?

              Allah berfirman,

              “Sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal.” (QS. Ali Imran: 190)

              Ayat ini mengajak kita membaca alam sebagai kitab terbuka. Alam bukan sekadar pemandangan, tetapi ruang belajar. Jika hati kita hidup, maka setiap ciptaan akan menjadi guru. Dan bambu adalah salah satunya.

               

              Semakin Tinggi, Semakin Merunduk

              Pernahkah kita memperhatikan rumpun bambu ketika diterpa angin? Ia tidak melawan. Ia mengikuti arah angin. Ia menunduk. Ia melentur. Namun setelah badai berlalu, ia kembali tegak berdiri. Di sinilah letak kebijaksanaan yang diajarkan Allah melalui bambu. Yang patah bukanlah yang lentur. Yang patah justru yang terlalu kaku. Dalam kehidupan organisasi, tidak sedikit kader yang merasa dirinya paling benar sehingga menolak mendengar pendapat orang lain. Ada pula yang mudah marah ketika dikritik. Sedikit berbeda pandangan, ukhuwah pun retak. Sedikit tidak memperoleh posisi, semangat perjuangan ikut hilang. Padahal kader yang matang bukanlah mereka yang selalu menang dalam perdebatan. Melainkan mereka yang mampu menjaga prinsip tanpa kehilangan akhlak.

              Muhammadiyah sejak awal dibangun di atas budaya musyawarah, tarjih, dan ilmu. Perbedaan bukan alasan untuk bermusuhan, melainkan ruang untuk saling menyempurnakan. Lentur dalam cara. Teguh dalam prinsip. Santun dalam berdialog. Kokoh dalam akidah. Itulah bambu.

               

              Kekuatan yang Lahir dari Kebersamaan

              Tidak ada bambu yang tumbuh sendirian. Ia selalu hadir dalam rumpun. Akar-akarnya saling mengikat di dalam tanah. Ketika satu batang diterpa angin, batang-batang lain ikut menopang. Kekuatan bambu ternyata bukan hanya pada batangnya. Tetapi pada persaudaraannya. Bukankah ini gambaran jamaah? Muhammadiyah tidak dibangun oleh seorang tokoh. Persyarikatan ini hidup karena ribuan kader bekerja dalam diam. Guru-guru yang mengajar tanpa dikenal. Dokter yang melayani tanpa publisitas. Relawan bencana yang berangkat tanpa sorotan kamera. Pengurus ranting yang menghidupkan masjid tanpa pernah masuk berita.

              Mereka seperti rumpun bambu. Mungkin satu batang tampak biasa. Tetapi ketika bersatu, mereka menjadi kekuatan besar yang mampu menjaga umat selama lebih dari satu abad.

              Rasulullah ﷺ mengingatkan,

              “Orang mukmin terhadap mukmin lainnya bagaikan bangunan yang saling menguatkan.”

              Kaderisasi sejatinya bukan melahirkan bintang-bintang yang berjalan sendiri. Kaderisasi melahirkan hutan bambu yang saling menopang.

               

              Bambu Mengajarkan Kesabaran

              Ada fakta menarik tentang bambu. Pada tahun-tahun pertama setelah ditanam, pertumbuhannya hampir tidak terlihat. Bahkan banyak orang mengira bambu tidak berkembang. Padahal pada masa itu ia sedang membangun akar. Ia memperkuat fondasi. Ia mempersiapkan dirinya. Barulah setelah akar cukup kuat, bambu tumbuh sangat cepat.

              Demikian pula kaderisasi. Sering kali hasil kaderisasi tidak tampak hari ini. Membina seorang kader membutuhkan waktu bertahun-tahun. Mungkin belasan tahun. Mungkin puluhan tahun. Karena Muhammadiyah tidak sedang mencetak kader untuk lima tahun ke depan. Muhammadiyah sedang membangun peradaban. Dan peradaban tidak pernah lahir secara instan. KH. Ahmad Dahlan memulai semuanya dengan pengajian kecil. Namun dari pengajian itulah lahir sekolah, rumah sakit, universitas, panti asuhan, hingga gerakan dakwah yang kini menjangkau berbagai penjuru dunia. Semua yang besar selalu diawali oleh akar yang kuat.

               

              Rongga yang Mengajarkan Kerendahan Hati

              Ada satu keunikan bambu yang jarang diperhatikan. Batangnya berongga. Kosong di bagian dalam. Seolah-olah Allah ingin mengingatkan manusia bahwa semakin tinggi seseorang, semakin banyak ruang yang harus ia sediakan untuk menerima ilmu, nasihat, dan hikmah. Batang yang penuh tidak mampu diisi. Hati yang penuh kesombongan juga sulit menerima kebenaran. Karena itu Imam Syafi’i pernah mengingatkan bahwa ilmu tidak akan menetap pada hati yang dipenuhi kesombongan. Seorang kader Muhammadiyah harus tetap menjadi pembelajar. Jabatan tidak boleh menghentikan proses belajar. Usia tidak boleh menghentikan rasa ingin tahu. Semakin tinggi amanah, semakin rendah hati. Semakin luas ilmu, semakin lembut akhlaknya.

               

              Jangan Menjadi Bambu yang Kosong Makna

              Namun bambu juga mengingatkan kita akan sebuah bahaya. Batang yang kosong dapat mengeluarkan bunyi paling nyaring ketika dipukul. Begitulah manusia. Kadang yang paling banyak berbicara justru paling sedikit berkarya. Paling keras mengkritik, tetapi paling sedikit berkontribusi. Paling sering menilai orang lain, tetapi lupa membangun dirinya sendiri.

              Muhammadiyah tidak membutuhkan kader yang hanya pandai berbicara. Muhammadiyah membutuhkan kader yang bekerja. Yang menghidupkan masjid. Menggerakkan pengajian. Membina generasi muda. Mengajar. Meneliti. Menulis.Malayani masyarakat. Karena sejarah tidak pernah diubah oleh mereka yang hanya berdiskusi. Sejarah diubah oleh mereka yang bekerja dalam senyap.

               

              Menjadi Rumpun yang Meneduhkan

              Suatu hari nanti, jabatan akan berakhir. Nama kita mungkin terlupakan. Tetapi nilai-nilai yang kita tanam dalam kader-kader muda akan terus tumbuh, sebagaimana rumpun bambu yang terus melahirkan rebung-rebung baru. Barangkali inilah pelajaran terbesar dari bambu. Ia tidak mengejar menjadi pohon paling megah. Ia hanya terus bertumbuh. Terus menguatkan sesamanya. Terus memberi manfaat. Dan tetap tegak meski berkali-kali diterpa badai. Muhammadiyah membutuhkan kader-kader seperti bambu.

              Rendah hati, tetapi tidak rendah diri. Lentur menghadapi perubahan zaman, tetapi tidak pernah melenturkan akidah. Mampu berdialog dengan siapa saja, tetapi tetap teguh menjaga manhaj. Berjalan bersama dalam jamaah, bukan sibuk meninggikan diri. Karena sesungguhnya kader yang hebat bukanlah mereka yang paling tinggi berdiri. Melainkan mereka yang paling banyak menguatkan orang lain untuk tetap berdiri. Itulah filosofi bambu.

              Lentur menghadapi badai. Kokoh menjaga prinsip. Rendah hati dalam perjuangan. Dan terus bertumbuh demi menghadirkan Islam yang berkemajuan.

               

              Wallāhu a’lam bi al-shawāb.

               

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              SICARA: Membangun Muhammadiyah Berkemajuan melalui Tata Kelola Berbasis Data

              Next Post

              Takwa Harus Menjadi Penjaga dalam Setiap Langkah Kehidupan

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              Ketua PDM Kota Gunungsitoli Buka FORTASI SMP Swasta Muhammadiyah 32 Gunungsitoli Tahun Ajaran 2026/2027

              14/07/2026
              BeritaMu

              Mengapa Perkaderan Bukan Pengkaderan

              14/07/2026
              BeritaMu

              Hari Pertama Sekolah, TK ABA Serbalawan Dipadati Emak-emak

              14/07/2026
              Next Post

              Takwa Harus Menjadi Penjaga dalam Setiap Langkah Kehidupan

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Ketua PDM Kota Gunungsitoli Buka FORTASI SMP Swasta Muhammadiyah 32 Gunungsitoli Tahun Ajaran 2026/2027

                14/07/2026

                Mengapa Perkaderan Bukan Pengkaderan

                14/07/2026

                Hari Pertama Sekolah, TK ABA Serbalawan Dipadati Emak-emak

                14/07/2026

                Haedar Nashir Tekankan Tiga Langkah Strategis Hadapi Korupsi yang Kian Sistemik

                14/07/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,721)
                • Hukum Islam (1,475)
                • Kabar PTMA (3,929)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Ketua PDM Kota Gunungsitoli Buka FORTASI SMP Swasta Muhammadiyah 32 Gunungsitoli Tahun Ajaran 2026/2027

                14/07/2026

                Mengapa Perkaderan Bukan Pengkaderan

                14/07/2026

                Hari Pertama Sekolah, TK ABA Serbalawan Dipadati Emak-emak

                14/07/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In