PWMJATENG.COM, KENDAL — Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Kendal berhasil menghimpun dana qurban fantastis mencapai Rp9,28 miliar pada Idul Adha tahun ini untuk dioptimalkan dalam program pengentasan stunting di berbagai wilayah pelosok.
Pencapaian fantastis ini melonjak signifikan daripada perolehan tahun lalu. Melalui lonjakan tersebut, warga Muhammadiyah sekaligus menegaskan komitmen tinggi mereka dalam berbagi kepada sesama. Berdasarkan catatan Lazismu Kendal, realisasi penghimpunan tahun ini sukses melampaui target awal yang berada di angka Rp9 miliar.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Kendal, Suprapto, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas capaian luar biasa tersebut. Beliau menyampaikan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari besarnya kepercayaan masyarakat yang terus terjaga.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzzaki dan donatur yang telah mempercayakan amanah qurban mereka melalui Lazismu,” ujar Suprapto.
Inovasi RendangMu untuk Distribusi Daging Qurban di Pelosok
Selanjutnya, manajemen Lazismu Kendal langsung mengalirkan dana miliaran tersebut ke berbagai program strategis. Langkah utama mereka adalah memastikan distribusi daging qurban menjangkau kawasan yang paling membutuhkan secara merata. Untuk mencapai target itu, lembaga zakat ini menerapkan inovasi pengolahan pangan modern, bukan sekadar membagikan daging segar.
Oleh karena itu, pihak panitia mengonversi sebagian hasil penghimpunan menjadi produk rendangmu lazismu. Produk daging olahan dalam kemasan kaleng ini menjadi solusi jitu untuk memperpanjang masa simpan makanan. Selain itu, model pengalengan tersebut mempermudah proses pengiriman logistik ke wilayah-wilayah terpencil.
“Kami mengolah sebagian hewan qurban menjadi RendangMu melalui kerja sama dengan rumah pemotongan hewan modern. Langkah ini sangat efektif untuk mendukung program ketahanan pangan jangka panjang,” kata Suprapto menambahkan.
Menargetkan Pengentasan Stunting di Kendal
Melalui strategi pangan tersebut, lazismu kendal berkomitmen penuh untuk mendukung program pemerintah daerah. Akhirnya, pihak lembaga memprioritaskan penyaluran bantuan gizi ini ke wilayah-wilayah dengan tingkat kemiskinan ekstrem. Dengan demikian, kawasan yang memiliki angka stunting tinggi otomatis menjadi fokus utama penerima manfaat.
Di sisi lain, program ketahanan pangan idul adha ini bertujuan untuk memperbaiki asupan gizi masyarakat secara langsung. Kemasan RendangMu yang praktis membuat keluarga penerima manfaat dapat mengonsumsinya kapan saja. Hasilnya, pola distribusi yang terukur membuat dampak sosial-ekonomi dari ibadah qurban menjadi jauh lebih terasa.
Sementara itu, manajemen optimis bahwa model pengelolaan yang transparan akan terus meningkatkan kepedulian warga. Gerakan filantropi yang kuat di tingkat lokal menjadi kunci utama untuk menyelesaikan berbagai persoalan sosial. Kesimpulannya, geliat berbagi yang masif ini menjadi bukti nyata dari kekuatan gerakan jamaah muhammadiyah kendal.
Kontributor : Abdul Ghofur
Editor: Al-Afasy
The post Tembus Rp9,28 Miliar, Distribusi Daging Qurban Lazismu Kendal Bakal Sasar Wilayah Stunting appeared first on Muhammadiyah Jateng.



