PWMJATENG.COM, TEMANGGUNG — Aksi Kemanusiaan Donor Darah menjadi langkah nyata Lazismu Temanggung bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dalam menjaga ketersediaan pasokan darah daerah. Kedua lembaga tersebut menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) untuk menjaring kepedulian masyarakat luas. Oleh karena itu, mereka menggelar agenda sosial kemanusiaan ini di Gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Temanggung pada Sabtu (23/5/2026).
Pada awalnya, panitia membuka posko pendaftaran sejak pagi hari untuk menyambut kehadiran para relawan dari berbagai wilayah. Seketika itu juga, suasana hangat penuh kebersamaan langsung menyelimuti aula Gedung PDM saat para peserta mulai mengantre pemeriksaan medis dasar. Agenda ini bergulir secara tertib mulai pukul 08.30 hingga 11.30 WIB dengan mengusung semangat “Setetes Darah Selamatkan Jutaan Nyawa”.
Berdasarkan catatan tim medis, antusiasme warga yang ingin berkontribusi dalam gerakan sosial ini tergolong cukup tinggi. Petugas memeriksa dengan ketat setiap calon pendonor guna memastikan kualitas darah yang masuk ke laboratorium. Melalui pengawasan ketat inilah, aspek keselamatan pasien penerima maupun pendonor dapat terjaga secara optimal selama acara berlangsung.
Sinergi Lintas Lembaga Demi Mengamankan Stok Darah PMI
Meskipun masyarakat sangat bersemangat, tim kesehatan tetap menerapkan standar kelayakan fisik yang sangat ketat bagi seluruh pemohon. Sebab, petugas wajib memverifikasi kadar hemoglobin serta tekanan darah setiap peserta sebelum melakukan pengambilan tindakan. Dari total 17 relawan yang mendaftarkan diri, tim medis menyatakan 16 orang berhasil lolos prosedur, sedangkan 1 peserta terpaksa tertunda karena faktor kesehatan.
“Aksi donor darah ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya membantu ketersediaan stok darah bagi masyarakat,” ujar perwakilan panitia pelaksana di sela-sela kegiatan.
Kenyataannya, pasokan stok darah PMI di tingkat daerah sering kali mengalami fluktuasi akibat tingginya permintaan rumah sakit. Dampaknya, inisiatif mandiri dari organisasi kemasyarakatan seperti Lazismu Temanggung dan MDMC Temanggung menjadi pilar penyangga yang sangat krusial. Sinergi ini terbukti ampuh memotong jalur birokrasi penyediaan darah darurat bagi warga yang membutuhkan pertolongan cepat.
Menumbuhkan Kesadaran Rutin dan Jiwa Gotong Royong
Melihat keberhasilan agenda kali ini, pihak penyelenggara menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga yang rela meluangkan waktu. Selanjutnya, panitia berharap kegiatan ini mampu mengikis rasa takut masyarakat awam terhadap jarum suntik medis. Edukasi berkala terus bergulir agar donor darah bertransformasi menjadi gaya hidup sehat yang trendi di kalangan anak muda.
Lebih lanjut, kolaborasi kemanusiaan ini tidak akan berhenti pada momentum akhir pekan ini saja. Pihak PDM Temanggung tengah merancang jadwal rutin per tiga bulan agar pasokan darah dari kantong relawan Muhammadiyah dapat mengalir secara konsisten ke markas PMI. With demikian, organisasi ini dapat terus menebar manfaat yang luas serta menginspirasi lembaga lain untuk menggalang gerakan serupa.
Sebagai penutup, panitia optimis bahwa nilai gotong royong di Temanggung akan terus tumbuh subur melalui kampanye digital yang masif. Mereka berkomitmen untuk terus mengawal setiap Aksi Kemanusiaan Donor Darah menjadi gerakan masal yang inklusif. Langkah konsisten ini berjalan demi memastikan tidak ada lagi pasien darurat yang kesulitan mendapatkan kantong darah di masa depan.
Kontributor: Re
Editor: ayma
The post Aksi Kemanusiaan Donor Darah: Lazismu dan MDMC Temanggung Bantu Stok PMI appeared first on Muhammadiyah Jateng.



