PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Di tengah hiruk-pikuk ambisi akademik dan organisasi, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengajak mahasiswa untuk “berhenti sejenak”. Pimpinan Komisariat (PK) IMM Siti Munjiyah FKIP dan PK IMM Mohammad Hatta FEB sukses menggelar Tabligh Akbar Ramadhan di Masjid Hj. Sudalmiyah Rais UMS, Jumat (6/3).
Agenda spiritual tahunan ini terasa lebih istimewa karena menjadi bagian dari rangkaian semarak Milad IMM ke-62, sekaligus menjadi jembatan silaturahmi yang mempererat ukhuwah antar-kader merah marun di lingkungan UMS.
Ketua PK IMM Siti Munjiyah FKIP UMS, Najwa Fitra M., mengungkapkan bahwa tema yang diusung, “Sibuk Mengejar, Lupa Bertanya: Untuk Apa?”, merupakan refleksi atas gaya hidup mahasiswa saat ini yang sering terjebak dalam rutinitas tanpa arah.
“Kami ingin mengajak mahasiswa berhenti sejenak untuk merenungkan kembali tujuan hakiki dari setiap pencapaian. Mahasiswa tidak boleh hanya unggul dalam intelektualitas, tetapi juga harus memiliki kedalaman spiritual yang kokoh sebagai kompas kehidupan,” ujar Najwa.
Hadir sebagai pemateri, Wahid Fathurohman, seorang dai muda dari jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) UMS. Dalam pemaparannya yang interaktif, Wahid menekankan pentingnya meluruskan niat agar segala lelah dalam mengejar impian tidak berujung pada kesia-siaan.
“Sering kali kita terjebak dalam perlombaan dunia tanpa tahu garis finish mana yang sebenarnya kita tuju. Penting untuk bertanya pada diri sendiri: Untuk apa semua ini? Jika bukan karena Allah, maka kita hanya sedang mengejar fatamorgana,” tegas Wahid di hadapan ratusan jamaah.
Wahid juga menambahkan bahwa kesabaran adalah kunci utama dalam meraih tujuan besar, terutama saat menghadapi tekanan kompetisi di dunia kampus.
Kegiatan yang dipandu oleh moderator Pandu Arya Daniswara (PK IMM Moh. Hatta) ini berlangsung hangat. Konsep diskusi dua arah membuat para peserta antusias menyampaikan keresahan mereka mengenai orientasi hidup dan cara menyeimbangkan prestasi dengan ketenangan batin.
Melalui Tabligh Akbar ini, IMM UMS berharap dapat melahirkan generasi mahasiswa yang tidak hanya “sibuk mengejar”, tetapi juga tahu persis “untuk apa” mereka berjuang.
Kontributor: Adi | Humas
Editor: Al-Afasy
The post Sindiran Halus untuk Mahasiswa: IMM UMS Gelar Tabligh Akbar “Sibuk Mengejar, Lupa Bertanya” appeared first on Muhammadiyah Jateng.







