• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jumat, April 24, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    HMP IQT UMS Gelar Pelatihan Desain Grafis untuk Asah Kreativitas Mahasiswa

    Pembelajaran PAI dengan IFP di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Semakin Interaktif

    UMS Fasilitasi ADPI KOMDA V Bahas Strategi Dana Pensiun di Tengah Krisis Global

    Mahasiswa FK UMP Praktik Pembuatan Jamu Saintifikasi di Laboratorium Herbal

    UMS Soroti Dampak Perang Timur Tengah terhadap Ekonomi dan Dana Pensiun

    Embarkasi Medan Terapkan Skema Baru, Jamaah Kloter 1 Terbang Rabu 03.05 WIB

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      HMP IQT UMS Gelar Pelatihan Desain Grafis untuk Asah Kreativitas Mahasiswa

      Pembelajaran PAI dengan IFP di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Semakin Interaktif

      UMS Fasilitasi ADPI KOMDA V Bahas Strategi Dana Pensiun di Tengah Krisis Global

      Mahasiswa FK UMP Praktik Pembuatan Jamu Saintifikasi di Laboratorium Herbal

      UMS Soroti Dampak Perang Timur Tengah terhadap Ekonomi dan Dana Pensiun

      Embarkasi Medan Terapkan Skema Baru, Jamaah Kloter 1 Terbang Rabu 03.05 WIB

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

        Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

        Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

        Khatib Shalat Id Terlambat Datang, Bagaimana Menyikapinya?

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          HMP IQT UMS Gelar Pelatihan Desain Grafis untuk Asah Kreativitas Mahasiswa

          Pembelajaran PAI dengan IFP di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Semakin Interaktif

          UMS Fasilitasi ADPI KOMDA V Bahas Strategi Dana Pensiun di Tengah Krisis Global

          Mahasiswa FK UMP Praktik Pembuatan Jamu Saintifikasi di Laboratorium Herbal

          UMS Soroti Dampak Perang Timur Tengah terhadap Ekonomi dan Dana Pensiun

          Embarkasi Medan Terapkan Skema Baru, Jamaah Kloter 1 Terbang Rabu 03.05 WIB

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            HMP IQT UMS Gelar Pelatihan Desain Grafis untuk Asah Kreativitas Mahasiswa

            Pembelajaran PAI dengan IFP di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Semakin Interaktif

            UMS Fasilitasi ADPI KOMDA V Bahas Strategi Dana Pensiun di Tengah Krisis Global

            Mahasiswa FK UMP Praktik Pembuatan Jamu Saintifikasi di Laboratorium Herbal

            UMS Soroti Dampak Perang Timur Tengah terhadap Ekonomi dan Dana Pensiun

            Embarkasi Medan Terapkan Skema Baru, Jamaah Kloter 1 Terbang Rabu 03.05 WIB

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

              Khatib Shalat Id Terlambat Datang, Bagaimana Menyikapinya?

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Politik Nilai Muhammadiyah: Dari Sejarah ke Tanggung Jawab Kader

              admin by admin
              03/02/2026
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Politik Nilai Muhammadiyah: Dari Sejarah ke Tanggung Jawab Kader

              (Tulisan ke-41 dari Beberapa Tulisan Terkait Kaderisasi)

              WartaTerkait

              HMP IQT UMS Gelar Pelatihan Desain Grafis untuk Asah Kreativitas Mahasiswa

              Pembelajaran PAI dengan IFP di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Semakin Interaktif

              UMS Fasilitasi ADPI KOMDA V Bahas Strategi Dana Pensiun di Tengah Krisis Global

              Mahasiswa FK UMP Praktik Pembuatan Jamu Saintifikasi di Laboratorium Herbal

              Oleh : Amrizal – Wakil Ketua MPKSDI PWM Sumut/Dosen Universitas Negeri Medan

               

              Muhammadiyah lahir bukan di ruang steril dari sejarah. Ia tumbuh di tengah penjajahan, keterbelakangan umat, dan ketimpangan sosial. Karena itu, sejak awal Muhammadiyah tidak pernah benar-benar terpisah dari politik—namun politik yang dimaksud bukanlah sekadar perebutan kekuasaan, melainkan politik nilai, politik kebangsaan, dan politik pencerahan.

              Sejarah panjang keterlibatan tokoh-tokoh Muhammadiyah dalam politik—dari sebelum kemerdekaan hingga era Reformasi—menyimpan pelajaran berharga. Bukan untuk mengagungkan masa lalu, tetapi untuk menjadi cermin bagi kader hari ini agar tidak salah jalan dan salah langkah.

               

              Politik sebagai Bagian dari Amanah Keislaman

              Dalam Islam, urusan publik tidak bisa dilepaskan dari nilai keimanan. Al-Qur’an menegaskan:

              “Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar.”(QS. Ali Imran: 104)

              Ayat ini menjadi fondasi dakwah Muhammadiyah, termasuk ketika dakwah itu bersentuhan dengan urusan kekuasaan dan kebijakan publik. Politik, dalam pandangan ini, adalah wasilah, bukan tujuan.

              Rasulullah SAW pun bersabda:

              “Sebaik-baik jihad adalah perkataan yang benar di hadapan penguasa yang zalim.” (HR. Abu Dawud)

              Inilah spirit politik Muhammadiyah: keberanian moral, bukan ambisi jabatan.

               

              Sebelum Kemerdekaan: Politik Kebangsaan Berbasis Dakwah

              Pada masa penjajahan, Muhammadiyah tidak mendirikan partai politik. Namun tokoh-tokohnya aktif dalam perjuangan kebangsaan. KH Ahmad Dahlan menanamkan kesadaran bahwa kemajuan umat adalah syarat kemerdekaan bangsa. Pendidikan, pencerahan akal, dan pembebasan dari takhayul adalah strategi politik peradaban.

              Tokoh Muhammadiyah seperti Ki Bagus Hadikusumo, KH Mas Mansur, dan Fakhruddin terlibat aktif dalam wacana kebangsaan. Mas Mansur bahkan menjadi bagian dari Empat Serangkai bersama Soekarno, Hatta, dan Ki Hajar Dewantara. Ini menunjukkan bahwa Muhammadiyah hadir di pusat sejarah, tanpa kehilangan identitas dakwahnya.

               

              Orde Lama: Masyumi dan Ideal Politik Umat

              Pasca-kemerdekaan, realitas menuntut keterlibatan politik yang lebih formal. Melalui Masyumi, banyak tokoh Muhammadiyah masuk ke arena politik negara. Mohammad Natsir, meski sering diasosiasikan dengan Persis, memiliki relasi ideologis kuat dengan Muhammadiyah. Ki Bagus Hadikusumo berperan penting dalam BPUPKI dan PPKI, bahkan dalam kompromi besar terkait dasar negara.

              Namun sejarah mencatat, idealisme sering berbenturan dengan kekuasaan. Pembubaran Masyumi pada 1960 menjadi pelajaran mahal: bahwa politik kekuasaan tanpa ruang kebebasan akan melukai dakwah. Muhammadiyah tidak memberontak, tetapi melakukan refleksi mendalam.

              KH Ahmad Azhar Basyir kemudian menegaskan:

              “Muhammadiyah tidak berpolitik praktis, tetapi berpolitik nilai.”

               

              Orde Baru: Menjaga Jarak, Merawat Pengaruh

              Di bawah Orde Baru, politik dikendalikan negara. Muhammadiyah memilih jalan sunyi: menjaga jarak dari kekuasaan, memperkuat pengaruh melalui amal usaha. Sekolah, universitas, rumah sakit, dan gerakan sosial berkembang pesat.

              Tokoh-tokoh Muhammadiyah memang ada yang masuk pemerintahan atau Golkar, tetapi itu bukan mandat organisasi. Muhammadiyah tetap berdiri sebagai kekuatan masyarakat sipil. Inilah bukti bahwa pengaruh tidak selalu lahir dari jabatan.

              Buya Syafii Maarif dengan tegas mengingatkan:

              “Jika Muhammadiyah larut dalam politik kekuasaan, maka ia akan kehilangan kekuatan moralnya.”

               

              Reformasi: PAN dan Dilema Baru

              Reformasi 1998 membuka kembali ruang politik. Amien Rais, tokoh Muhammadiyah, tampil sebagai simbol perlawanan moral terhadap otoritarianisme. Lahirnya PAN menjadi realitas sejarah yang tidak bisa dipungkiri.

              Namun Muhammadiyah bersikap tegas: PAN bukan partai Muhammadiyah. Hubungannya bersifat historis dan kultural, bukan struktural. Muhammadiyah tetap menjaga jarak yang sama dengan semua partai. Pelajaran penting di sini adalah kedewasaan. Kader boleh berpolitik, tetapi organisasi harus tetap merdeka.

               

              Hikmah Besar bagi Kader Muhammadiyah Hari Ini

              Dari seluruh perjalanan sejarah ini, ada beberapa pelajaran utama:

              1. Politik adalah amanah, bukan tujuan hidup
              2. Nilai harus memimpin kekuasaan, bukan sebaliknya
              3. Organisasi dakwah tidak boleh menjadi alat partisan
              4. Kader harus siap menang dan siap tidak dipilih
              5. Etika lebih penting daripada popularitas

              Allah SWT mengingatkan:

              “Dan janganlah kamu condong kepada orang-orang zalim, yang menyebabkan kamu disentuh api neraka.” (QS. Hud: 113)

              Ayat ini menjadi peringatan keras bagi siapa pun yang masuk ke dunia kekuasaan tanpa pegangan nilai.

               

              Berpolitik dengan Nurani

              Muhammadiyah telah membuktikan bahwa berjarak dari kekuasaan bukan berarti kehilangan pengaruh, dan masuk ke politik bukan berarti harus kehilangan integritas. Semuanya bergantung pada niat, ilmu, dan akhlak.

              Bagi kader Muhammadiyah hari ini—terutama angkatan muda—sejarah ini bukan untuk ditiru secara literal, tetapi untuk diambil hikmahnya. Zaman boleh berubah, tetapi jalan dakwah harus tetap lurus.

              Ketika politik menjadi gelap, kader Muhammadiyah harus menjadi pelita. Ketika kekuasaan memanggil, nilai harus tetap memimpin.

              Di situlah politik menemukan maknanya sebagai ibadah, dan Muhammadiyah tetap berdiri sebagai penjaga nurani bangsa.

               

              Wallahu A’lam Bish Shawab

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Anwar Abbas Ajak Bangun Persatuan Umat Dimulai dari Merawat Harmoni Keluarga

              Next Post

              Majelis Dikdasmen & PNF Kembangkan Program MGE

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              HMP IQT UMS Gelar Pelatihan Desain Grafis untuk Asah Kreativitas Mahasiswa

              24/04/2026
              BeritaMu

              Pembelajaran PAI dengan IFP di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Semakin Interaktif

              24/04/2026
              BeritaMu

              UMS Fasilitasi ADPI KOMDA V Bahas Strategi Dana Pensiun di Tengah Krisis Global

              24/04/2026
              Next Post

              Majelis Dikdasmen & PNF Kembangkan Program MGE

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Unismuh Makassar Kirim Mahasiswa ke Malaysia, Perkuat Jejaring Akademik Global

                24/04/2026

                Perkuat Literasi HAM, Mahasiswa Unismuh Makassar Didorong Jadi Agen Kemanusiaan

                24/04/2026

                Rektor UMT dan Wamen Diktisaintek Bahas Reformasi dan Penguatan PTMA

                24/04/2026

                Umsida Dorong Pengelolaan Sampah Organik di NTT Melalui Edukasi Eco Enzyme

                24/04/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (27,882)
                • Hukum Islam (1,415)
                • Kabar PTMA (3,558)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Unismuh Makassar Kirim Mahasiswa ke Malaysia, Perkuat Jejaring Akademik Global

                24/04/2026

                Perkuat Literasi HAM, Mahasiswa Unismuh Makassar Didorong Jadi Agen Kemanusiaan

                24/04/2026

                Rektor UMT dan Wamen Diktisaintek Bahas Reformasi dan Penguatan PTMA

                24/04/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In