• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Minggu, November 8, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Zuhudnya Imam An-Nawawi, Tak Tidur di Kasur Hanya Bersandar di Buku-buku

    Geng Solo dan Turbulensi Kekuasaan: Akankah Pengaruh Jokowi Bertahan?

    UMSU Perkuat LSP untuk Pemenuhan Sertifikat Lulusan

    Diikuti 800 Siswa se Sumut, Ini Pemenang UMSU NLC 2026

    Empat Mahasiswa UMSU Terpilih Menjadi Duta GenRe BKKBN Sumut 2026

    Kooridor Satwa Terputus Akibat Perkebunan Sakit, Konflik Gajah dan Warga Meningkat

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Zuhudnya Imam An-Nawawi, Tak Tidur di Kasur Hanya Bersandar di Buku-buku

      Geng Solo dan Turbulensi Kekuasaan: Akankah Pengaruh Jokowi Bertahan?

      UMSU Perkuat LSP untuk Pemenuhan Sertifikat Lulusan

      Diikuti 800 Siswa se Sumut, Ini Pemenang UMSU NLC 2026

      Empat Mahasiswa UMSU Terpilih Menjadi Duta GenRe BKKBN Sumut 2026

      Kooridor Satwa Terputus Akibat Perkebunan Sakit, Konflik Gajah dan Warga Meningkat

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Zuhudnya Imam An-Nawawi, Tak Tidur di Kasur Hanya Bersandar di Buku-buku

          Geng Solo dan Turbulensi Kekuasaan: Akankah Pengaruh Jokowi Bertahan?

          UMSU Perkuat LSP untuk Pemenuhan Sertifikat Lulusan

          Diikuti 800 Siswa se Sumut, Ini Pemenang UMSU NLC 2026

          Empat Mahasiswa UMSU Terpilih Menjadi Duta GenRe BKKBN Sumut 2026

          Kooridor Satwa Terputus Akibat Perkebunan Sakit, Konflik Gajah dan Warga Meningkat

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Zuhudnya Imam An-Nawawi, Tak Tidur di Kasur Hanya Bersandar di Buku-buku

            Geng Solo dan Turbulensi Kekuasaan: Akankah Pengaruh Jokowi Bertahan?

            UMSU Perkuat LSP untuk Pemenuhan Sertifikat Lulusan

            Diikuti 800 Siswa se Sumut, Ini Pemenang UMSU NLC 2026

            Empat Mahasiswa UMSU Terpilih Menjadi Duta GenRe BKKBN Sumut 2026

            Kooridor Satwa Terputus Akibat Perkebunan Sakit, Konflik Gajah dan Warga Meningkat

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Second Chance at Education

              admin by admin
              06/12/2025
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Konsep kesempatan kedua dalam pendidikan (second chance at education) telah lama menjadi keunggulan Amerika Serikat, berdasarkan ide sederhana yang sangat manusiawi.

              Tidak semua orang menemukan tujuan hidup atau memiliki jalur karir lurus di usia muda, oleh karena itu pintu pendidikan seharusnya selalu terbuka bagi siapa pun yang siap melangkah.

              WartaTerkait

              Zuhudnya Imam An-Nawawi, Tak Tidur di Kasur Hanya Bersandar di Buku-buku

              Geng Solo dan Turbulensi Kekuasaan: Akankah Pengaruh Jokowi Bertahan?

              UMSU Perkuat LSP untuk Pemenuhan Sertifikat Lulusan

              Diikuti 800 Siswa se Sumut, Ini Pemenang UMSU NLC 2026

              Konsep ini bukan sekadar teori, melainkan terlihat nyata dalam banyak figur publik dunia.

              Seorang mahasiswa Indonesia yang merasa terlambat di usia 25 tahun pernah mengungkapkan kegelisahannya kepada seorang profesor di Amerika, namun sang profesor menjelaskan bahwa di Amerika tidak ada kata terlambat.

              Sistem kesempatan kedua (second chance) memungkinkan orang yang berhenti kuliah untuk kembali, orang usia 40–50 tahun untuk berganti jurusan, bahkan memulai profesi baru.

              Pendidikan dipandang sebagai proses seumur hidup, bukan hanya fase muda.

              Fenomena second chance ini juga terlihat jelas dalam dunia hiburan internasional.

              Jennifer Lopez atau yang populer dengan sebutan J.Lo, misalnya, tiba-tiba mengejutkan banyak orang ketika mendapatkan pengakuan sebagai Producers Guild of America (PGA).

              J.Lo beralih profesi dari penyanyi atau aktris menjadi produser film profesional.

              Salah satu karyanya terbaru adalah film berjudul Atlas —yang tayang di Netflix, sebuah film bergenre kecerdasan buatan (AI)— yang memperlihatkan dirinya tidak takut mengeksplorasi bidang kreatif baru.

              Sedangkan seorang musisi utama dari band 30 Seconds to Mars, Jared Leto, mengukuhkan dirinya sebagai figur multitalenta.

              Selain aktif bermusik, ia diam-diam juga sebagai produser sekaligus aktor utama dalam film Tron: Ares —yang juga mengangkat tema AI.

              Menariknya, kedua musisi dari latar belakang berbeda itu sama-sama menghasilkan karya film bertema kecerdasan buatan.

              Ini menunjukkan bahwa eksplorasi karier tidak mengenal batas profesi. Ketika seseorang diberi ruang untuk belajar ulang, kemampuan mereka dapat meluas melampaui identitas awalnya.

              Fenomena semacam ini tidak hanya terjadi di Amerika. Di Eropa, seorang diva internasional bernama Adele kini memilih fokus kuliah jurusan sastra Inggris dan vakum sejenak dari dunia permusikan.

              Bagi sebagian orang, ini terdengar lucu, seorang penyanyi besar yang memilih kembali menjadi mahasiswa seperti orang biasa.

              Namun bila dipahami lebih dalam, langkah Adele ini menunjukkan bahwa minat seseorang bisa berkembang di usia matang.

              Mungkin kelak ia menjadi dosen, mungkin tidak. Yang jelas, pendidikan bukan sesuatu yang memalukan ketika ditempuh pada usia dewasa.

              Ini justru menjadi ruang untuk memperdalam diri, memperluas sudut pandang, dan menemukan jati diri baru.

              Mampukah kita?

              Pertanyaannya, mampukah Indonesia menerapkan konsep second chance education seperti ini?

              Secara budaya, Indonesia masih memiliki tantangan karena banyak masyarakat memegang pandangan bahwa jalur hidup “benar” adalah lulus SMA, masuk kuliah di usia 18 tahun, lalu bekerja.

              Stigma ini membuat banyak yang ragu mengejar kembali pendidikan di usia 30–40 tahun, meskipun mereka membutuhkan peningkatan kompetensi.

              Selain stigma, faktor ekonomi juga menjadi hambatan signifikan, mengingat biaya pendidikan tinggi di Indonesia, terutama di perguruan tinggi swasta, dapat menjadi beban besar bagi pekerja dewasa yang sudah berkeluarga.

              Meski demikian, Indonesia sebenarnya memiliki peluang yang cukup besar.

              Kebutuhan upskilling dan reskilling kini meningkat seiring perubahan ekonomi dan digitalisasi.

              Perusahaan mencari pekerja yang mampu beradaptasi, dan pekerja dewasa menyadari bahwa mereka harus memperbarui kemampuan untuk tetap relevan.

              Selain itu, perkembangan pendidikan daring, kelas hybrid, program sertifikasi singkat, hingga kursus berbasis kompetensi menjadi akses baru yang lebih fleksibel bagi orang dewasa.

              Generasi muda Indonesia juga semakin terbiasa dengan gagasan bahwa belajar tidak berhenti setelah mendapatkan gelar.

              Indonesia dapat mengambil beberapa langkah penting untuk mewujudkan konsep second chance education.

              Langkah pertama, menghapus stigma sosial tentang usia belajar melalui kampanye literasi publik agar menjadi mahasiswa pada usia 35 atau 45 dipandang wajar.

              Kedua, perguruan tinggi perlu menyediakan struktur pendidikan fleksibel seperti kelas malam, kelas akhir pekan, dan program pembelajaran campuran yang dapat diikuti pekerja.

              Ketiga, pemerintah dan industri harus menyediakan skema pembiayaan khusus untuk pekerja dewasa, serta menyelaraskan program pendidikan dengan kebutuhan nyata dunia kerja.

              Keempat, Indonesia dapat mengadopsi sistem pengakuan pengalaman kerja menjadi kredit akademik, seperti yang dilakukan banyak negara maju, sehingga pembelajar memperoleh manfaat praktis.

              Dengan perubahan kebijakan dan pergeseran pola pikir, Indonesia bukan hanya bisa mengadopsi konsep second chance education, tetapi sebenarnya sangat membutuhkannya.

              Dunia kerja yang berubah cepat, perkembangan teknologi yang pesat, dan minat manusia yang tidak statis menuntut fleksibilitas ini.

              Jika figur publik seperti J.Lo, Jared Leto, dan Adele dapat menunjukkan jalur karir yang dinamis, maka orang Indonesia pun harus mendapatkan kesempatan yang sama.

              Pendidikan tidak boleh menjadi pintu yang tertutup setelah usia muda; ia harus menjadi jalan yang selalu dapat dipilih kembali, setiap kali siap menjadi versi diri yang lebih matang.***

              Artikel Second Chance at Education pertama kali tampil pada PWMU.CO.

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Sertifikasi Guru Kemuhammadiyahan dan Pembina Ekstrakurikuler

              Next Post

              Pakar Umsida Sebut Banjir Aceh – Sumatera Penuhi Kriteria Bencana Nasional

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              Zuhudnya Imam An-Nawawi, Tak Tidur di Kasur Hanya Bersandar di Buku-buku

              08/11/2026
              BeritaMu

              Geng Solo dan Turbulensi Kekuasaan: Akankah Pengaruh Jokowi Bertahan?

              08/11/2026
              BeritaMu

              UMSU Perkuat LSP untuk Pemenuhan Sertifikat Lulusan

              08/11/2026
              Next Post

              Pakar Umsida Sebut Banjir Aceh – Sumatera Penuhi Kriteria Bencana Nasional

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Zuhudnya Imam An-Nawawi, Tak Tidur di Kasur Hanya Bersandar di Buku-buku

                08/11/2026

                Geng Solo dan Turbulensi Kekuasaan: Akankah Pengaruh Jokowi Bertahan?

                08/11/2026

                UMSU Perkuat LSP untuk Pemenuhan Sertifikat Lulusan

                08/11/2026

                Diikuti 800 Siswa se Sumut, Ini Pemenang UMSU NLC 2026

                08/11/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (30,242)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,424)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Zuhudnya Imam An-Nawawi, Tak Tidur di Kasur Hanya Bersandar di Buku-buku

                08/11/2026

                Geng Solo dan Turbulensi Kekuasaan: Akankah Pengaruh Jokowi Bertahan?

                08/11/2026

                UMSU Perkuat LSP untuk Pemenuhan Sertifikat Lulusan

                08/11/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In