• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Senin, Mei 25, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Kisah Kampung Quran Bromo: Jejak Mualaf Suku Tengger dan Harmoni di Lereng Gunung

    Rida Allah Tergantung Rida Orang Tua? Ini Penjelasan Dalil dan Kisahnya

    Waspada Judi Online, Siswa Bojonegoro Perkuat Literasi Digital Remaja

    Peluang Hapus Dosa Dua Tahun, Ini Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah Mei 2026 Beserta Syaratnya

    Napiter Nusakambangan Kini Dilatih Jadi Juru Sembelih Halal, Bekal Penting Kembali ke Masyarakat

    4.000 Siswa Ramaikan Penutupan Porseni Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Sumut Lewat Senam Kolosal Anak Indonesia Hebat

    4.000 Siswa Ramaikan Penutupan Porseni Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Sumut Lewat Senam Kolosal Anak Indonesia Hebat

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Kisah Kampung Quran Bromo: Jejak Mualaf Suku Tengger dan Harmoni di Lereng Gunung

      Rida Allah Tergantung Rida Orang Tua? Ini Penjelasan Dalil dan Kisahnya

      Waspada Judi Online, Siswa Bojonegoro Perkuat Literasi Digital Remaja

      Peluang Hapus Dosa Dua Tahun, Ini Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah Mei 2026 Beserta Syaratnya

      Napiter Nusakambangan Kini Dilatih Jadi Juru Sembelih Halal, Bekal Penting Kembali ke Masyarakat

      4.000 Siswa Ramaikan Penutupan Porseni Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Sumut Lewat Senam Kolosal Anak Indonesia Hebat

      4.000 Siswa Ramaikan Penutupan Porseni Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Sumut Lewat Senam Kolosal Anak Indonesia Hebat

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

        Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

        Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

        Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Kisah Kampung Quran Bromo: Jejak Mualaf Suku Tengger dan Harmoni di Lereng Gunung

          Rida Allah Tergantung Rida Orang Tua? Ini Penjelasan Dalil dan Kisahnya

          Waspada Judi Online, Siswa Bojonegoro Perkuat Literasi Digital Remaja

          Peluang Hapus Dosa Dua Tahun, Ini Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah Mei 2026 Beserta Syaratnya

          Napiter Nusakambangan Kini Dilatih Jadi Juru Sembelih Halal, Bekal Penting Kembali ke Masyarakat

          4.000 Siswa Ramaikan Penutupan Porseni Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Sumut Lewat Senam Kolosal Anak Indonesia Hebat

          4.000 Siswa Ramaikan Penutupan Porseni Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Sumut Lewat Senam Kolosal Anak Indonesia Hebat

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Kisah Kampung Quran Bromo: Jejak Mualaf Suku Tengger dan Harmoni di Lereng Gunung

            Rida Allah Tergantung Rida Orang Tua? Ini Penjelasan Dalil dan Kisahnya

            Waspada Judi Online, Siswa Bojonegoro Perkuat Literasi Digital Remaja

            Peluang Hapus Dosa Dua Tahun, Ini Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah Mei 2026 Beserta Syaratnya

            Napiter Nusakambangan Kini Dilatih Jadi Juru Sembelih Halal, Bekal Penting Kembali ke Masyarakat

            4.000 Siswa Ramaikan Penutupan Porseni Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Sumut Lewat Senam Kolosal Anak Indonesia Hebat

            4.000 Siswa Ramaikan Penutupan Porseni Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Sumut Lewat Senam Kolosal Anak Indonesia Hebat

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Ranting sebagai Pusat Kaderisasi: Menghidupkan Basis, Menguatkan Persyarikatan

              admin by admin
              03/09/2025
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Ranting sebagai Pusat Kaderisasi: Menghidupkan Basis, Menguatkan Persyarikatan

              Oleh: Amrizal, S.Si., M.Pd. – Wakil Ketua MPKSDI PWM Sumatera Utara/Dosen Unimed

              WartaTerkait

              Kisah Kampung Quran Bromo: Jejak Mualaf Suku Tengger dan Harmoni di Lereng Gunung

              Rida Allah Tergantung Rida Orang Tua? Ini Penjelasan Dalil dan Kisahnya

              Waspada Judi Online, Siswa Bojonegoro Perkuat Literasi Digital Remaja

              Peluang Hapus Dosa Dua Tahun, Ini Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah Mei 2026 Beserta Syaratnya

               

              Apa arti ranting dalam Muhammadiyah? Bagi sebagian orang ia mungkin kecil, tapi sejatinya ranting adalah akar yang menyalurkan kehidupan bagi seluruh pohon persyarikatan. Tanpa ranting, cabang tidak akan kuat. Tanpa ranting, wilayah akan rapuh. Tanpa ranting, pusat hanya menjadi menara gading. Ranting adalah ruang pertama tempat warga mengenal Muhammadiyah: dari masjid kampung, TPA, pengajian keluarga, hingga kegiatan sosial sederhana. Di sanalah anak-anak belajar mengaji, remaja berlatih kepemimpinan, dan pemuda menempa militansi. Karena itu, ranting harus menjadi pusat kaderisasi. Dari rantinglah kader Muhammadiyah lahir, tumbuh, dan bergerak.

              Ranting: Fondasi Muhammadiyah Sejak Awal
              Sejarah Muhammadiyah sendiri membuktikan pentingnya basis. KH Ahmad Dahlan memulai dakwah dari jamaah kecil di Kauman, Yogyakarta. Dari sana, ajaran Islam berkemajuan berkembang, menyebar ke berbagai daerah, lalu melahirkan ranting-ranting Muhammadiyah di seluruh penjuru negeri. Ranting bukan sekadar struktur administratif, bukan pula hanya tanda bahwa organisasi ada di desa atau kelurahan. Lebih dari itu, ranting adalah sekolah kader yang paling membumi. Di rantinglah kader pertama kali belajar memahami Al-Qur’an, berorganisasi, dan bekerja untuk masyarakat.

              Banyak tokoh Muhammadiyah besar lahir dari ranting yang sederhana. Dari musala kecil, dari pengajian remaja, atau dari kegiatan sosial di kampung. Inilah bukti nyata bahwa ranting adalah jantung basis gerakan.

              Mengapa Ranting Harus Jadi Pusat Kaderisasi
              Ada tiga alasan utama mengapa ranting harus ditempatkan sebagai pusat kaderisasi:
              1. Dekat dengan jamaah dan masyarakat. Ranting menjangkau umat secara langsung. Kader yang lahir dari ranting lebih mengenal realitas masyarakat, lebih membumi, dan lebih peka terhadap problem umat.
              2. Membentuk kader tahan banting. Proses kaderisasi di ranting membuat kader tidak manja. Mereka terbiasa menghadapi keterbatasan, belajar berjuang dengan sumber daya seadanya, dan tetap militan.

              3. Menjamin regenerasi berjenjang. Jika ranting kuat, cabang, daerah, wilayah, bahkan pusat akan kokoh. Tapi jika ranting lemah, rantai kaderisasi akan terputus.

              Analogi sederhana: ranting adalah akar pohon. Pohon sebesar apa pun tidak akan bertahan jika akarnya kering. Begitu pula Muhammadiyah, sebesar apa pun amal usahanya tidak akan bermakna jika ranting tidak hidup. Itulah kenapa seluruh Pimpinan, anggota, karyawan AUM, Ortom wajib untuk aktif diranting.

              Tantangan Kaderisasi di Ranting
              Meski vital, realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak ranting menghadapi tantangan serius:
               Dianggap kecil dan kurang bergengsi. Banyak kader lebih tertarik berkiprah di cabang, daerah atau wilayah, sementara ranting sepi perhatian.
               Minim kaderisasi berjenjang. Tidak semua ranting memiliki sistem kaderisasi yang rapi.
               Ketergantungan pada figur. Ada ranting yang hanya hidup karena tokoh tertentu. Ketika tokoh itu wafat atau pasif, ranting pun mati suri.
               Kurangnya dukungan dari Cabang/Daerah/wilayah. Ranting sering jalan sendiri tanpa bimbingan dan penguatan dari struktur di atasnya.

              Jika tantangan ini tidak diatasi, ranting hanya akan tinggal nama. Padahal ranting adalah akar kehidupan organisasi.

              Strategi Menghidupkan Kaderisasi Ranting
              Ada beberapa langkah strategis agar ranting kembali menjadi pusat kaderisasi:
              1. Penguatan instruktur di basis. Instruktur harus turun ke ranting, membina, dan menemani kader berproses. Bukan hanya memberi materi, tapi juga mendampingi secara berkelanjutan.
              2. Program kaderisasi yang membumi. Bentuk kegiatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat: TPA, pengajian keluarga, kegiatan remaja masjid, atau Baitul Arqam ranting. Dari aktivitas sederhana itulah kader tumbuh.
              3. Kolaborasi Ortom di ranting. IRM, NA, Pemuda Muhammadiyah, dan ‘Aisyiyah Ranting harus saling menopang. Ranting hidup jika semua ortom bergerak bersama.
              4. Regenerasi kepemimpinan. Pimpinan ranting harus memastikan regenerasi berjalan. Jangan sampai ranting berhenti karena hanya dipegang satu atau dua orang.

              5. Digitalisasi sederhana. Ranting perlu memanfaatkan media sosial untuk publikasi, komunikasi, dan dokumentasi. Hal ini membuat kaderisasi lebih relevan dengan generasi muda.

              Inspirasi dari Lapangan
              Saya sendiri pernah merasakan bagaimana ranting menjadi kawah candradimuka kader. Saya pernah menjadi ketua umum Pimpinan Ranting IRM, ketua umum Pimpinan Komisariat IMM dan ketua Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah. Dan saya juga pernah sebagai Wakil Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah. Dari ranting saya belajar berorganisasi, mengelola kegiatan sederhana, hingga memimpin orang lain. Dari pengajian kecil di masjid, diskusi diteras masjid, lahirlah militansi yang membawa saya hingga ke tingkat wilayah dan Nasional.

              Di Sumatera Utara, saya melihat ranting yang sederhana mampu melahirkan kader luar biasa. Gerakan penguatan idiologi akan semakin terasa ketika dipimpin oleh mereka yang pernah diranting. Dari kegiatan pengajian, dan dari diskusi kecil diteras masjid lahirlah aktivis IRM, IMM, hingga Pemuda Muhammadiyah. Bahkan ada yang kemudian menjadi pimpinan cabang, daerah dan wilayah. Ini membuktikan, ranting bukan tempat kecil, tapi tempat lahirnya pemimpin masa depan.

              Ranting memang tampak kecil, tapi sejatinya ranting adalah denyut kehidupan Muhammadiyah. Dari rantinglah lahir kader ideologis, pemimpin berjiwa sosial, dan generasi penerus persyarikatan.

              Jika kita ingin Muhammadiyah tetap kuat hingga ratusan tahun ke depan, jawabannya sederhana: hidupkan ranting, kuatkan kaderisasi di akar. Untuk para pimpinan, jangan lupakan ranting. Untuk para kader muda, jangan malu berproses di ranting. Untuk para karyawan Amal Usaha Muhammadiyah mari aktif diranting. Sebab di rantinglah sekolah kepemimpinan sejati itu berada. Wallahu a’lam Bish Shawab

              The post Ranting sebagai Pusat Kaderisasi: Menghidupkan Basis, Menguatkan Persyarikatan appeared first on Infomu.

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              UMSU Tuan Rumah Apresiasi Sastra Balai Bahasa Sumut​Peny Eriska

              Next Post

              Muhammadiyah Sumut, Sampaikan Himbauan Terkait Aksi Unjuk Rasa

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              Kisah Kampung Quran Bromo: Jejak Mualaf Suku Tengger dan Harmoni di Lereng Gunung

              25/05/2026
              BeritaMu

              Rida Allah Tergantung Rida Orang Tua? Ini Penjelasan Dalil dan Kisahnya

              25/05/2026
              BeritaMu

              Waspada Judi Online, Siswa Bojonegoro Perkuat Literasi Digital Remaja

              25/05/2026
              Next Post

              Muhammadiyah Sumut, Sampaikan Himbauan Terkait Aksi Unjuk Rasa

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Rida Allah Tergantung Rida Orang Tua? Ini Penjelasan Dalil dan Kisahnya

                25/05/2026

                Kisah Kampung Quran Bromo: Jejak Mualaf Suku Tengger dan Harmoni di Lereng Gunung

                25/05/2026

                Peluang Hapus Dosa Dua Tahun, Ini Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah Mei 2026 Beserta Syaratnya

                25/05/2026

                Waspada Judi Online, Siswa Bojonegoro Perkuat Literasi Digital Remaja

                25/05/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,202)
                • Hukum Islam (1,416)
                • Kabar PTMA (3,731)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Rida Allah Tergantung Rida Orang Tua? Ini Penjelasan Dalil dan Kisahnya

                25/05/2026

                Kisah Kampung Quran Bromo: Jejak Mualaf Suku Tengger dan Harmoni di Lereng Gunung

                25/05/2026

                Peluang Hapus Dosa Dua Tahun, Ini Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah Mei 2026 Beserta Syaratnya

                25/05/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In