• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Kamis, Oktober 22, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    KPK tetapkan 15 desa di Aceh sebagai percontohan antikorupsi

    Istilah-Istilah Falak Klasik (2) : الخَاصَّة / al-Khāṣṣah / Anomali Khusus

    Istilah-Istilah Falak Klasik (2) : الخَاصَّة / al-Khāṣṣah / Anomali Khusus

    Baru 9 Korporasi Tersangka Karhutla, Kemenko Polkam: Prosesnya Panjang

    Karhutla yang Tak Pernah Tamat: Ketika Api, Kuasa, dan Ketidakadilan Bertemu di Lahan

    Karhutla yang Tak Pernah Tamat: Ketika Api, Kuasa, dan Ketidakadilan Bertemu di Lahan

    MDMC Perkuat Respons Karhutla dan Kekeringan, Layani Lebih dari 589 Ribu Penerima Manfaat

    MDMC Perkuat Respons Karhutla dan Kekeringan, Layani Lebih dari 589 Ribu Penerima Manfaat

    Muhammadiyah Pacu Terobosan Pendidikan untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      KPK tetapkan 15 desa di Aceh sebagai percontohan antikorupsi

      Istilah-Istilah Falak Klasik (2) : الخَاصَّة / al-Khāṣṣah / Anomali Khusus

      Istilah-Istilah Falak Klasik (2) : الخَاصَّة / al-Khāṣṣah / Anomali Khusus

      Baru 9 Korporasi Tersangka Karhutla, Kemenko Polkam: Prosesnya Panjang

      Karhutla yang Tak Pernah Tamat: Ketika Api, Kuasa, dan Ketidakadilan Bertemu di Lahan

      Karhutla yang Tak Pernah Tamat: Ketika Api, Kuasa, dan Ketidakadilan Bertemu di Lahan

      MDMC Perkuat Respons Karhutla dan Kekeringan, Layani Lebih dari 589 Ribu Penerima Manfaat

      MDMC Perkuat Respons Karhutla dan Kekeringan, Layani Lebih dari 589 Ribu Penerima Manfaat

      Muhammadiyah Pacu Terobosan Pendidikan untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          KPK tetapkan 15 desa di Aceh sebagai percontohan antikorupsi

          Istilah-Istilah Falak Klasik (2) : الخَاصَّة / al-Khāṣṣah / Anomali Khusus

          Istilah-Istilah Falak Klasik (2) : الخَاصَّة / al-Khāṣṣah / Anomali Khusus

          Baru 9 Korporasi Tersangka Karhutla, Kemenko Polkam: Prosesnya Panjang

          Karhutla yang Tak Pernah Tamat: Ketika Api, Kuasa, dan Ketidakadilan Bertemu di Lahan

          Karhutla yang Tak Pernah Tamat: Ketika Api, Kuasa, dan Ketidakadilan Bertemu di Lahan

          MDMC Perkuat Respons Karhutla dan Kekeringan, Layani Lebih dari 589 Ribu Penerima Manfaat

          MDMC Perkuat Respons Karhutla dan Kekeringan, Layani Lebih dari 589 Ribu Penerima Manfaat

          Muhammadiyah Pacu Terobosan Pendidikan untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            KPK tetapkan 15 desa di Aceh sebagai percontohan antikorupsi

            Istilah-Istilah Falak Klasik (2) : الخَاصَّة / al-Khāṣṣah / Anomali Khusus

            Istilah-Istilah Falak Klasik (2) : الخَاصَّة / al-Khāṣṣah / Anomali Khusus

            Baru 9 Korporasi Tersangka Karhutla, Kemenko Polkam: Prosesnya Panjang

            Karhutla yang Tak Pernah Tamat: Ketika Api, Kuasa, dan Ketidakadilan Bertemu di Lahan

            Karhutla yang Tak Pernah Tamat: Ketika Api, Kuasa, dan Ketidakadilan Bertemu di Lahan

            MDMC Perkuat Respons Karhutla dan Kekeringan, Layani Lebih dari 589 Ribu Penerima Manfaat

            MDMC Perkuat Respons Karhutla dan Kekeringan, Layani Lebih dari 589 Ribu Penerima Manfaat

            Muhammadiyah Pacu Terobosan Pendidikan untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Teologi Pembebasan Kholid Miqdar

              by
              09/02/2025
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Teologi Pembebasan Kholid Miqdar

              Oleh: Muhammad Fikri Hidayattullah (Dosen Artificial Intelligence Politeknik Harapan Bersama)

              WartaTerkait

              KPK tetapkan 15 desa di Aceh sebagai percontohan antikorupsi

              Istilah-Istilah Falak Klasik (2) : الخَاصَّة / al-Khāṣṣah / Anomali Khusus

              Baru 9 Korporasi Tersangka Karhutla, Kemenko Polkam: Prosesnya Panjang

              Karhutla yang Tak Pernah Tamat: Ketika Api, Kuasa, dan Ketidakadilan Bertemu di Lahan

              PWMJATENG.COM – Di tengah hiruk-pikuk pagar laut yang menghebohkan, publik Indonesia dibuat terkesima oleh seorang lelaki paruh baya dengan penampilan sederhana bernama Kholid Miqdar. Beliau merupakan nelayan dari Desa Kronjo, Kecamatan Pontang, Serang, Banten. Banyak pihak yang sama sekali tidak menduga sosok nelayan yang sehari-hari hidup melaut mampu memiliki wawasan intelektual yang cukup solid. Kholid pertama kali dikenal luas oleh publik ketika tampil di salah satu acara televisi yang membahas mengenai isu pagar laut. Dirinya dengan piawai menyusun kata dan merangkainya dalam argumen yang terstruktur ketika menolak pagar laut di area perairan Tangerang. 

              Penolakan Kholid terhadap pagar laut tersebut semata merupakan sebuah pembelaan terhadap nasib kawan-kawannya sesama nelayan sekaligus perlawanan terhadap korporasi. Bahkan Kholid pernah menyampaikan siap berjuang melawan korporasi dan mengkoordinir perlawanan dengan mengerahkan masyarakat Banten jika negara tidak kunjung mengambil tindakan. Begitu setidaknya klaim yang disampaikannya pada beberapa kesempatan.

              Kholid yang kini telah menjelma menjadi ikon perjuangan para nelayan dan masyarakat tertindas dalam melawan kuasa oligarki memang sangat unik. Selain karena wawasannya yang luas, sisi religiusitasnya juga menarik untuk dikaji. Berkali-kali Kholid menyampaikan bahwa perjuangannya dilandaskan atas keimanan kepada Allah SWT. Landasan keimanan tersebut menjadi modal utamanya untuk melawan kuasa modal para oligarki. Keimanan yang menumbuhkan keberanian sekaligus melahirkan perjuangan tanpa tendensi politik tertentu.

              Pada sesi diskusi dengan Mahesa al-Bantani, Kholid menyatakan bahwa secara kasat mata yang dilawannya adalah raksasa (oligarki), namun dalam pandangan aqidah dan keimanan para oligarki ini bukan siapa-siapa, sama-sama makhluk. Untuk itulah, Kholid mengajak kepada rekan-rekan seperjuangannya agar menjadikan landasan aqidah sebagai modal utama dalam perjuangan. Aqidah yang kuat akan menumbuhkan keberanian tanpa rasa takut terhadap makhluk.

              Pada momen lain Kholid Miqdar sempat ditanya, kenapa sebagai seorang nelayan begitu berani mengungkap masalah pagar laut yang menyebabkan dirinya harus mendapatkan ancaman dan tekanan dari berbagai pihak. Jawaban Kholid masih sama, tidak berubah. Dengan penuh percaya diri beliau mengatakan, “Kan sudah saya bilang, selain Tuhan Yang Maha Esa (Allah SWT) semua kekuasaan yang ada di muka bumi ini (akan) lenyap dan punah. Harta, ketenaran, kehebatan, kesaktian dan kekuasaan selain dari Allah (akan) punah. …. Bagi saya kematian itu seperti telur yang menetas. Ketika saya mati berarti saya telah berpindah ke alam yang lebih luas, tidak terkungkung lagi oleh jasad.”

              Baca juga, Kiat-Kiat Memanfaatkan AI dalam Penulisan Artikel dengan Tetap Mengedepankan Etika Jurnalistik

              Fenomena perjuangan Kholid ini mengingatkan kita kepada Gustavo Gutiérrez, seorang teolog Katolik asal Peru. Beliau menulis sebuah buku berjudul A Theology of Liberation: History, Politics, and Salvation. Gutiérrez memiliki jasa besar dalam menyusun gagasan teologi yang berorientasi pada perjuangan sosial dengan lebih sistematis. Teologi inilah yang kemudian dikenal dengan istilah teologi pembebasan.

              Teologi pembebasan lahir sebagai aliran pemikiran teologis yang menekankan pembelaan terhadap kaum miskin dan tertindas. Teologi ini berkembang pada tahun 1960-an dan 1970-an sebagai respons terhadap ketidakadilan sosial, kemiskinan, serta penindasan politik yang melanda banyak negara Amerika Latin. Pada tahun 1966 di Argentina terbentuk organisasi Sacerdotes para el Tercer Mundo (Romo-Romo untuk Dunia Ketiga). Di Peru lahir Organisasi Nasional untuk Integrasi Sosial (ONIS) pada tahun 1968. Golconda muncul di Kolumbia pada tahun 1968 juga. Sementara orang-orang awam yang melibatkan diri dalam gerakan perjuangan rakyat pun semakin bertambah. Mereka menafsirkan ulang Injil sesuai dengan praktik-praktik kehidupan nyata mereka, dan menemukan bahwa Marxisme merupakan suatu kunci untuk memahami kenyataan yang mereka hadapi dan sebagai panduan bagi aksi-aksi pembebasan.

              Penggunaan metode analisis sosial Marxisme dalam teologi pembebasan untuk memahami ketimpangan ekonomi, eksploitasi kelas, dan struktur sosial yang menindas mengakibatkan teologi ini mendapatkan penentangan dari sejumlah pihak, tak terkecuali beberapa gereja konservatif. Meskipun para teolog pembebasan menegaskan bahwa mereka tetap berlandaskan iman Kristen. Mereka tidak mengadopsi Marxisme secara keseluruhan, terutama aspek materialisme ateistik dan penolakan terhadap agama. Di sisi lain gejala ini juga memunculkan syak wasangka para penganut ideologi Marx. Jangan-jangan itu semua hanya ‘muslihat’ gereja dalam rangka menahan laju serbuan komunisme. Di mana pada saat bersamaan Marxisme-Komunisme merupakan musuh gereja.

              Ada sebuah pertanyaan fundamental, jenis Marxisme macam mana yang diadopsi oleh para teolog pembebasan ini? Michael Löwy dalam bukunya Marxisme et Théologie de la Libération menyebutkan bahwa referensi yang digunakan para teolog pembebasan bukan buku-buku teks dialektika materialisme ala Soviet, juga bukan dari Partai-Partai Komunis di Amerika Latin. Mereka lebih tertarik dengan Marxisme Barat yang sering disebut Neo Marxisme.

              ‘Teologi Pembebasan’ ala Kholid Miqdar nampaknya tidak menggunakan analisis Marxisme. Murni dibangun atas kesadaran agama. Sebagaimana halnya teologi al-Ma’un yang dikembangkan di Muhammadiyah untuk kepentingan filantropis. Motivasi perjuangan Kholid malah ada kemiripan dengan gagasan Kiri Islam (al-yasar al-Islami) Hasan Hanafi. Kholid mengatakan bahwa pada hakikatnya manusia itu adalah wujud tungal. Diamnya seorang insan dalam cahaya (kesucian) mampu menampung seluruh sifat Allah. Setelah sifat-sifat Allah tertampung, selanjutnya adalah mempraktikkan seluruh sifat Allah tersebut di atas permukaan bumi. Pandangan semacam ini sangat relevan dengan gagasan Hasan Hanafi. Hasan Hanafi memiliki pandangan bahwa sebagai seorang yang beriman kepada asma’ul husna yang di antaranya adalah al-‘Adl (Allah Maha Adil), maka bentuk realisasi keimanannya adalah menegakkan keadilan sosial di tengah kehidupan manusia. Gagasan ini tentu berbeda jauh dengan sikap sebagian orang yang lebih mementingkan nafsu memperdebatkan asma’ dan sifat Allah dibanding merealisasikannya dalam kehidupan nyata.

              Ass Editor : Ahmad; Editor : M Taufiq Ulinuha

              The post Teologi Pembebasan Kholid Miqdar appeared first on Muhammadiyah Jateng.

              muhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              IMM Malang Raya Gelar Pelatihan Mubaligh Mahasiswa, Cetak Dai Muda Berkompeten!

              Next Post

              Empat Kompetensi Dasar Kader Muhammdiyah

              InfoLain

              BeritaMu

              KPK tetapkan 15 desa di Aceh sebagai percontohan antikorupsi

              22/10/2026
              Istilah-Istilah Falak Klasik (2) : الخَاصَّة / al-Khāṣṣah / Anomali Khusus
              BeritaMu

              Istilah-Istilah Falak Klasik (2) : الخَاصَّة / al-Khāṣṣah / Anomali Khusus

              22/10/2026
              BeritaMu

              Baru 9 Korporasi Tersangka Karhutla, Kemenko Polkam: Prosesnya Panjang

              22/10/2026
              Next Post

              Empat Kompetensi Dasar Kader Muhammdiyah

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                KPK tetapkan 15 desa di Aceh sebagai percontohan antikorupsi

                22/10/2026
                Istilah-Istilah Falak Klasik (2) : الخَاصَّة / al-Khāṣṣah / Anomali Khusus

                Istilah-Istilah Falak Klasik (2) : الخَاصَّة / al-Khāṣṣah / Anomali Khusus

                22/10/2026

                Baru 9 Korporasi Tersangka Karhutla, Kemenko Polkam: Prosesnya Panjang

                22/10/2026
                Karhutla yang Tak Pernah Tamat: Ketika Api, Kuasa, dan Ketidakadilan Bertemu di Lahan

                Karhutla yang Tak Pernah Tamat: Ketika Api, Kuasa, dan Ketidakadilan Bertemu di Lahan

                22/10/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,922)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,345)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                KPK tetapkan 15 desa di Aceh sebagai percontohan antikorupsi

                22/10/2026
                Istilah-Istilah Falak Klasik (2) : الخَاصَّة / al-Khāṣṣah / Anomali Khusus

                Istilah-Istilah Falak Klasik (2) : الخَاصَّة / al-Khāṣṣah / Anomali Khusus

                22/10/2026

                Baru 9 Korporasi Tersangka Karhutla, Kemenko Polkam: Prosesnya Panjang

                22/10/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In