PDA Kota Medan Perkuat Kompetensi Guru TK ABA/RA Hadapi Tantangan Era Modern
INFOMU.CO, MEDAN – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Medan melalui Majelis Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah (PAUD Dasmen) PDA Kota Medan menggelar Pelatihan kepada 90 Guru TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA)/Raudhatul Athfal (RA) se-Kota Medan, Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Antares, Jalan Sisingamangaraja, Medan, ini mengangkat tema “Meningkatkan Kompetensi dan Profesionalisme Guru TK ABA/RA ‘Aisyiyah se-Kota Medan dalam Menghadapi Era Modern.”
Pelatihan ini menjadi wadah pengembangan kapasitas guru dalam menghadapi tantangan pendidikan anak usia dini serta pengelolaan lembaga PAUD di era modern. Sebanyak 90 peserta yang terdiri atas kepala sekolah dan guru dari 38 TK ABA serta 3 RA se-Kota Medan mengikuti kegiatan tersebut.
Hadir dalam kegiatan ini Ketua PDA Kota Medan Kholisani Nasution, S.Pd., Sekretaris PDA Kota Medan Hidayati, S.Sos., M.I.Kom, Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Ismail Marzuki Siregar, S.Pd., M.AP., Ketua Majelis PAUD Dasmen PDA Kota Medan Fitri Wijayawati, S.Psi., M.Pd., Ketua Panitia Dian Setyorini, S.E., M.M., serta jajaran Majelis PAUD Dasmen tingkat daerah, cabang, dan ranting.
Ketua Panitia Dian Setyorini menyampaikan, pelatihan tersebut menghadirkan tiga materi utama, yakni penguatan literasi dan numerasi pada anak usia dini, tata kelola Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) PAUD, serta strategi pemasaran dan pengembangan lembaga termasuk personal branding bagi guru dan kepala sekolah.
Ia berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial atau menambah wawasan peserta, tetapi juga menjadi momentum perubahan untuk meningkatkan kualitas masing-masing satuan pendidikan.
Sementara itu, Ketua Majelis PAUD Dasmen PDA Kota Medan Fitri Wijayawati menegaskan bahwa peningkatan kualitas guru menjadi kebutuhan penting di tengah persaingan lembaga pendidikan yang semakin kompetitif.
Menurutnya, pengembangan lembaga tidak cukup hanya melalui pembenahan sarana dan prasarana, tetapi harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
Ia juga menyoroti pentingnya personal branding agar TK ABA mampu memperkenalkan keunggulan dan kualitas pendidikannya kepada masyarakat.
“Persaingan saat ini bukan hanya persaingan secara fisik, tetapi juga kualitas. Karena itu, kita harus terus meningkatkan kualitas guru-guru,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Ismail Marzuki Siregar mengajak para guru menjadi agen perubahan dalam dunia pendidikan. Ia menilai pelatihan merupakan sarana penting untuk memperluas wawasan, berbagi pengalaman, dan meningkatkan inovasi pembelajaran.
Ia juga mendorong setiap lembaga TK ABA memiliki keunggulan dan nilai jual yang jelas sehingga mampu menarik kepercayaan masyarakat. Menurutnya, sekolah perlu memiliki program unggulan yang dapat ditawarkan kepada orang tua, bukan hanya mengandalkan fasilitas bangunan.
Ismail turut menekankan pentingnya pembelajaran yang menghadirkan tiga unsur, yakni mindful, meaningful, dan joyful learning. Pembelajaran harus membuat anak hadir secara utuh, memperoleh pengalaman yang bermakna, serta merasa senang selama mengikuti kegiatan belajar.
“Kalau anak merasa senang di sekolah, bahkan bertanya kepada orang tuanya kapan bisa kembali ke sekolah, itu menjadi salah satu tanda bahwa pembelajaran yang diberikan sudah memberikan pengalaman positif,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua PDA Kota Medan Kholisani Nasution mengingatkan bahwa profesi guru merupakan bagian dari dakwah ‘Aisyiyah melalui jalur pendidikan. Karena itu, guru TK ABA diharapkan memiliki kompetensi, keikhlasan, dan profesionalisme dalam mendidik generasi sejak usia dini.
Menurutnya, guru tidak cukup hanya hadir secara fisik di ruang kelas, tetapi juga harus menghadirkan hati dan jiwa dalam mendampingi anak-anak.
Kholisani juga mengajak seluruh guru menjadikan TK ABA sebagai lembaga pendidikan yang ramah anak, menyenangkan, dan mampu menjadi pilihan masyarakat.
Melalui pelatihan ini, Majelis PAUD Dasmen PDA Kota Medan berharap kompetensi guru semakin meningkat, pengelolaan lembaga semakin profesional, serta TK ABA dan RA di Kota Medan semakin berkembang dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan pendidikan era modern. (AH/bess)










