OIF UMSU dan UniSZA Malaysia Gelar Simposium Internasional, Perkuat Riset dan Pendidikan Falak Serumpun
INFOMU.CO | Medan — Observatorium Ilmu Falak (OIF) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali memperkuat jejaring internasional melalui kolaborasi bersama Kelab Astronomi UniSZA (KASTRO) Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA) Malaysia. Kegiatan bertajuk International Astronomy and Falak Colloquium: Learning, Innovation, and Network of Knowledge dengan subjudul Bilateral Academic Colloquium & Astronomy Exchange ini sukses diselenggarakan pada hari pertama, Jumat (16 Oktober 2026 / 5 Jumadilawal 1448 H) di Kampus Utama UMSU.
Acara pembukaan dan sesi utama menghadirkan para pakar terkemuka di bidang astronomi dan ilmu falak. Sesi Keynote Speech diisi oleh Prof. Madya Dr. Roslan Bin Umar (UniSZA) yang membahas perkembangan, pendidikan, dan penerbitan berimpak tinggi dalam astronomi di UniSZA, serta Assoc. Prof. Dr. Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar, M.A.
Simposium internasional itu dibuka Wakil Rektor UMSU Dr. Marah Doli Nasution dilanjutkan dengan pertukaran cinderamata antar dua perguruan tinggi serumpun.
Simposium Riset Falak Gabungan
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Joint Falak Research Symposium yang memaparkan berbagai inovasi akademik dari dosen dan mahasiswa kedua institusi, di antaranya:
Dr. Sharifah Nurul Aisyah (UniSZA): Memperkasa Pendidikan Astronomi Islam di Media Sosial.
Ahmad Lutfi Afifi (S3 UniSZA): Penggunaan AI dalam Pencerapan Hilal: Pengenalan kepada MySIGHT.
Hilman Shahmeer (S2 UniSZA): Kesan Cuaca Terhadap Kenampakan Hilal.
Aisyah Binti Tajuddin (S2 UniSZA): Mempertingkat Kualiti Imej Anak Bulan Melalui Gabungan Teknik Pemprosesan Imej.
Pertukaran Pemuda Falak (Falak Youth Exchange)
Selepas istirahat siang dan Shalat Jumat, acara berlanjut dengan sesi Falak Youth Exchange yang menjadi wadah kolaborasi aktif antara OIF UMSU, KASTRO, dan Prodi Ilmu Falak UMSU. Para mahasiswa tampil memaparkan riset dan aktivitas pengamatan mereka, seperti Nur Fatimah (Cultivating The Seeds of Astronomy in Young Minds), Delaila (From Naked Eye to Digital Sky: Perkembangan Cerapan Hilal di Malaysia), Nur Ain Insyirah (Perkembangan Ilmu Falak di Terengganu), serta perwakilan mahasiswa UMSU Randi dan Rival.
Sesi Silang Budaya dan Penutupan
Menjelang sore hari, suasana kolokium semakin cair melalui Cultural Session (Silang Budaya). Mahasiswa UMSU dan UniSZA menampilkan berbagai topik menarik, mulai dari Islamic Astronomy Love Language oleh Dimas Ardana, Literasi Sastra Etno-Astronomi oleh Najwa, hingga sesi diskusi interaktif Sembang Serumpun dan kuis kebudayaan via Kahoot yang dipandu oleh Athirah Binti Mohamad Khalid (UniSZA).
Acara hari pertama ditutup dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang kuis interaktif serta sesi foto bersama pimpinan (termasuk Dr. Roslan dan Pak Arwin) beserta seluruh mahasiswa dengan mengenakan pakaian tradisional kebanggaan masing-masing negara.
Kegiatan kerjasama OIFUMSU – UniSA berlangsung dua hari. Hari pertama di Kampus Utama Jln Muhtar Basri sedangkan hari kedua berkangsung di markas OIF UMSU Gedung Pascasarjana Lt-7 Jln Panglima Denai, Medan. (Syaifulh)






