• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sabtu, September 12, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Masjid Perlu Menjadi Ruang yang Menarik bagi Generasi Z

    Haedar Nashir Tegaskan Jalan Muhammadiyah, Membangun Tanpa Merusak

    Menavigasi Epistemologi Wakaf Saham Syariah: Refleksi Fiqh Kontemporer dan Komparasi Global di Pasar Modal Modern

    Menavigasi Epistemologi Wakaf Saham Syariah: Refleksi Fiqh Kontemporer dan Komparasi Global di Pasar Modal Modern

    Doa dan Harapan untuk Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

    Amar Makruf dan Nahi Mungkar: Beriringan dalam Kebaikan, Berani Menghadapi Kemungkaran

    Workshop Guru Seni Budaya Muhammadiyah se-Sumatera Utara Digelar, Dorong Kompetensi dan Kreativitas

    Workshop Guru Seni Budaya Muhammadiyah se-Sumatera Utara Digelar, Dorong Kompetensi dan Kreativitas

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Masjid Perlu Menjadi Ruang yang Menarik bagi Generasi Z

      Haedar Nashir Tegaskan Jalan Muhammadiyah, Membangun Tanpa Merusak

      Menavigasi Epistemologi Wakaf Saham Syariah: Refleksi Fiqh Kontemporer dan Komparasi Global di Pasar Modal Modern

      Menavigasi Epistemologi Wakaf Saham Syariah: Refleksi Fiqh Kontemporer dan Komparasi Global di Pasar Modal Modern

      Doa dan Harapan untuk Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

      Amar Makruf dan Nahi Mungkar: Beriringan dalam Kebaikan, Berani Menghadapi Kemungkaran

      Workshop Guru Seni Budaya Muhammadiyah se-Sumatera Utara Digelar, Dorong Kompetensi dan Kreativitas

      Workshop Guru Seni Budaya Muhammadiyah se-Sumatera Utara Digelar, Dorong Kompetensi dan Kreativitas

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Masjid Perlu Menjadi Ruang yang Menarik bagi Generasi Z

          Haedar Nashir Tegaskan Jalan Muhammadiyah, Membangun Tanpa Merusak

          Menavigasi Epistemologi Wakaf Saham Syariah: Refleksi Fiqh Kontemporer dan Komparasi Global di Pasar Modal Modern

          Menavigasi Epistemologi Wakaf Saham Syariah: Refleksi Fiqh Kontemporer dan Komparasi Global di Pasar Modal Modern

          Doa dan Harapan untuk Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

          Amar Makruf dan Nahi Mungkar: Beriringan dalam Kebaikan, Berani Menghadapi Kemungkaran

          Workshop Guru Seni Budaya Muhammadiyah se-Sumatera Utara Digelar, Dorong Kompetensi dan Kreativitas

          Workshop Guru Seni Budaya Muhammadiyah se-Sumatera Utara Digelar, Dorong Kompetensi dan Kreativitas

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Masjid Perlu Menjadi Ruang yang Menarik bagi Generasi Z

            Haedar Nashir Tegaskan Jalan Muhammadiyah, Membangun Tanpa Merusak

            Menavigasi Epistemologi Wakaf Saham Syariah: Refleksi Fiqh Kontemporer dan Komparasi Global di Pasar Modal Modern

            Menavigasi Epistemologi Wakaf Saham Syariah: Refleksi Fiqh Kontemporer dan Komparasi Global di Pasar Modal Modern

            Doa dan Harapan untuk Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

            Amar Makruf dan Nahi Mungkar: Beriringan dalam Kebaikan, Berani Menghadapi Kemungkaran

            Workshop Guru Seni Budaya Muhammadiyah se-Sumatera Utara Digelar, Dorong Kompetensi dan Kreativitas

            Workshop Guru Seni Budaya Muhammadiyah se-Sumatera Utara Digelar, Dorong Kompetensi dan Kreativitas

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Bukan Sekadar Logo, Haedar Ungkap Filosofi Daun Kelor di Tanwir dan Milad ke-114

              admin by admin
              12/09/2026
              in BeritaMu
              0
              Bukan Sekadar Logo, Haedar Ungkap Filosofi Daun Kelor di Tanwir dan Milad ke-114
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Bukan Sekadar Logo, Haedar Ungkap Filosofi Daun Kelor di Tanwir dan Milad ke-114

               

              INFOMU.CO |  Yogyakarta – Menampilkan corak postmodern dengan simbol daun kelor, Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah tidak sekadar menjadi identitas visual.

              WartaTerkait

              Masjid Perlu Menjadi Ruang yang Menarik bagi Generasi Z

              Haedar Nashir Tegaskan Jalan Muhammadiyah, Membangun Tanpa Merusak

              Menavigasi Epistemologi Wakaf Saham Syariah: Refleksi Fiqh Kontemporer dan Komparasi Global di Pasar Modal Modern

              Doa dan Harapan untuk Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

              Di balik bentuk dan estetika yang ditampilkan, logo tersebut menyimpan nilai, gagasan, serta filosofi yang merepresentasikan perjalanan dan karakter gerakan Muhammadiyah.

              Hal itu disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, dalam acara peluncuran Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta pada Sabtu pagi (12/9).

              Menurut Haedar, estetika dalam sebuah simbol tidak dapat dipisahkan dari nilai dan makna yang terkandung di dalamnya. Karena itu, logo tidak semestinya hanya dipandang sebagai ornamen visual, melainkan juga sebagai medium untuk memahami gagasan yang lebih luas.

              “Bila hidup kita ini punya nilai, makna, dan estetika, maka akan banyak kekayaan atau khazanah yang bisa kita raih, kita peroleh,” ujar Haedar.

              Haedar menjelaskan pemilihan daun kelor sebagai simbol utama dalam logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah. Daun kelor dipilih karena merupakan tanaman yang tumbuh subur di Indonesia, termasuk di Palu, Sulawesi Tengah, lokasi penyelenggaraan Tanwir Muhammadiyah 2026.

              Dalam konteks tersebut, Haedar menyebut daun kelor sebagai miracle tree atau pohon ajaib. Sebutan itu, menurutnya, tidak hanya menggambarkan manfaat tanaman kelor, tetapi juga dapat dimaknai melalui sejumlah filosofi yang relevan dengan karakter dan arah gerakan Muhammadiyah.

              Pertama, makna kesederhanaan dan ketangguhan. Haedar menjelaskan bahwa pohon kelor merupakan tanaman yang sederhana sekaligus tangguh. Tanaman tersebut dapat tumbuh di berbagai kondisi dan tempat, bahkan tidak membutuhkan perawatan yang rumit untuk dapat bertahan hidup.

              Karakter tersebut, menurut Haedar, relevan dengan semangat gerakan Muhammadiyah yang harus mampu membangun kesederhanaan tanpa kehilangan nilai dan orientasi.

              “Dalam konteks pergerakan kita maupun di Tanwir dan Milad ini harus mampu menjadi momentum kita memperkuat kesederhanaan yang punya value, punya tema. Bukan kesederhanaan sebagai populisme,” jelasnya.

              Kedua, keluasan wawasan dan pergerakan. Haedar kemudian mengaitkan daun kelor dengan pepatah kuno yang dikenal luas, “dunia tak selebar daun kelor”. Ungkapan tersebut justru menjadi pintu masuk untuk memaknai daun kelor sebagai simbol keluasan.

              “Daun kelor memiliki arti keluasan yang bermakna akan keluasan wawasan, keluasan pikiran, keluasan pergaulan, dan keluasan jelajah pergerakan kita,” terang Haedar.

              Ketiga, kesejahteraan dan kemakmuran. Daun kelor juga dimaknai sebagai simbol kemakmuran karena memiliki manfaat nyata bagi kehidupan. Haedar menggambarkan bagaimana daun kelor dapat diolah menjadi berbagai makanan khas Nusantara yang tidak hanya lezat, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.

              “Pohon kelor adalah pohon keajaiban karena dia adalah lambang kesejahteraan dan memakmurkan,” ucapnya.

              Lebih jauh, Haedar mengajak seluruh warga Persyarikatan, hingga tingkatan pimpinan di berbagai tingkatan untuk melakukan “mi’raj pikiran”. Istilah tersebut digunakan untuk menggambarkan proses melampaui pembacaan simbol secara lahiriah menuju pemahaman yang lebih mendalam. Dalam konteks itu, Haedar menjelaskan tiga pendekatan dalam filsafat makna (the philosophy of meaning).

              Pertama, pendekatan filsafat bahasa yang berkaitan dengan makna referensial. Melalui pendekatan ini, warga Muhammadiyah diajak melihat lebih jauh makna yang berada di balik bentuk atau simbol yang dikreasikan.

              Kedua, pendekatan ideasional yang memandang bahwa sebuah simbol lahir dari ide dan gagasan. Menurut Haedar, kemampuan membaca simbol sangat berkaitan dengan kemampuan melahirkan gagasan.

              “Mereka yang banyak gagasannya, mereka itulah yang bisa melahirkan banyak simbol dan bisa memaknai simbolnya. Sebaliknya, mereka yang tidak ada gagasan dialah yang tidak bisa membaca simbol,” kata Haedar.

              Ketiga, pendekatan eksistensialisme yang melihat Muhammadiyah sebagai eksistensi gerakan Islam (Islamic Movement) yang di dalamnya menyertai esensi pencerahan. Di poin ketiganya ini, ia kemudian mengaitkan dengan teori filsafat eksistensialisme teistik yang memandang manusia sebagai makhluk yang memiliki kebebasan sekaligus tanggung jawab dalam menjalani eksistensinya namun tidak terlepas dari urusan agama dan tuhannya.

              “Dan iman adalah penghubung antara eksistensi manusia dengan Tuhannya,” tegasnya.

              Diakhir Haedar kembali menekankan pentingnya menjaga identitas organisasi (organizational identity). Identitas tersebut menjadi salah satu kunci agar Muhammadiyah mampu mempertahankan kekuatan, ketahanan, sekaligus relevansinya setelah lebih dari satu abad berkiprah.

              Mengacu pada teori identitas organisasi Albert dan Whetten, Haedar menjelaskan setidaknya terdapat tiga unsur utama yang harus dimiliki sebuah organisasi.

              Pertama, nilai pokok atau sentral (central), yakni nilai yang menjadi inti pokok organisasi yaitu Al Islam. Kedua, nilai yang abadi dan berkelanjutan (enduring), sehingga identitas organisasi tidak mudah berubah oleh pergantian zaman. Ketiga, nilai pembeda (distinctive) yang membuat organisasi memiliki karakter khas dibandingkan organisasi lainnya.

              “Organisasi harus punya identitas yang nilainya harus shalihun fi kulli zaman wa makan. Artinya, harus bisa adaptif terhadap perkembangan zaman dan keadaan,” pesannya.

              Karena itu, Haedar mengingatkan agar Muhammadiyah terus merawat nilai-nilai dasarnya sembari terus membuka dan mengikuti perubahan zaman. Dalam konteks ini yang perlu ditekankan adalah bahwa kemajuan tidak berarti kehilangan identitas, sebagaimana mempertahankan identitas tidak berarti menutup diri dari perkembangan zaman.

              Ia menegaskan, Muhammadiyah harus terus memiliki pikiran, sikap, sumber daya, dan perspektif Islam yang maju. Seluruh elemen Persyarikatan perlu merawat nilai-nilai tersebut agar Muhammadiyah tetap menjadi gerakan yang memiliki value, sekaligus mampu menghadirkan estetika yang bermakna. (muhammadiyah or.id)

              Unduh Logo Tanwir dan Milad ke 114 Muhammadiyah di sini

               

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Hakim Pakai AI Buat Putusan Peradilan, Guru Besar UMS Ingatkan Etika

              Next Post

              UMSU Terima Tiga Paten dari Pusat Pengelolaan JKekayaan Intelektual RI

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              Masjid Perlu Menjadi Ruang yang Menarik bagi Generasi Z

              12/09/2026
              BeritaMu

              Haedar Nashir Tegaskan Jalan Muhammadiyah, Membangun Tanpa Merusak

              12/09/2026
              Menavigasi Epistemologi Wakaf Saham Syariah: Refleksi Fiqh Kontemporer dan Komparasi Global di Pasar Modal Modern
              BeritaMu

              Menavigasi Epistemologi Wakaf Saham Syariah: Refleksi Fiqh Kontemporer dan Komparasi Global di Pasar Modal Modern

              12/09/2026
              Next Post

              UMSU Terima Tiga Paten dari Pusat Pengelolaan JKekayaan Intelektual RI

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Masjid Perlu Menjadi Ruang yang Menarik bagi Generasi Z

                12/09/2026

                Haedar Nashir Tegaskan Jalan Muhammadiyah, Membangun Tanpa Merusak

                12/09/2026
                Menavigasi Epistemologi Wakaf Saham Syariah: Refleksi Fiqh Kontemporer dan Komparasi Global di Pasar Modal Modern

                Menavigasi Epistemologi Wakaf Saham Syariah: Refleksi Fiqh Kontemporer dan Komparasi Global di Pasar Modal Modern

                12/09/2026

                Doa dan Harapan untuk Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

                12/09/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,410)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,197)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Masjid Perlu Menjadi Ruang yang Menarik bagi Generasi Z

                12/09/2026

                Haedar Nashir Tegaskan Jalan Muhammadiyah, Membangun Tanpa Merusak

                12/09/2026
                Menavigasi Epistemologi Wakaf Saham Syariah: Refleksi Fiqh Kontemporer dan Komparasi Global di Pasar Modal Modern

                Menavigasi Epistemologi Wakaf Saham Syariah: Refleksi Fiqh Kontemporer dan Komparasi Global di Pasar Modal Modern

                12/09/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In