Kurangi Limbah Rumah Tangga, Mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Sibolga Inisiasi Workshop Lilin Aromaterapi
INFOMU.CO | Batu – Sebagai bentuk pengabdian masyarakat dalam mengolah limbah rumah tangga menjadi produk bernilai guna, Kelompok 81 Kuliah Kerja Nyata (KKN) menggelar Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan bernilai pemberdayaan ini melibatkan peran aktif dua mahasiswa dari STIT Muhammadiyah Sibolga – Tapanuli Tengah, yaitu Dian Handayani Pasaribu dan Febrianty Diva. Keduanya turut mengedukasi warga dalam memanfaatkan limbah minyak goreng bekas agar tidak mencemari lingkungan sekaligus membuka peluang wirausaha desa.
Workshop tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Sidomulyo H. Subadri, S.T., Ketua PKK Yuliastuti Mahaningsih, S.Pd., Kepala Dusun Tinjomoyo RW 01 Sugianto, serta Ketua PCM Desa Sidomulyo Puriadi. Hadir pula jajaran perangkat desa dan ibu-ibu perwakilan dari berbagai dusun di Desa Sidomulyo.
Dalam sesi pelatihan, para peserta diajak melatih keterampilan secara langsung (hands-on), mulai dari proses penyaringan minyak jelantah, pengolahan bahan, hingga penambahan aroma terapi. Produk lilin ini dirancang agar dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari maupun dikembangkan menjadi produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kepala Desa Sidomulyo, H. Subadri, S.T., memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan kontribusi mahasiswa KKN dalam menghadirkan solusi lingkungan yang solutif.
“Workshop lilin aromaterapi ini sangat bermanfaat untuk jangka panjang karena bisa memanfaatkan limbah minyak jelantah menjadi lilin yang bisa dimanfaatkan, khususnya oleh warga Desa Sidomulyo,” tutur H. Subadri.
Melalui program KKN ini, tim Kelompok 81 bersama mahasiswa STIT Muhammadiyah Sibolga-Tapteng berharap keterampilan yang dibagikan dapat diterapkan secara mandiri oleh masyarakat. Selain menekan pencemaran limbah cair rumah tangga, inovasi ini menjadi bukti nyata peran akademis Muhammadiyah dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa. (agus fadli )



