SatuMu Diperluas ke Serdang Bedagai, Agen dan Verifikator Diminta Segera Aktif
INFOMU.CO, Serdang Bedagai – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara terus memperkuat digitalisasi organisasi melalui program SatuMu (Satu Data Muhammadiyah). Sosialisasi dan implementasi SatuMu kini menyasar Kabupaten Serdang Bedagai sebagai bagian dari upaya membangun sistem pendataan Muhammadiyah yang terintegrasi hingga tingkat cabang dan ranting.
Kegiatan sosialisasi SatuMu digelar di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah PWM Sumut untuk mendorong seluruh unsur organisasi memahami sekaligus menjalankan sistem digitalisasi data Muhammadiyah.
Sekitar 60 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari sejumlah Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), ranting, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA), serta organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah di Serdang Bedagai.
Kegiatan turut dihadiri Ketua PDM Serdang Bedagai Akhyar, S.H., MSP, Ketua PDA Serdang Bedagai Afdalina Herawaty, serta jajaran Tim SatuMu PWM Sumut yang terdiri dari Syaiful Hadi JL, Eko Purwanto, ST., M.Kom., Muslim Siagian, Rahmad Bakti Siregar, Amat Idris Lubis, dan Bess Nugraha.
Ketua PDM Serdang Bedagai Akhyar menyampaikan bahwa implementasi program SatuMu di wilayahnya memang baru mulai dilakukan. Namun, PDM Serdang Bedagai berkomitmen untuk segera mendorong seluruh cabang dan ranting agar ikut menjalankan program tersebut.
“Kami akan berupaya mengingatkan pimpinan cabang hingga ranting untuk menjalankan program SatuMu ini,” ujar Akhyar.

PDM Serdang Bedagai saat ini memiliki 7 cabang dan 27 ranting. Menurut Akhyar, keterlibatan seluruh struktur organisasi tersebut menjadi penting agar digitalisasi Muhammadiyah di Kabupaten Serdang Bedagai dapat berjalan secara optimal dan terintegrasi.
Selain membahas SatuMu, Akhyar juga menyampaikan kesiapan PDM Serdang Bedagai dalam menyambut Muktamar Muhammadiyah ke-49 tahun 2027 mendatang. PDM Serdang Bedagai mendapat amanah dari PWM Sumut untuk menjadi salah satu daerah penyangga pelaksanaan Muktamar.
“Kami siap menyambut dan memeriahkan Muktamar Muhammadiyah ke-49 di Medan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PWM Sumatera Utara, Syaiful Hadi, menyampaikan perkembangan terbaru implementasi SatuMu (Satu Data Muhammadiyah) di wilayah Sumatera Utara. Ia mengatakan, proses aktivasi agen dan verifikator SatuMu saat ini terus mengalami perkembangan di berbagai tingkatan struktur organisasi Muhammadiyah.
Berdasarkan data terbaru, aktivasi agen dan verifikator SatuMu di tingkat Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sumatera Utara telah mencapai 100 persen. Sementara itu, tingkat Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) berada di angka 49 persen, sedangkan aktivasi pada tingkat ranting telah mencapai 28 persen.
Syaiful berharap capaian tersebut terus meningkat seiring dengan semakin luasnya sosialisasi dan implementasi SatuMu di berbagai daerah. Menurutnya, keterlibatan cabang dan ranting menjadi kunci untuk mempercepat proses digitalisasi administrasi serta pendataan Muhammadiyah di Sumatera Utara.
Ia juga berharap dimulainya sosialisasi SatuMu di Kabupaten Serdang Bedagai dapat menjadi momentum untuk meningkatkan migrasi ke E-KTAM (Elektronik Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah). Semakin banyak anggota yang melakukan migrasi dan aktivasi E-KTAM, semakin kuat pula basis data Muhammadiyah yang terintegrasi secara digital.
“Harapannya, melalui sosialisasi ini, proses migrasi ke E-KTAM di Serdang Bedagai semakin meningkat sehingga implementasi SatuMu dapat berjalan lebih optimal hingga tingkat cabang dan ranting,” ujar Syaiful.

Dukungan terhadap implementasi SatuMu juga disampaikan Ketua PDA Serdang Bedagai Afdalina Herawaty. Ia menilai kegiatan sosialisasi tersebut memberikan manfaat bagi penguatan administrasi organisasi, khususnya dalam upaya menyatukan sistem pendataan.
Menurut Afdalina, digitalisasi administrasi akan membantu organisasi dalam mengelola data secara lebih efektif dan terstruktur. Karena itu, PDA Serdang Bedagai berencana menindaklanjuti kegiatan tersebut melalui rapat pimpinan.
Rapat tersebut nantinya akan digunakan untuk menyosialisasikan program SatuMu kepada jajaran Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Serdang Bedagai.
Dalam sesi materi, Eko Purwanto menekankan pentingnya kesiapan agen dan verifikator SatuMu di setiap cabang dan ranting. Menurutnya, terdapat sejumlah langkah awal yang perlu segera dilakukan agar implementasi digitalisasi Muhammadiyah dapat berjalan dengan baik.
Salah satunya adalah melakukan migrasi ke E-KTAM (Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah elektronik). Selain itu, setiap cabang dan ranting juga perlu menyiapkan surat tugas bagi agen dan verifikator yang akan menjalankan proses pendataan.
Kesiapan agen dan verifikator dinilai menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem data Muhammadiyah yang terintegrasi. Dengan adanya petugas yang bertanggung jawab di tingkat cabang dan ranting, proses aktivasi, verifikasi, serta pembaruan data diharapkan dapat berlangsung lebih terarah.
PWM Sumut menargetkan aktivasi agen dan verifikator dapat menjangkau seluruh cabang Muhammadiyah. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menuju 100 persen cabang aktif dalam program SatuMu.
Sosialisasi tidak hanya berlangsung dalam bentuk pemaparan materi. Para peserta juga mendapat kesempatan untuk melakukan praktik secara langsung mengenai proses aktivasi E-KTAM.
Peserta mengikuti tahapan aktivasi mulai dari proses awal hingga tahap akhir. Antusiasme terlihat selama sesi praktik karena peserta dapat langsung memahami prosedur yang nantinya akan diterapkan di lingkungan cabang dan ranting masing-masing.
Melalui sosialisasi dan praktik langsung tersebut, PWM Sumut berharap implementasi SatuMu di Serdang Bedagai dapat segera berjalan secara menyeluruh. Penguatan digitalisasi data hingga tingkat cabang dan ranting diharapkan menjadi fondasi bagi pengelolaan organisasi Muhammadiyah yang semakin efektif, terintegrasi, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. (syaifulhd/bess)










