PRM Gedung Johor dan RS SMEC Jalin Kerja Sama Layanan Kesehatan Bagi Jamaah, Masjid Hadir Menjawab Kebutuhan Umat
INFOMU.CO, MEDAN — Masjid tidak hanya menjadi tempat umat menunaikan ibadah, tetapi juga dapat tumbuh sebagai pusat pelayanan sosial yang menjawab kebutuhan masyarakat. Semangat itulah yang diwujudkan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Gedung Johor bersama Badan Takmir Masjid Taqwa Ranting Muhammadiyah Gedung Johor melalui layanan pemeriksaan kesehatan bagi jamaah dan masyarakat sekitar.
Bertempat di Ruang Serbaguna Masjid Taqwa Ranting Muhammadiyah Gedung Johor, Medan, Jumat, 7 Agustus 2026, lebih dari 100 jamaah mengikuti program pemeriksaan kesehatan yang menghadirkan sejumlah layanan secara cuma-cuma.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Rumah Sakit Khusus Mata SMEC Medan untuk pemeriksaan kesehatan mata, termasuk pemeriksaan terkait katarak. Selain itu, jamaah juga mendapatkan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan bersama Karya Medical Care Medan serta pemeriksaan tulang bersama Anlene.
Antusiasme jamaah dan masyarakat sekitar terlihat sejak kegiatan dimulai. Layanan kesehatan yang dihadirkan di lingkungan masjid dinilai memberikan kemudahan bagi jamaah untuk mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus memperoleh informasi mengenai pentingnya deteksi dini dan pola hidup sehat.
Ketua PRM Gedung Johor, Dr. Muhammad Said Siregar, S.Si., M.Si., didampingi Sekretaris PRM, Suryatno, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurut Said, layanan kesehatan di masjid merupakan salah satu bentuk kegiatan yang dapat memberikan manfaat nyata kepada jamaah.
“Ini menjadi salah satu kegiatan di masjid yang dapat menjawab persoalan atau solusi bagi jamaah terkait kondisi kesehatan secara umum, dengan memeriksa indikator kesehatan seperti kadar gula, kolesterol, asam urat, tekanan darah dan kesehatan mata khususnya,” kata Said yang juga dosen UMSU tersebut.

Masjid sebagai Pusat Pelayanan Umat
Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini diinisiasi oleh Azan Siregar, Koordinator Bidang Pembinaan Jamaah Badan Takmir Masjid Taqwa Ranting Muhammadiyah Gedung Johor.
Azan mengatakan, masjid memiliki posisi strategis untuk menghadirkan layanan kesehatan karena merupakan tempat berkumpulnya masyarakat secara rutin, terutama para jamaah yang datang untuk melaksanakan ibadah.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan di masjid dapat mendekatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya jamaah dan kelompok lanjut usia. Selain membantu mendeteksi kondisi kesehatan secara lebih dini, kegiatan semacam ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat.
“Intinya, membuat masjid bukan hanya berfungsi sebagai rumah ibadah, tapi bisa bermanfaat dari segi kesehatan untuk umat atau jamaah,” ujar Azan.
Gagasan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa fungsi sosial masjid dapat dikembangkan secara nyata. Masjid dapat menjadi ruang perjumpaan, edukasi, pelayanan, sekaligus tempat membangun kepedulian antarwarga.
Mendapat Sambutan dari Tokoh Muhammadiyah dan Masyarakat
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara, Assoc. Prof. Dr. Munawir Pasaribu, M.A., yang sebelumnya bertindak sebagai khatib Shalat Jumat di Masjid Taqwa Gedung Johor.
Hadir pula tokoh masyarakat Prof. Dr. Ir. Johar Arifin Husin, anggota dan simpatisan Muhammadiyah serta Aisyiyah di kawasan Gedung Johor.
Kehadiran berbagai unsur tersebut semakin memperlihatkan bahwa program pelayanan kesehatan di masjid mendapat perhatian dan dukungan dari jamaah maupun masyarakat.
Sementara itu, Ketua Badan Takmir Masjid Taqwa Ranting Muhammadiyah Gedung Johor, Muhammad Rusli Harahap, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Semoga kami dapat terus berkontribusi kepada jamaah dan masyarakat melalui program yang bermanfaat,” tutupnya.
Dari Masjid untuk Umat
Lebih dari sekadar sebuah kegiatan pemeriksaan kesehatan, program tersebut menjadi bagian dari upaya menghidupkan fungsi masjid secara lebih luas. Ketika layanan kesehatan didekatkan kepada jamaah, masjid hadir bukan hanya sebagai tempat untuk memperkuat hubungan manusia dengan Allah, tetapi juga sebagai ruang untuk memperkuat kepedulian dan kemaslahatan sesama.
Langkah ini diharapkan menjadi inspirasi untuk menghadirkan lebih banyak program pelayanan umat di lingkungan masjid. Ke depan, sinergi antara PRM, Badan Takmir, tenaga kesehatan, lembaga pelayanan, serta berbagai unsur masyarakat dapat terus dikembangkan sehingga masjid semakin dekat dengan kebutuhan nyata jamaah.
Masjid yang makmur bukan hanya masjid yang ramai dalam ibadah, tetapi juga masjid yang kehadirannya dirasakan manfaatnya oleh umat.
Dari Masjid Taqwa Gedung Johor, ikhtiar kecil dimulai: sehat jamaahnya, kuat ukhuwahnya, dan semakin luas manfaatnya bagi masyarakat.




