PWMJATENG.COM, BOYOLALI — Paguyuban Wali Santri SMA Manafiul Ulum Canden menggelar kegiatan edukasi pola asuh pada Sabtu (26/9/2026). Acara yang berlangsung di Aula Ponpes Muhammadiyah Canden ini mengupas tuntas cara menyikapi remaja jatuh cinta secara bijak melalui pendekatan psikologi dan nilai agama.
Kegiatan bertajuk “Panduan Cerdas Remaja Jatuh Cinta” tersebut menghadirkan psikolog Etik Rahmawati, S.Psi., MM., sebagai narasumber utama. Lewat forum ini, para wali santri belajar memahami dinamika psikologi remaja pubertas sekaligus mempererat sinergi dengan pihak pesantren.
Pentingnya Komunikasi Terbuka Orang Tua dan Anak
Mudir Ponpes Manafiul Ulum Canden, Ustaz Pujiono, S.Si., MM., menegaskan bahwa orang tua tidak boleh merespons ketertarikan anak pada lawan jenis dengan amarah. Menurutnya, respons emosional justru menutup ruang komunikasi orang tua dan anak yang sangat krusial pada masa pubertas.
“Anak-anak kita tidak cukup hanya menerima nasihat. Mereka membutuhkan orang tua yang mau mendengarkan serta memahami dunianya,” ujar Pujiono di hadapan peserta.
Selanjutnya, Pujiono mengingatkan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama karakter anak. Meskipun pesantren memberikan pembinaan harian, pengawasan keluarga di rumah tetap menjadi kunci utama dalam menjaga akhlak santri.
Oleh karena itu, ia mengajak orang tua untuk mengarahkan rasa cinta remaja menjadi energi positif. Pengarahan yang tepat akan menjaga kehormatan anak, mendorong prestasi belajar, serta mengamankan masa depan mereka dari perbuatan melanggar agama.
Strategi Psikologi Remaja Pubertas
Pada sesi inti, psikolog Etik Rahmawati, S.Psi., MM., memaparkan strategi praktis dalam mempraktikkan parenting remaja Islam. Ia menjelaskan langkah demi langkah cara membangun dialog interaktif agar anak merasa aman untuk bercerita tanpa takut dihakimi.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Wali Santri, Triana N, menyebut kegiatan ini sebagai sarana mempererat ukhuwah antarwali murid. Pengurus paguyuban, termasuk sekretaris Sri Yamtini dan bendahara Wahyono, berkomitmen terus mendukung program edukasi serupa.
Acara yang dipandu MC Triana N dan diawali pembacaan Al-Qur’an oleh Aulia Azkiatuz Zahra ini berjalan khidmat. Turut hadir pula Wakil Mudir Ustaz Suradi, S.P., untuk mendampingi jalannya seluruh rangkaian kegiatan.
Melalui forum edukasi ini, pihak sekolah dan orang tua kini memiliki kesamaan visi. Sinergi ini menjadi fondasi penting untuk membimbing generasi muda agar tumbuh cerdas, berakhlak mulia, serta memiliki kendali diri yang kuat.
Kontributor: Pujiono
Editor: Akmal
The post Cara Menyikapi Remaja Jatuh Cinta: Panduan Orang Tua Agar Anak Tidak Salah Langkah appeared first on Muhammadiyah Jateng.



