WARTAPTM.ID, KLATEN – Program Studi DIII Farmasi Universitas Muhammadiyah Klaten (UMKLA) menggelar edukasi dan workshop DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar) sebagai upaya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya dalam pengelolaan obat di lingkungan keluarga.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (17/6/2026) di Balai Pertemuan Desa Pengkol, Sumberejo, Klaten Selatan, dan diikuti oleh sekitar 30 peserta yang terdiri dari kader posyandu serta didampingi oleh bidan desa setempat.
Workshop ini menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan memberikan pemahaman praktis terkait penggunaan obat yang aman, efektif, dan bertanggung jawab. Edukasi DAGUSIBU sendiri merupakan program yang menekankan pentingnya memperoleh obat dari sumber resmi, menggunakan sesuai aturan, menyimpan dengan benar, serta membuang obat kedaluwarsa secara aman.
Ketua pelaksana kegiatan, Apt. Rahmi Nurhaini, menyampaikan bahwa pemahaman masyarakat terkait pengelolaan obat di tingkat rumah tangga masih perlu ditingkatkan. Ia menilai, pengelolaan obat yang tepat dapat berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas kesehatan keluarga.
“Pengelolaan obat yang tepat di lingkungan keluarga sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Materi edukasi disampaikan secara interaktif melalui kombinasi presentasi, diskusi, dan praktik langsung. Peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga dilibatkan dalam simulasi penyimpanan dan pengelompokan obat berdasarkan jenisnya, seperti tablet, sirup, dan salep.
Dalam sesi praktik, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok dan didampingi oleh mahasiswa Farmasi UMKLA. Mereka diajak memahami cara penyimpanan obat yang benar menggunakan media sederhana, serta mempraktikkan cara membuang obat yang sudah tidak layak pakai agar tidak menimbulkan risiko kesehatan maupun pencemaran lingkungan.
Pemateri kegiatan juga menekankan pentingnya mengenali jenis obat melalui label dan logo pada kemasan sebagai langkah awal penggunaan obat yang rasional.
“Pengelolaan obat yang benar adalah kunci kesehatan keluarga. Masyarakat perlu memahami jenis obat dan cara penggunaannya agar pengobatan lebih aman dan efektif,” jelas pemateri dalam sesi edukasi.
Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi dan sesi tanya jawab. Sejumlah peserta mengaku baru memahami pentingnya memperhatikan tanggal kedaluwarsa serta cara penyimpanan obat yang tepat setelah mengikuti kegiatan tersebut.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen UMKLA dalam mendukung gerakan masyarakat sadar obat. Melalui edukasi yang berkelanjutan, diharapkan pemahaman masyarakat terhadap penggunaan obat dapat meningkat secara merata.
Selain itu, program ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu secara langsung di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi Muhammadiyah dalam bidang kesehatan dan pemberdayaan umat.
Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin mandiri dalam mengelola obat di rumah tangga serta mampu menerapkan prinsip penggunaan obat yang rasional, aman, dan bertanggung jawab demi terciptanya kualitas hidup yang lebih sehat.
The post UMKLA Gelar Workshop, Ajarkan Cara Aman Gunakan dan Simpan Obat appeared first on Warta PTM.



