• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Minggu, Agustus 30, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Mantapkan Program Indonesia Siaga, RS Lapangan EMT Standar WHO Hadir Layani Kesehatan Pascagempa

    Dari Kamera ke Gagasan Keamanan, Mahasiswa Hukum UMSU Lolos Pendanaan PKM-VGK 2026

    PDM Kota Medan Gelar Pelatihan Kader Mubaligh-Mubalighat, Fokus Dakwah Digital

    PDM Kota Medan Gelar Pelatihan Kader Mubaligh-Mubalighat, Fokus Dakwah Digital

    FT UMSU Lepas 46 Mahasiswa Magang Berdampak

    LPCR PM Sumatera Utara Gelar Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah

    Ranting Sumber Mufakat, Tanah Karo dan Muktamar ke-49: Menumbuhkan Akar, Mencerahkan Semesta

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Mantapkan Program Indonesia Siaga, RS Lapangan EMT Standar WHO Hadir Layani Kesehatan Pascagempa

      Dari Kamera ke Gagasan Keamanan, Mahasiswa Hukum UMSU Lolos Pendanaan PKM-VGK 2026

      PDM Kota Medan Gelar Pelatihan Kader Mubaligh-Mubalighat, Fokus Dakwah Digital

      PDM Kota Medan Gelar Pelatihan Kader Mubaligh-Mubalighat, Fokus Dakwah Digital

      FT UMSU Lepas 46 Mahasiswa Magang Berdampak

      LPCR PM Sumatera Utara Gelar Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah

      Ranting Sumber Mufakat, Tanah Karo dan Muktamar ke-49: Menumbuhkan Akar, Mencerahkan Semesta

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Mantapkan Program Indonesia Siaga, RS Lapangan EMT Standar WHO Hadir Layani Kesehatan Pascagempa

          Dari Kamera ke Gagasan Keamanan, Mahasiswa Hukum UMSU Lolos Pendanaan PKM-VGK 2026

          PDM Kota Medan Gelar Pelatihan Kader Mubaligh-Mubalighat, Fokus Dakwah Digital

          PDM Kota Medan Gelar Pelatihan Kader Mubaligh-Mubalighat, Fokus Dakwah Digital

          FT UMSU Lepas 46 Mahasiswa Magang Berdampak

          LPCR PM Sumatera Utara Gelar Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah

          Ranting Sumber Mufakat, Tanah Karo dan Muktamar ke-49: Menumbuhkan Akar, Mencerahkan Semesta

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Mantapkan Program Indonesia Siaga, RS Lapangan EMT Standar WHO Hadir Layani Kesehatan Pascagempa

            Dari Kamera ke Gagasan Keamanan, Mahasiswa Hukum UMSU Lolos Pendanaan PKM-VGK 2026

            PDM Kota Medan Gelar Pelatihan Kader Mubaligh-Mubalighat, Fokus Dakwah Digital

            PDM Kota Medan Gelar Pelatihan Kader Mubaligh-Mubalighat, Fokus Dakwah Digital

            FT UMSU Lepas 46 Mahasiswa Magang Berdampak

            LPCR PM Sumatera Utara Gelar Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah

            Ranting Sumber Mufakat, Tanah Karo dan Muktamar ke-49: Menumbuhkan Akar, Mencerahkan Semesta

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Hijrah yang Tertunda: Ketika Kaderisasi Tidak Lagi Menjadi Kesadaran Peradaban

              admin by admin
              18/06/2026
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Hijrah yang Tertunda: Ketika Kaderisasi Tidak Lagi Menjadi Kesadaran Peradaban

              (Tulisan ke-60 dari Beberapa Tulisan Tentang Kaderisasi)

              WartaTerkait

              Mantapkan Program Indonesia Siaga, RS Lapangan EMT Standar WHO Hadir Layani Kesehatan Pascagempa

              Dari Kamera ke Gagasan Keamanan, Mahasiswa Hukum UMSU Lolos Pendanaan PKM-VGK 2026

              PDM Kota Medan Gelar Pelatihan Kader Mubaligh-Mubalighat, Fokus Dakwah Digital

              FT UMSU Lepas 46 Mahasiswa Magang Berdampak

              Oleh: Amrizal

              Wakil Ketua MPKSDI PWM Sumut/Dosen Universitas Negeri Medan

               

              Tahun Baru Islam selalu datang dengan suasana yang hampir sama. Mimbar-mimbar dipenuhi seruan hijrah. Spanduk-spanduk dihiasi kalimat motivasi. Media sosial dipenuhi ucapan selamat tahun baru Hijriah. Kita diajak berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik, lebih saleh, dan lebih dekat kepada Allah.

              Semua itu tentu baik. Namun ada pertanyaan yang jarang sekali diajukan: jika hijrah adalah perubahan, mengapa begitu banyak persoalan umat dan organisasi yang terus berulang dari tahun ke tahun? Mengapa kita begitu bersemangat memperingati hijrah, tetapi sering kehilangan keberanian untuk melakukan perubahan yang sesungguhnya?

              Padahal hijrah Nabi Muhammad SAW bukanlah peristiwa seremonial. Hijrah adalah keberanian meninggalkan zona nyaman. Hijrah adalah keberanian mengoreksi keadaan. Hijrah adalah keberanian membangun masa depan yang berbeda dari masa lalu. Di Madinah, Nabi tidak sekadar membangun masjid. Beliau membangun manusia. Tidak sekadar mengatur organisasi. Beliau menyiapkan generasi. Tidak sekadar mengurus hari ini. Beliau merancang masa depan peradaban.

              Karena itu, setiap kali Muharram tiba, Muhammadiyah semestinya tidak hanya bertanya tentang berapa banyak kegiatan yang telah dilaksanakan. Pertanyaan yang jauh lebih penting adalah: apakah kita masih sungguh-sungguh menyiapkan kader yang akan melanjutkan perjuangan ini?

              Pertanyaan tersebut terasa penting karena di banyak tempat kita mulai menyaksikan gejala yang mengkhawatirkan. Kaderisasi sering diposisikan sebagai kegiatan tambahan, bukan kebutuhan utama. Ia dijalankan karena kewajiban organisasi, bukan karena kesadaran ideologis. Akibatnya, kaderisasi berlangsung secara administratif, tetapi kehilangan daya transformasinya.

              Kita menyelenggarakan pelatihan, tetapi tidak selalu melahirkan kader yang berpikiran jernih. Kita mengadakan perkaderan, tetapi tidak selalu menghasilkan generasi yang memiliki keberanian intelektual. Kita ramai berbicara tentang regenerasi, tetapi sering gagal menumbuhkan pewaris gagasan dan cita-cita.

              Lebih jauh lagi, ada kecenderungan yang perlu dikritisi secara jujur. Dalam beberapa ruang organisasi, jabatan perlahan menjadi lebih menarik daripada proses pembinaan. Sebagian orang ingin cepat berada di depan, tetapi tidak sabar ditempa. Ingin memimpin, tetapi enggan belajar. Ingin dikenal sebagai kader, tetapi tidak sungguh-sungguh menghidupi nilai-nilai kaderisasi.

              Fenomena ini bukan semata-mata kesalahan individu. Bisa jadi ini adalah cermin dari budaya organisasi yang secara tidak sadar lebih menghargai posisi daripada proses, lebih menghargai tampilan daripada kedalaman, lebih menghargai keramaian kegiatan daripada kualitas pembinaan.

              Padahal sejarah Muhammadiyah dibangun oleh orang-orang yang rela menghabiskan hidupnya untuk proses panjang. KH Ahmad Dahlan tidak melahirkan generasi besar melalui jalan pintas. Ia mendidik murid-muridnya dengan keteladanan, kesabaran, dan kedalaman pemikiran. Para tokoh Muhammadiyah generasi awal bukan lahir dari budaya instan. Mereka tumbuh melalui pergulatan ilmu, pengorbanan, dan kesetiaan terhadap cita-cita.

              Di sinilah kita perlu jujur mengakui bahwa tantangan terbesar Muhammadiyah hari ini mungkin bukan kekurangan amal usaha, bukan kekurangan aset, bahkan bukan kekurangan sumber daya manusia. Tantangan terbesar kita adalah bagaimana menjaga agar ruh kaderisasi tidak tenggelam di tengah budaya pragmatisme yang semakin menguat.

              Pragmatisme itu tampak ketika kaderisasi hanya dipandang sebagai alat mengisi struktur. Tampak ketika ukuran keberhasilan organisasi hanya dihitung dari jumlah program dan pembangunan fisik. Tampak ketika tradisi membaca semakin melemah, diskusi semakin sepi, dan penguatan ideologi semakin terpinggirkan.

              Kita hidup pada zaman ketika informasi berlimpah, tetapi kedalaman berpikir justru semakin langka. Banyak orang mudah berbicara tentang Muhammadiyah, tetapi sedikit yang benar-benar memahami jalan pikirannya. Banyak yang mengenal simbol-simbol organisasi, tetapi tidak semuanya mengenal cita-cita besar yang melahirkan organisasi ini.

              Akibatnya, yang muncul adalah kader-kader yang aktif bergerak tetapi kurang reflektif, sibuk bekerja tetapi miskin perspektif, dekat dengan struktur tetapi jauh dari substansi. Padahal Muhammadiyah sejak awal bukan sekadar gerakan amal, melainkan gerakan ilmu, gerakan pemikiran, dan gerakan pembaruan.

              Muharram seharusnya menjadi saat yang tepat untuk melakukan muhasabah organisasi. Bukan muhasabah yang berhenti pada laporan kegiatan, melainkan muhasabah yang berani menyentuh persoalan mendasar. Apakah kita sedang membangun kader atau sekadar mengelola anggota? Apakah kita sedang menyiapkan pemimpin masa depan atau hanya mengisi kekosongan jabatan? Apakah kita sedang membangun peradaban atau hanya mempertahankan rutinitas?

              Pertanyaan-pertanyaan ini mungkin terasa tidak nyaman. Namun sejarah menunjukkan bahwa setiap peradaban besar selalu lahir dari keberanian melakukan kritik terhadap dirinya sendiri. Sebaliknya, kemunduran sering dimulai ketika sebuah komunitas merasa cukup dengan dirinya dan kehilangan keberanian untuk bercermin.

              Muhammadiyah memiliki sejarah panjang sebagai gerakan yang tidak takut melakukan pembaruan. Karena itu, semangat hijrah pada tahun baru Islam hendaknya tidak berhenti pada seruan moral kepada individu. Semangat hijrah harus diterjemahkan menjadi keberanian memperkuat kaderisasi sebagai agenda strategis gerakan.

              Kita membutuhkan hijrah dari budaya instan menuju budaya pembinaan. Hijrah dari orientasi jabatan menuju orientasi pengabdian. Hijrah dari kebanggaan terhadap sejarah menuju kesungguhan menyiapkan masa depan. Hijrah dari kader yang hanya aktif menjadi kader yang berpikir. Hijrah dari organisasi yang sibuk mengelola hari ini menjadi organisasi yang serius menyiapkan generasi esok.

              Sebab pada akhirnya, masa depan Muhammadiyah tidak akan ditentukan oleh gedung-gedung yang menjulang, aset yang melimpah, atau struktur yang lengkap. Masa depan Muhammadiyah ditentukan oleh apakah kita masih mampu melahirkan manusia-manusia yang berilmu, berintegritas, berani, dan setia pada cita-cita persyarikatan.

              Jika kaderisasi melemah, maka perlahan-lahan ruh gerakan akan memudar meskipun bangunan organisasi tetap berdiri. Tetapi jika kaderisasi terus menyala, Muhammadiyah akan selalu menemukan jalan untuk memperbarui dirinya dan memberi manfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.

              Maka makna hijrah yang paling mendesak bagi Muhammadiyah hari ini bukanlah berpindah tempat, bukan pula sekadar memperbanyak kegiatan. Hijrah yang paling mendesak adalah berpindah dari kesibukan mengurus organisasi menuju kesungguhan menyiapkan generasi. Sebab peradaban tidak diwariskan oleh bangunan. Peradaban diwariskan oleh kader-kader yang memahami mengapa perjuangan ini harus terus dilanjutkan.

               

              Wallahu a’lam Bish Shawab

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Islam Berkemajuan Dimulai dari Ranting dan Masjid

              Next Post

              LAPK Soroti Pembangunan BRT,: Jangan Korbankan Ruang Hijau

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              Mantapkan Program Indonesia Siaga, RS Lapangan EMT Standar WHO Hadir Layani Kesehatan Pascagempa

              29/08/2026
              BeritaMu

              Dari Kamera ke Gagasan Keamanan, Mahasiswa Hukum UMSU Lolos Pendanaan PKM-VGK 2026

              29/08/2026
              PDM Kota Medan Gelar Pelatihan Kader Mubaligh-Mubalighat, Fokus Dakwah Digital
              BeritaMu

              PDM Kota Medan Gelar Pelatihan Kader Mubaligh-Mubalighat, Fokus Dakwah Digital

              29/08/2026
              Next Post

              LAPK Soroti Pembangunan BRT,: Jangan Korbankan Ruang Hijau

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Mantapkan Program Indonesia Siaga, RS Lapangan EMT Standar WHO Hadir Layani Kesehatan Pascagempa

                29/08/2026

                Dari Kamera ke Gagasan Keamanan, Mahasiswa Hukum UMSU Lolos Pendanaan PKM-VGK 2026

                29/08/2026
                PDM Kota Medan Gelar Pelatihan Kader Mubaligh-Mubalighat, Fokus Dakwah Digital

                PDM Kota Medan Gelar Pelatihan Kader Mubaligh-Mubalighat, Fokus Dakwah Digital

                29/08/2026

                FT UMSU Lepas 46 Mahasiswa Magang Berdampak

                29/08/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,262)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,139)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Mantapkan Program Indonesia Siaga, RS Lapangan EMT Standar WHO Hadir Layani Kesehatan Pascagempa

                29/08/2026

                Dari Kamera ke Gagasan Keamanan, Mahasiswa Hukum UMSU Lolos Pendanaan PKM-VGK 2026

                29/08/2026
                PDM Kota Medan Gelar Pelatihan Kader Mubaligh-Mubalighat, Fokus Dakwah Digital

                PDM Kota Medan Gelar Pelatihan Kader Mubaligh-Mubalighat, Fokus Dakwah Digital

                29/08/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In