LPCR PM Sumatera Utara Gelar Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah
- Ketua LPCR PPM Muhammad Jamaluddin : Marbot Masjid Muhammadiyah Harus Miliki Ledearsif dan Managemen
- Anggota DPRD Sumut Yahdi Khoir Harahap: Masjid Taqwa Muhammadiyah Harus Jadi Etalase Cabang dan Rantin
- Wakil Ketua PWM Sumut Hasrat Effendi Samosir : Masjid Taqwa Harus Jadi Pusat Peradaban
INFOMU.CO | Medan – LPCR PM Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara menggelar kegiatan Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah. Kegiatan yang diikuti 63 peserta yang berasal dari 17 Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-Sumatera utara itu berlangsung 28-30 Agustus di Masjid Taqwa Muhammadiyah Kampung Dadap di Medan.
Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah menjadi satu trobosan bagi memungsikan peran marbot masjid dengan baik. Marbot masjid jangan diartikan dalam pengertian yang sempit tapi harus diperluas menjadi management masjid yang memberi kemanfaatan kepada masyarakat.
Penjelasan itu disampaikan Ketua Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting dan Pengembangan Masjid PP Muhammadiyah Muhammad Jamaluddin, Wakil Ketua PW Muhammadiyah Sumatera Utara, Prof. Dr. Hasrat Effendy Samosir, dan Anggota DPRD Sumatera Utara Yahdi Khoir Harahap pada pembukaan akademi marbot masjid, Jumat (28/8) kemarin.
Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah Sumatera Utara berlangsung selama tiga hari diikuti 63 peserta dari 17 Pimpinan Daerah Muhammadiyah.
Hadir pada pembukaan akademi marbot masjid itu staf gubernur M. Iqbal Parinduri, Ketua LPCR PM PW Muhammdiyah Sumatera Utara Prof. Dr. Anang Anas Azhar, Ketua PDM Kota Medan Maulana Siregar MA dan Ketua Pantia yang juga Ketua PCM Kampung Dadap H. Ramlan.
Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah adalah program pelatihan nasional untuk meningkatkan profesionalisme dan tata kelola pengurus atau marbot masjid. Akademi marbot masjid bertujuan mencetak marbot yang kompeten, amanah, serta memiliki kemampuan manajemen masjid yang baik.menjadikan masjid sebagai pusat ibadah, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi umat.
Anggota DPRD Sumatera Utara Yahdi Khoir Harahap memberi apresiasi pelaksanaan akademi marbot masjid yang diselenggarakan LPCR PW Muhammadiyah Sumatera Utara.
Masjid Taqwa Muhammadiyah sesungguhnya adalah atelase bagi muhammadiyah di cabang dan ranting. Untuk itu, Muhammadiyah harus memberi perhatian serius bagi pengembangan masjid Muhammadiyah.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua PW Muhammadiyah Sumatera Utara Prof. Dr. Hasrat Effendi Samosir MA mengapresiasi pelaksanaan akademi marbot masjid.
Kata Hasrat, manajemen masjid taqwa Muhammadiyah harus dikelola dengan baik agar fungsi masjid dapat menjadi pusat peradaban, pusat ekonomi dan pusat dakwah.
Selesai pelaksanaan akademi marbot yang berlangsung di Medan, LPCR PW Muhammadiyah Sumatera Utara akan melaksanakan Akademi Marbot Masjid batch-II dan TOT Marbot Masjid untuk memperkuat fungsi marbot masjid di seluruh Sumatera Utara. (syaifulh)





