PWMJATENG.COM, PURWOREJO – Sebanyak 55 siswa kelas V SD Muhammadiyah Unggulan Purwodadi mengikuti kegiatan Ramadhan Camp 2026 di Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan, Kabupaten Purworejo, Sabtu–Ahad (7–8 Maret 2026).
Kegiatan yang bertepatan dengan 18–19 Ramadan 1447 Hijriah ini menjadi sarana pembelajaran spiritual sekaligus pembentukan karakter bagi para siswa melalui pengalaman langsung kehidupan di pesantren.
Ramadhan Camp diselenggarakan melalui kerja sama antara SD Muhammadiyah Unggulan Purwodadi dan Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan.
Mengusung tema “Belajar Jadi Santri Hebat di Bulan Ramadhan”, kegiatan ini bertujuan menanamkan semangat beribadah, menuntut ilmu, serta membangun karakter kader umat sejak usia dini.
Menanamkan Semangat Ibadah Sejak Dini
Kegiatan diawali dengan sesi pembukaan dan penyambutan peserta di lingkungan Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan.
Selama dua hari, para siswa mengikuti berbagai kegiatan bernuansa keislaman, seperti dinamika kelompok, tadarus Al-Qur’an, dzikir pagi dan petang, serta dongeng Islami yang menanamkan nilai moral dan keteladanan.
Para peserta juga menjalani aktivitas khas pesantren, seperti shalat berjamaah lima waktu di masjid, buka puasa bersama, shalat tarawih berjamaah, hingga sahur bersama.
Untuk menjaga suasana tetap menyenangkan, panitia juga menghadirkan sesi ice breaking dan permainan edukatif.
Salah satu kegiatan yang menarik perhatian peserta adalah sesi motivasi menjadi santri. Dalam sesi ini, para siswa diajak memahami pentingnya menuntut ilmu agama sekaligus membangun karakter disiplin dan tanggung jawab.
Peserta juga mengikuti kegiatan setoran hafalan Al-Qur’an yang menjadi bagian dari kajian bulanan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bayan.
Pengalaman Pendidikan 24 Jam
Kepala SD Muhammadiyah Unggulan Purwodadi, H. Agus Amin Fadhilah, S.E., M.M., menyampaikan bahwa Ramadhan Camp merupakan program rutin untuk mengenalkan sistem pendidikan pesantren kepada siswa.
Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengalaman pendidikan yang berbeda karena siswa merasakan langsung kehidupan pesantren selama 24 jam.
“Alhamdulillah, kami sudah melaksanakan salah satu program rutin di Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan. Ini merupakan bagian cara kami mengajak anak-anak mengikuti proses pendidikan 24 jam,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengalaman tersebut diharapkan dapat membentuk karakter religius sekaligus menumbuhkan semangat berkontribusi bagi masyarakat.
“Semoga menjadi pengingat bahwa hidup harus semangat dalam ibadah dan berkarya untuk banyak orang. Insya Allah ini menjadi bagian dari proses membentuk kader umat, bangsa, dan Muhammadiyah,” katanya.
Agus juga menyampaikan apresiasi kepada pihak pesantren yang telah membimbing para siswa selama kegiatan berlangsung.
Kolaborasi Pendidikan Sekolah dan Pesantren
Pengasuh Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan, Ustaz Musa Al Fitri, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan Ramadhan Camp.
Ia mengatakan pihak pesantren merasa terhormat dapat menerima amanah untuk mendampingi para siswa selama kegiatan berlangsung.
“Kami haturkan terima kasih atas amanah yang diberikan kepada kami. Siswa-siswi kelas V SD Muhammadiyah Unggulan Purwodadi sejumlah 55 orang telah menyelesaikan Ramadhan Camp di pondok ini,” ungkapnya.
Menurut Musa, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kerja sama antara lembaga pendidikan Muhammadiyah.
Ia berharap hubungan baik antara sekolah dan pesantren dapat terus berlanjut.
“Mudah-mudahan apa yang diamanahkan kepada kami menjadi amal jariyah dan motivasi untuk saling mendukung antara SD Muhammadiyah Unggulan Purwodadi dan Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan,” katanya.
Pendampingan Intensif oleh Santri
Selama kegiatan berlangsung, para siswa didampingi oleh guru pembimbing serta para santri dan santriwati Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan.
Pendampingan ini membantu peserta beradaptasi dengan kehidupan pesantren sekaligus memberikan teladan mengenai kedisiplinan dan kemandirian dalam aktivitas sehari-hari.
Kehadiran para santri membuat suasana kegiatan terasa lebih akrab dan interaktif bagi para siswa.
Apresiasi bagi Peserta Terbaik
Sebagai penutup kegiatan, panitia memberikan penghargaan kepada sejumlah siswa yang menunjukkan sikap teladan selama mengikuti Ramadhan Camp.
Penghargaan diberikan dalam lima kategori, yaitu kerapian, kedisiplinan, kesopanan, keaktifan, serta jumlah hafalan Al-Qur’an.
Apresiasi ini diharapkan dapat memotivasi para siswa untuk terus meningkatkan kualitas diri, baik dalam ibadah maupun kehidupan sehari-hari.
Ramadhan Camp 2026 pun meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. Selain memperoleh pengalaman spiritual, para siswa juga belajar tentang kedisiplinan, kebersamaan, serta semangat menuntut ilmu ala kehidupan pesantren.
Editor: Al-Afasy
The post 55 Siswa SD Muhammadiyah Ikuti Ramadhan Camp di Pesantren Darul Arqom Bayan appeared first on Muhammadiyah Jateng.



