• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Minggu, Juni 14, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Kumpulkan Kader Se-Kabupaten, Muhammadiyah Temanggung Matangkan Strategi Garap Sektor Ketahanan Pangan

    Demi Penuhi Kuota Personel Wilayah, Pemuda Muhammadiyah Pekalongan Geber Diklatsar Massal di Doro

    Harga Pertamax Naik Tembus Rp16.250, Pakar UMS Peringatkan Tekanan Daya Beli Kelas Menengah

    Unik dan Kreatif, Pengajian Arloji Langgar Agung Al Falah Kerten Bahas Amalan Suro

    Bukan Sekadar Cari Untung, Biro Umroh Muhammadiyah Ini Bongkar Rahasia Layanan Terbaiknya di Brebes

    Dosen UMSU Menjadi Keynote Speaker dan Pemakalah di Conference Internasional IConICS Selangor, Malaysia

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Kumpulkan Kader Se-Kabupaten, Muhammadiyah Temanggung Matangkan Strategi Garap Sektor Ketahanan Pangan

      Demi Penuhi Kuota Personel Wilayah, Pemuda Muhammadiyah Pekalongan Geber Diklatsar Massal di Doro

      Harga Pertamax Naik Tembus Rp16.250, Pakar UMS Peringatkan Tekanan Daya Beli Kelas Menengah

      Unik dan Kreatif, Pengajian Arloji Langgar Agung Al Falah Kerten Bahas Amalan Suro

      Bukan Sekadar Cari Untung, Biro Umroh Muhammadiyah Ini Bongkar Rahasia Layanan Terbaiknya di Brebes

      Dosen UMSU Menjadi Keynote Speaker dan Pemakalah di Conference Internasional IConICS Selangor, Malaysia

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Gdzie wpisać kod promocyjny Energy Casino – kroki i metody

        Pinco Online Kazino 2026 – Bonuslar və Aksiyalar (Пинко Казино Онлайн)

        Cricket Road Slot – przegląd i dostępne opcje gry

        क्रिकेट रोड रजिस्ट्रेशन गाइड: शुरुआती लोगों के लिए पूरी जानकारी और बोनस टिप्स

        Boomerang Willkommensbonus – Dein kompletter Guide für österreichische Spieler

        Cricket Road Game in Bangladesh: Play Guide, Bonuses & Secure Banking

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Kumpulkan Kader Se-Kabupaten, Muhammadiyah Temanggung Matangkan Strategi Garap Sektor Ketahanan Pangan

          Demi Penuhi Kuota Personel Wilayah, Pemuda Muhammadiyah Pekalongan Geber Diklatsar Massal di Doro

          Harga Pertamax Naik Tembus Rp16.250, Pakar UMS Peringatkan Tekanan Daya Beli Kelas Menengah

          Unik dan Kreatif, Pengajian Arloji Langgar Agung Al Falah Kerten Bahas Amalan Suro

          Bukan Sekadar Cari Untung, Biro Umroh Muhammadiyah Ini Bongkar Rahasia Layanan Terbaiknya di Brebes

          Dosen UMSU Menjadi Keynote Speaker dan Pemakalah di Conference Internasional IConICS Selangor, Malaysia

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Kumpulkan Kader Se-Kabupaten, Muhammadiyah Temanggung Matangkan Strategi Garap Sektor Ketahanan Pangan

            Demi Penuhi Kuota Personel Wilayah, Pemuda Muhammadiyah Pekalongan Geber Diklatsar Massal di Doro

            Harga Pertamax Naik Tembus Rp16.250, Pakar UMS Peringatkan Tekanan Daya Beli Kelas Menengah

            Unik dan Kreatif, Pengajian Arloji Langgar Agung Al Falah Kerten Bahas Amalan Suro

            Bukan Sekadar Cari Untung, Biro Umroh Muhammadiyah Ini Bongkar Rahasia Layanan Terbaiknya di Brebes

            Dosen UMSU Menjadi Keynote Speaker dan Pemakalah di Conference Internasional IConICS Selangor, Malaysia

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Gdzie wpisać kod promocyjny Energy Casino – kroki i metody

              Pinco Online Kazino 2026 – Bonuslar və Aksiyalar (Пинко Казино Онлайн)

              Cricket Road Slot – przegląd i dostępne opcje gry

              क्रिकेट रोड रजिस्ट्रेशन गाइड: शुरुआती लोगों के लिए पूरी जानकारी और बोनस टिप्स

              Boomerang Willkommensbonus – Dein kompletter Guide für österreichische Spieler

              Cricket Road Game in Bangladesh: Play Guide, Bonuses & Secure Banking

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Ketupat dan Bedug: Simbol Islam dalam Akulturasi Budaya Jawa

              by
              31/03/2025
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              PWMJATENG.COM – Manusia sebagai homo simbolikus—makhluk yang mencintai dan menggunakan simbol dalam kehidupannya—menjadikan berbagai elemen budaya sebagai bagian dari ekspresi keagamaannya. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Tafsir, yang menyebut bahwa dalam konteks Islam di Indonesia, ketupat dan bedug menjadi simbol yang erat kaitannya dengan perayaan Idulfitri. Kemunculan gambar ketupat dan dentuman bedug di berbagai tempat menandakan datangnya hari kemenangan bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh.

              Namun, di balik simbol tersebut, ada sejarah panjang yang melibatkan interaksi Islam dengan budaya lokal. Akulturasi ini menjadi cerminan dari strategi dakwah Islam yang telah berlangsung selama berabad-abad, terutama di tanah Jawa, melalui peran Walisongo dalam menyebarkan ajaran Islam dengan pendekatan budaya.

              WartaTerkait

              Kumpulkan Kader Se-Kabupaten, Muhammadiyah Temanggung Matangkan Strategi Garap Sektor Ketahanan Pangan

              Demi Penuhi Kuota Personel Wilayah, Pemuda Muhammadiyah Pekalongan Geber Diklatsar Massal di Doro

              Harga Pertamax Naik Tembus Rp16.250, Pakar UMS Peringatkan Tekanan Daya Beli Kelas Menengah

              Unik dan Kreatif, Pengajian Arloji Langgar Agung Al Falah Kerten Bahas Amalan Suro

              Islam dan Akulturasi Budaya di Jawa

              Penyebaran Islam di Nusantara memiliki berbagai teori sejarah. Salah satunya adalah teori yang menyatakan bahwa Islam berkembang pesat di wilayah pesisir Jawa melalui jalur perdagangan dan dakwah yang dilakukan oleh para ulama. Donny Khoirul Aziz dalam jurnalnya Akulturasi Islam dan Budaya Jawa (2003) menyebut bahwa penyebaran Islam di Jawa sangat berkaitan dengan kultur masyarakat pesisir, tempat di mana Syaikh Maulana Malik Ibrahim pertama kali berdakwah.

              Perjalanan dakwah kemudian berlanjut dengan hadirnya Raden Patah, atau yang dikenal sebagai Sunan Ampel, yang disebut-sebut sebagai pemimpin Walisongo. Para wali ini menyebarkan Islam dengan pendekatan tasawuf, mengajarkan ajaran Islam secara bertahap tanpa menolak keras budaya yang telah berkembang sebelumnya. Mereka menanamkan nilai-nilai Islam yang ramah dan menekankan persamaan derajat manusia.

              Pendekatan dakwah yang dilakukan oleh Walisongo sejalan dengan metode yang diajarkan dalam Al-Qur’an. Dalam surah An-Nahl ayat 125, Allah berfirman:

              اُدْعُ اِلٰى سَبِيْلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُ

              “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik, serta bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik.”

              Pendekatan yang digunakan Walisongo juga mencerminkan ajaran dalam surah Al-Hujurat ayat 13, yang menekankan pentingnya mengenal dan memahami budaya masyarakat dalam berdakwah:

              يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىٕلَ لِتَعَارَفُوْا

              “Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, lalu Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal.”

              Konsep dakwah ini menjadi dasar bagi Walisongo dalam menyesuaikan Islam dengan tradisi yang sudah ada di masyarakat Jawa, selama tidak bertentangan dengan ajaran Islam.

              Ketupat: Simbol Syukur dan Kesadaran Diri

              Salah satu simbol yang erat kaitannya dengan Idulfitri adalah ketupat. Secara historis, ketupat bukanlah tradisi Islam, melainkan budaya yang telah ada sebelum Islam masuk ke Nusantara. Dalam tradisi Hindu, ketupat melambangkan rasa syukur kepada Tuhan atas berkah yang diberikan.

              Baca juga, Makna Idulfitri: Lebih dari Sekadar Pakaian Baru

              Di Jawa, ketupat mengalami proses Islamisasi yang menjadikannya lebih dari sekadar makanan khas Idulfitri. Menurut Kamus Pepak Basa Jawa (Slamet Mulyono, 2009), ketupat memiliki filosofi “ngaku lepat” (mengakui kesalahan) dan “laku papat” (empat tindakan). Empat tindakan ini meliputi:

              Lebaran – Menandakan berakhirnya bulan Ramadan.

              Luberan – Melambangkan semangat berbagi rezeki kepada sesama.

              Leburan – Simbol melebur dosa dengan saling memaafkan.

              Laburan – Menggambarkan hati yang kembali suci dan bersih seperti kapur.

              Melalui simbol ini, masyarakat diajak untuk merefleksikan makna Idulfitri sebagai momentum kembali ke fitrah dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan.

              Bedug: Dari Tradisi Majapahit hingga Islamisasi

              Selain ketupat, bedug juga menjadi simbol yang tak terpisahkan dari perayaan Idulfitri. Suara dentuman bedug menandakan masuknya waktu salat dan menjadi tanda kebersamaan dalam momen keagamaan.

              Menurut penelitian arkeolog Universitas Negeri Malang, Drs. M. Dwi Cahyono, bedug telah digunakan sejak era Majapahit sebagai alat komunikasi untuk menandai perubahan waktu. Ada juga teori yang menyatakan bahwa bedug diperkenalkan ke Nusantara oleh Laksamana Cheng Ho dari Dinasti Ming, yang mengadaptasi tradisi kuil-kuil Buddha di Tiongkok.

              Seiring berkembangnya Islam di Jawa, bedug diadopsi sebagai bagian dari tradisi Islam. Fungsinya bergeser dari sekadar alat komunikasi menjadi penanda waktu salat dan penanda datangnya Idulfitri.

              Dakwah Kultural: Muhammadiyah dan Islam yang Adaptif

              Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam di Indonesia juga mengakui pentingnya pendekatan budaya dalam dakwah. Dalam konsep dakwah kultural, dijelaskan bahwa Islam perlu disampaikan dengan memperhatikan dinamika sosial dan budaya yang ada di masyarakat.

              Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) PP Muhammadiyah (2015) menyatakan bahwa budaya adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Muhammadiyah memahami kebudayaan sebagai hasil endapan dari kehidupan manusia yang terus berkembang, termasuk dalam aspek agama, seni, dan filsafat.

              Dalam dokumen resmi PP Muhammadiyah (2005), disebutkan bahwa dakwah kultural menjadi strategi utama dalam menjadikan Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin. Dakwah ini bertujuan untuk menghadirkan Islam yang mampu beradaptasi dengan perkembangan sosial tanpa kehilangan esensi ajarannya.

              Ikhtisar

              Ketupat dan bedug adalah dua simbol yang mencerminkan bagaimana Islam dan budaya lokal dapat menyatu dalam harmoni. Kedua simbol ini bukanlah bid’ah, tetapi bagian dari proses Islamisasi yang dilakukan oleh para ulama terdahulu, terutama Walisongo.

              Pendekatan dakwah yang mereka lakukan membuktikan bahwa Islam dapat berkembang di Nusantara dengan tetap mempertahankan nilai-nilai budaya yang ada, selama tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip tauhid. Hal ini sejalan dengan konsep dakwah kultural Muhammadiyah yang menekankan pentingnya memahami budaya sebagai sarana penyampaian pesan Islam yang lebih efektif.

              Ass Editor : Ahmad; Editor : M Taufiq Ulinuha

              The post Ketupat dan Bedug: Simbol Islam dalam Akulturasi Budaya Jawa appeared first on Muhammadiyah Jateng.

              muhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Haedar Nashir: Mudik Lebaran Jangan Jadi Ajang Pamer

              Next Post

              Mewujudkan Negeri Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur

              InfoLain

              BeritaMu

              Kumpulkan Kader Se-Kabupaten, Muhammadiyah Temanggung Matangkan Strategi Garap Sektor Ketahanan Pangan

              14/06/2026
              BeritaMu

              Demi Penuhi Kuota Personel Wilayah, Pemuda Muhammadiyah Pekalongan Geber Diklatsar Massal di Doro

              14/06/2026
              BeritaMu

              Harga Pertamax Naik Tembus Rp16.250, Pakar UMS Peringatkan Tekanan Daya Beli Kelas Menengah

              14/06/2026
              Next Post

              Mewujudkan Negeri Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Kumpulkan Kader Se-Kabupaten, Muhammadiyah Temanggung Matangkan Strategi Garap Sektor Ketahanan Pangan

                14/06/2026

                Demi Penuhi Kuota Personel Wilayah, Pemuda Muhammadiyah Pekalongan Geber Diklatsar Massal di Doro

                14/06/2026

                Unik dan Kreatif, Pengajian Arloji Langgar Agung Al Falah Kerten Bahas Amalan Suro

                14/06/2026

                Harga Pertamax Naik Tembus Rp16.250, Pakar UMS Peringatkan Tekanan Daya Beli Kelas Menengah

                14/06/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,416)
                • Hukum Islam (1,425)
                • Kabar PTMA (3,796)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Kumpulkan Kader Se-Kabupaten, Muhammadiyah Temanggung Matangkan Strategi Garap Sektor Ketahanan Pangan

                14/06/2026

                Demi Penuhi Kuota Personel Wilayah, Pemuda Muhammadiyah Pekalongan Geber Diklatsar Massal di Doro

                14/06/2026

                Unik dan Kreatif, Pengajian Arloji Langgar Agung Al Falah Kerten Bahas Amalan Suro

                14/06/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In