• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Selasa, Oktober 6, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    LDK Muhammadiyah Perkuat Dai Anti Narkoba

    Perkuat Respons Karhutla, Muhammadiyah Distribusikan 250 Oxycan bagi Relawan di Kalteng

    Dirgahayu TNI: Jangan Lupakan Pesan Jenderal Soedirman

    Dirgahayu TNI: Jangan Lupakan Pesan Jenderal Soedirman

    Kesombongan, Ketamakan, dan Hasad Menjadi Pangkal Kerusakan Manusia

    Cegah Penyebaran Influensa A, Jaga Kebersihan Lingkungan

    Sampah Menumpuk di Pinggir Jalan, Kesadaran Warga Medan Jaga Kebersihan Masih Rendah

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      LDK Muhammadiyah Perkuat Dai Anti Narkoba

      Perkuat Respons Karhutla, Muhammadiyah Distribusikan 250 Oxycan bagi Relawan di Kalteng

      Dirgahayu TNI: Jangan Lupakan Pesan Jenderal Soedirman

      Dirgahayu TNI: Jangan Lupakan Pesan Jenderal Soedirman

      Kesombongan, Ketamakan, dan Hasad Menjadi Pangkal Kerusakan Manusia

      Cegah Penyebaran Influensa A, Jaga Kebersihan Lingkungan

      Sampah Menumpuk di Pinggir Jalan, Kesadaran Warga Medan Jaga Kebersihan Masih Rendah

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          LDK Muhammadiyah Perkuat Dai Anti Narkoba

          Perkuat Respons Karhutla, Muhammadiyah Distribusikan 250 Oxycan bagi Relawan di Kalteng

          Dirgahayu TNI: Jangan Lupakan Pesan Jenderal Soedirman

          Dirgahayu TNI: Jangan Lupakan Pesan Jenderal Soedirman

          Kesombongan, Ketamakan, dan Hasad Menjadi Pangkal Kerusakan Manusia

          Cegah Penyebaran Influensa A, Jaga Kebersihan Lingkungan

          Sampah Menumpuk di Pinggir Jalan, Kesadaran Warga Medan Jaga Kebersihan Masih Rendah

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            LDK Muhammadiyah Perkuat Dai Anti Narkoba

            Perkuat Respons Karhutla, Muhammadiyah Distribusikan 250 Oxycan bagi Relawan di Kalteng

            Dirgahayu TNI: Jangan Lupakan Pesan Jenderal Soedirman

            Dirgahayu TNI: Jangan Lupakan Pesan Jenderal Soedirman

            Kesombongan, Ketamakan, dan Hasad Menjadi Pangkal Kerusakan Manusia

            Cegah Penyebaran Influensa A, Jaga Kebersihan Lingkungan

            Sampah Menumpuk di Pinggir Jalan, Kesadaran Warga Medan Jaga Kebersihan Masih Rendah

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Rahmat, Barokat, dan Taubat Menurut Profesor M. Amin Abdulllah

              by
              28/03/2025
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Rahmat, Barokat, dan Taubat Menurut Profesor M. Amin Abdulllah

              Oleh: Ikhwan Saifudin (Sekretaris PC Pemuda Muhammadiyah Kunduran Blora)

              WartaTerkait

              LDK Muhammadiyah Perkuat Dai Anti Narkoba

              Perkuat Respons Karhutla, Muhammadiyah Distribusikan 250 Oxycan bagi Relawan di Kalteng

              Dirgahayu TNI: Jangan Lupakan Pesan Jenderal Soedirman

              Kesombongan, Ketamakan, dan Hasad Menjadi Pangkal Kerusakan Manusia

              PWMJATENG.COM – Jika bulan Ramadan diibaratkan sebagai sebuah keluarga, maka “ayah” dalam keluarga tersebut adalah Ramadan. Bulan Ramadan yang penuh dengan limpahan rezeki diibaratkan sebagai seorang “ibu sholihah.” Keluarga ini hendak berkunjung ke rumah setiap Muslim yang menjalankan ibadah puasa. Bulan Ramadan membawa kebahagiaan, kegembiraan, dan keberkahan, yang diibaratkan sebagai dua anaknya yang selalu menemani, yaitu “Buka” dan “Sahur.” Selain itu, keluarga ini juga membawa tiga cucunya yang istimewa, yaitu “Rahmat,” “Barakat,” dan “Taubat.” Mereka akan tinggal di rumah orang yang berpuasa selama 29 atau 30 hari. Oleh karena itu, sudah selayaknya kita menyambut mereka dengan penuh penghormatan, penghargaan, dan keikhlasan karena Allah Ta’ala.

              Setelah 30 hari berlalu, keluarga tersebut akan berpamitan dan pergi secepat kilat menggunakan jet pribadinya yang bernama “Idul Fitri.” Mereka meninggalkan penghuni rumah dengan berbagai kesan dan kenangan mendalam. Bagi mereka yang menjalankan Ramadan dengan keikhlasan, akan mendapatkan keutamaan yang luar biasa besar, yakni predikat “Muttaqin,” serta harapan untuk bisa bertemu kembali di Ramadan berikutnya. Sekarang, mari kita bahas tiga “cucu” yang dibawa oleh keluarga tersebut, yaitu Rahmat, Barokat, dan Taubat.

              Rahmat

              Yang pertama adalah Rahmat. Kata ini sangat akrab di telinga masyarakat Indonesia dan sering muncul dalam berbagai konteks. Salah satu yang paling dikenal adalah konsep Islam Rahmatan lil ‘Alamin, yang menggambarkan bagaimana Islam hadir sebagai rahmat bagi seluruh alam semesta. Bahkan, dalam pembukaan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tahun 1945, disebutkan, “Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa.”

              Sifat rahmat memiliki peran mendasar dalam kehidupan. Setiap Muslim, baik yang sudah tua maupun masih muda, laki-laki atau perempuan, dari kalangan awam hingga elite, berpendidikan atau tidak, kaya maupun miskin, santri atau abangan, semuanya dituntut untuk mengembangkan sikap penuh kasih sayang, keramahan, kelembutan, serta kepedulian terhadap sesama. Jika sifat ini tidak ditanamkan sejak dini, berbagai bentuk konflik akan mudah muncul, baik dalam hubungan dengan orang lain maupun dalam diri sendiri. Dua sifat utama Allah yakni; al-Rahman dan al-Rahim, menjadi sumber inspirasi utama bagi manusia Muslim dalam mengembangkan kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama. Prinsip ini tidak hanya berlaku dalam Islam, tetapi juga dianut oleh pemeluk agama lain yang berusaha menanamkan nilai-nilai kebaikan ini melalui pendidikan maupun program sosial kemasyarakatan.

              Barokat

              Cucu kedua yakni Barokat atau berkah sering kali hanya dipahami sebagai doa dan harapan, bukan sebagai prinsip hidup yang terwujud dan terejawantahkan dalam praktik sehari-hari. Banyak orang berdoa agar rezekinya diberkahi, tetapi cara mereka mencari dan mengumpulkan harta terkadang tidak selaras dengan doa yang mereka panjatkan. Bahkan, jika berbicara tentang keberkahan secara menyeluruh dalam kehidupan, sering kali praktiknya jauh panggang dari api.  

              Dalam konteks ibadah puasa dan pendidikan spiritual, bukan hanya doa yang menjadi perhatian utama, tetapi juga bagaimana keberkahan diwujudkan dalam tindakan nyata. Islam mengajarkan bahwa infak, sedekah, dan zakat bukan sekadar bentuk kedermawanan, melainkan sarana untuk menyucikan harta dan menambah keberkahan dalam kehidupan. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an: 

              ”Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doamu itu (menjadi) ketenteraman bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”(QS. At-Taubah: 103) 

              Baca juga, Tuntunan Idulfitri Menurut Fatwa Tarjih Muhammadiyah: Dari Malam Takbiran hingga Salat Id

              Dalam kehidupan sosial, keberkahan bukan hanya diukur dari banyaknya harta, tetapi dari manfaat yang dapat diberikan kepada orang lain. Hidup yang penuh keberkahan berarti mampu memberikan manfaat bagi sesama, melindungi, membantu, dan memiliki mentalitas kelimpahan (abundant mentality), bukan sifat kikir atau egois. Keberadaan seseorang yang berlimpah barakah seharusnya menghadirkan rasa aman bagi orang di sekitarnya, bukan menjadi beban atau ancaman bagi mereka. Rasulullah SAW bersabda: ”Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”(HR. Ahmad) 

              Keberkahan hidup juga berkaitan dengan bagaimana kita memperlakukan kelompok lain yang berbeda dari kita. Sikap santun, kepedulian, dan kasih sayang terhadap mereka merupakan indikator sejauh mana kehidupan kita benar-benar diberkahi. Puasa mengajarkan setiap Muslim untuk melakukan refleksi mendalam: apakah hidup kita telah membawa keberkahan bagi orang lain? Jika belum, apa penyebabnya? Apakah cara kita beragama sudah benar dan sesuai dengan ajaran yang hakiki? Ibadah puasa tidak hanya sesuatu yang transendental (imaanan) tetapi juga evaluasi diri (ihtisaban), yakni keberanian untuk mengintrospeksi dosa-dosa pribadi dan sosial yang telah dilakukan sepanjang tahun, lalu berusaha memperbaikinya. Rasulullah SAW bersabda: 

              ”Barang siapa yang berpuasa Ramadan dengan penuh keimanan dan muhasabah (introspeksi diri), maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari & Muslim). Dengan demikian, ibadah puasa bukan hanya ritual tahunan, tetapi sarana untuk meningkatkan kualitas diri dan menumbuhkan keberkahan dalam kehidupan sosial.

              Taubat

              Cucu ketiga Taubat memahami makna taubat sering kali terasa sulit, terlebih lagi ketika berbicara tentang taubatan nasuha, yaitu taubat yang sungguh-sungguh. Bagi sebagian orang, konsep ini bahkan terasa hampir tidak terjangkau. Mengapa Islam menganjurkan umatnya untuk bertaubat setiap hari? Hal ini tidak terlepas dari sifat dasar manusia yang rapuh, baik secara biologis maupun psikologis. Manusia mudah terpengaruh oleh emosi, kemarahan, dan berbagai kelemahan lainnya yang membuatnya rentan terhadap kesalahan dan dosa. 

              Keterbatasan adalah bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Tidak ada seorang pun yang mampu sepenuhnya melepaskan diri dari keterbatasan ini, baik dalam hal ilmu, harta, usia, maupun pengalaman hidup. Pendidikan yang berkembang dalam budaya manusia merupakan upaya untuk mengurangi dampak keterbatasan tersebut. Meskipun tidak selalu berhasil secara sempurna, ada kelompok masyarakat yang mengalami kemajuan, namun ada juga yang masih tertinggal. 

              Dalam realitas seperti ini, Islam dan agama-agama lain, termasuk budaya lokal, menawarkan konsep taubat, “repentance”, permintaan maaf, “tepo seliro” (tenggang rasa), serta kesadaran akan batas-batas kemampuan manusia agar tidak melampaui batas dan terjerumus dalam kesombongan. Kesadaran akan keterbatasan ini dapat mengurangi sifat angkuh dan congkak dalam diri manusia.  Taubat yang sejati adalah taubat yang dilakukan dengan penuh ketulusan dan kejujuran di hadapan Allah SWT. Selain itu, taubat juga berfungsi untuk menjaga kesehatan mental seseorang serta memperkuat harmoni sosial dalam masyarakat. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an: 

              ”Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung.”(QS. An-Nur: 3 1). Dengan demikian, taubat bukan hanya sebatas ritual spiritual, tetapi juga sarana refleksi diri yang membantu manusia tetap berada dalam keseimbangan hidup, baik secara individu maupun dalam kehidupan sosialnya.

              Ass Editor : Ahmad; Editor : M Taufiq Ulinuha

              The post Rahmat, Barokat, dan Taubat Menurut Profesor M. Amin Abdulllah appeared first on Muhammadiyah Jateng.

              muhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Pengajian Ramadan di PCM Kunduran: Ribuan Jamaah Antusias, Santunan untuk 33 Mustahiq

              Next Post

              Asah Jiwa Sosial! Murid SD Muhammadiyah PK Solo Ikuti Kampung Ramadan di Karanganyar

              InfoLain

              BeritaMu

              LDK Muhammadiyah Perkuat Dai Anti Narkoba

              05/10/2026
              BeritaMu

              Perkuat Respons Karhutla, Muhammadiyah Distribusikan 250 Oxycan bagi Relawan di Kalteng

              05/10/2026
              Dirgahayu TNI: Jangan Lupakan Pesan Jenderal Soedirman
              BeritaMu

              Dirgahayu TNI: Jangan Lupakan Pesan Jenderal Soedirman

              05/10/2026
              Next Post
              Asah Jiwa Sosial! Murid SD Muhammadiyah PK Solo Ikuti Kampung Ramadan di Karanganyar

              Asah Jiwa Sosial! Murid SD Muhammadiyah PK Solo Ikuti Kampung Ramadan di Karanganyar

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                LDK Muhammadiyah Perkuat Dai Anti Narkoba

                05/10/2026

                Perkuat Respons Karhutla, Muhammadiyah Distribusikan 250 Oxycan bagi Relawan di Kalteng

                05/10/2026
                Dirgahayu TNI: Jangan Lupakan Pesan Jenderal Soedirman

                Dirgahayu TNI: Jangan Lupakan Pesan Jenderal Soedirman

                05/10/2026

                Kesombongan, Ketamakan, dan Hasad Menjadi Pangkal Kerusakan Manusia

                05/10/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,701)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,282)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                LDK Muhammadiyah Perkuat Dai Anti Narkoba

                05/10/2026

                Perkuat Respons Karhutla, Muhammadiyah Distribusikan 250 Oxycan bagi Relawan di Kalteng

                05/10/2026
                Dirgahayu TNI: Jangan Lupakan Pesan Jenderal Soedirman

                Dirgahayu TNI: Jangan Lupakan Pesan Jenderal Soedirman

                05/10/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In