• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sabtu, Agustus 15, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    SUMU Gelar Open Trip Bisnis Indonesia–Tiongkok, 52 Peserta Kunjungi Pusat Perdagangan Yiwu

    Haedar Nashir: Gramasurya Harus Menjadi Cahaya dan Api Kemajuan Muhammadiyah

    Fakultas Agama Islam UMSU Berangkatkan 140 Mahasiswa Ikuti KKN di Empat Kabupaten dan Kota

    Fakultas Agama Islam UMSU Berangkatkan 140 Mahasiswa Ikuti KKN di Empat Kabupaten dan Kota

    PP Muhammadiyah Terjunkan Tim Medis Pasca-Gempa Flores

    Tiada Pekan Tanpa Perkaderan: Menjaga Ruh Islam Berkemajuan

    MU Orsen-V Dibuka, Wujudkan Panca Daya Santri PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      SUMU Gelar Open Trip Bisnis Indonesia–Tiongkok, 52 Peserta Kunjungi Pusat Perdagangan Yiwu

      Haedar Nashir: Gramasurya Harus Menjadi Cahaya dan Api Kemajuan Muhammadiyah

      Fakultas Agama Islam UMSU Berangkatkan 140 Mahasiswa Ikuti KKN di Empat Kabupaten dan Kota

      Fakultas Agama Islam UMSU Berangkatkan 140 Mahasiswa Ikuti KKN di Empat Kabupaten dan Kota

      PP Muhammadiyah Terjunkan Tim Medis Pasca-Gempa Flores

      Tiada Pekan Tanpa Perkaderan: Menjaga Ruh Islam Berkemajuan

      MU Orsen-V Dibuka, Wujudkan Panca Daya Santri PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

        Peut-on changer la devise sur VipLuck avis après l’inscription ?

        Pistolo Casino Review: Quick‑Hit Slots and Rapid‑Play Action

        FafaBet9 – Quick‑Play Slots, Table Games and More

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          SUMU Gelar Open Trip Bisnis Indonesia–Tiongkok, 52 Peserta Kunjungi Pusat Perdagangan Yiwu

          Haedar Nashir: Gramasurya Harus Menjadi Cahaya dan Api Kemajuan Muhammadiyah

          Fakultas Agama Islam UMSU Berangkatkan 140 Mahasiswa Ikuti KKN di Empat Kabupaten dan Kota

          Fakultas Agama Islam UMSU Berangkatkan 140 Mahasiswa Ikuti KKN di Empat Kabupaten dan Kota

          PP Muhammadiyah Terjunkan Tim Medis Pasca-Gempa Flores

          Tiada Pekan Tanpa Perkaderan: Menjaga Ruh Islam Berkemajuan

          MU Orsen-V Dibuka, Wujudkan Panca Daya Santri PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            SUMU Gelar Open Trip Bisnis Indonesia–Tiongkok, 52 Peserta Kunjungi Pusat Perdagangan Yiwu

            Haedar Nashir: Gramasurya Harus Menjadi Cahaya dan Api Kemajuan Muhammadiyah

            Fakultas Agama Islam UMSU Berangkatkan 140 Mahasiswa Ikuti KKN di Empat Kabupaten dan Kota

            Fakultas Agama Islam UMSU Berangkatkan 140 Mahasiswa Ikuti KKN di Empat Kabupaten dan Kota

            PP Muhammadiyah Terjunkan Tim Medis Pasca-Gempa Flores

            Tiada Pekan Tanpa Perkaderan: Menjaga Ruh Islam Berkemajuan

            MU Orsen-V Dibuka, Wujudkan Panca Daya Santri PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

              Peut-on changer la devise sur VipLuck avis après l’inscription ?

              Pistolo Casino Review: Quick‑Hit Slots and Rapid‑Play Action

              FafaBet9 – Quick‑Play Slots, Table Games and More

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Bila Semangat Juang Memudar

              by
              09/01/2025
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Bila Semangat Juang Memudar

              Oleh : Andika Rahmawan (Sekretaris Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) Daerah Sukoharjo, Guru SMP Muhammadiyah Imam Syuhodo)

              WartaTerkait

              SUMU Gelar Open Trip Bisnis Indonesia–Tiongkok, 52 Peserta Kunjungi Pusat Perdagangan Yiwu

              Haedar Nashir: Gramasurya Harus Menjadi Cahaya dan Api Kemajuan Muhammadiyah

              Fakultas Agama Islam UMSU Berangkatkan 140 Mahasiswa Ikuti KKN di Empat Kabupaten dan Kota

              PP Muhammadiyah Terjunkan Tim Medis Pasca-Gempa Flores

              PWMJATENG.COM – Berbagai godaan dan tekanan hebat yang melanda medan dakwah seringkali membawa virus futur yang mewabah dan menjangkiti para aktifisnya. Sebuah penyakit yang harus diwaspadai oleh para aktifis gerakan Islam. Karena jika dibiarkan begitu saja akan berakibat sangat fatal. Tak cuma semangat yang menjadi luntur, bahkan aqidah pun bisa melayang dibuatnya.

              Futur berasal dari bahasa arab yang artinya terputus, berhenti, malas dan lambat, setelah sebelumnya rajin dan konsisten. Dalam konteks dakwah, futur bermakna kondisi menurunnya semangat beriman dan beramal shalih serta melemahnya ghirah seseorang dalam berjihad dan berdakwah. Futur terdiri dari banyak tingkatan. Yang paling ringan adalah apabila seseorang mengalami penurunan kualitas ruhiyah, ibadah serta amal shalih. Kemudian beranjak pada berkurangnya kuantitas ibadah dan amal shalih. Lebih jauh lagi adalah tingkatan yang mulai meninggalkan sama sekali ibadah dan amal shalih tersebut. Dan terakhir yang paling parah adalah meninggalkan keimanan sama sekali (Untung Wahono, 2006 : 21)

              Dalam konteks dakwah kontemporer, fenomena futur sering muncul dalam beberapa kasus. Seorang ustadz pernah bercerita, “Kita adalah orang yang insya Allah telah teruji daya tahan kita dalam menghadapi masa-masa sulit. Namun belum teruji di saat memasuki masa-masa mudah. Dulu adalah hal biasa salah seorang di antara kita berjalan kaki dari Bogor ke Puncak untuk mengisi daurah di sebuah villa pinjaman, karena kita tak punya uang. Kita kuat.”

              Beliau khawatir para kader dakwah justru akan mengalami futur disaat memasuki masa-masa mudah. “Saya justru khawatir ketangguhan itu hilang di saat kita telah mampu ke Puncak dengan mobil sendiri, disaat kenikmatan dunia mulai berada di sekitar kita.”

              Dalam sebuah hadist Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam pernah mengingatkan kepada kaum Muslimin di Madinah yang berlomba-lomba mendapatkan pembagian harta hasil jizyah, beliau shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Demi Allah, bukan kefakiran yang aku khawatirkan terhadap kalian, tetapi yang aku khawatirkan adalah kekayaan dunia dilimpahkan kepada kalian sebagaimana telah dilimpahkan kepada orang-orang sebelum kalian, kemudian kalian akan berlomba-lomba mendapatkannya sebagaimana mereka berlomba-lomba dan akhirnya dunia itu membinasakan kalian sebagaimana ia telah membinasakan mereka.” (H.R. Muslim)

              Menurut Hamim Thohari (2006), ada tiga jenis kefuturan yang menimpa para aktivis dakwah. Pertama, aktivis yang ditinggalkan. Umumnya mereka adalah para pemalas yang tidak mau mengasah dirinya dengan menambah berbagai ilmu keislaman dan kreatifitas dakwah. Mereka tidak punya kesungguhan untuk memperbaharui (update) dan meningkatkan diri (upgrade) meraka secara terus menerus. Karenanya kualitas ke-Islamannya dangkal, kiprah dakwahnya juga hambar dan tidak berkembang, padahal lingkungan sekitarnya terus berubah dan mengalami kemajuan demi kemajuan. Meraka sebenarnya tidak pantas lagi menyandang predikat sebagai seorang aktifis dakwah, karena mereka pasif. Bukankah seorang Muslim setiap harinya harus lebih baik?! Hari ini harus lebih baik dari kemarin. Merugilah orang yang hari ini sama dengan kemarin, dan celakalah mereka yang hari ini lebih buruk dari kemarin.

              Baca juga, Bagaimana Teknologi Membantu Penyebaran Islam di Dunia Modern?

              Kedua, aktivis yang ditinggalkan. Mereka adalah mantan aktivis yang telah melakukan kesalahan fatal, baik dari segi aqidah, syari’ah, atau akhlaq. Setiap aktivis harus menyadari bahwa diri mereka adalah pemimpin dan penggerak perubahan. Meraka harus sadar bahwa ribuan pasang mata selalu memandang dan mengawasi gerak-geriknya. Masyarakat akan mengikuti jika mereka berlaku baik dan benar, tetapi mereka akan meninggalkannya ketika para aktivis itu mulai melakukan kesalahan, penyelewengan, apalagi sampai pada penyimpangan. Aktivis yang tidak bisa menjadi teladan, cepat atau lambat pasti akan ditinggalkan. Mereka akan futur, putus di tengah jalan.

              Ketiga, aktivis yang meninggalkan. Mereka adalah mantan aktifis yang tidak sabar dan tidak istiqomah menapaki jalan perjuangan yang terjal dan panjang. Mereka tidak tahan menghadapi cobaan dan rayuan. Mereka juga tidak kuat menahan derita yang kadang sangat panjang dan menyakitkan. Belum lagi fitnah yang kadang datangnya tak terduga. Semua ini membuat mereka putus ditengah jalan. Mereka meninggalkan arena perjuangan dengan berbagai alasan. Ada yang ingin menata ekonomi keluarganya, membenahi sekolahnya, ingin menjadi masyarakat biasa, ingin uzlah supaya khusyu’ beribadah, dan banyak lagi alasan yang lain. Pada intinya mereka tidak tahan lagi hidup sebagai aktifis.

              Sedangkan menurut Irfan S. Awwas (2007) para aktivis yang bergelut di medan dakwah mempunyai beberapa musuh, diantaranya yaitu: (1) Kekuatan tirani; (2) Putus asa dari kemenangan; (3) Keruwetan hidup dan kesulitan ekonomi; (4) Sikap individualis dan egois; (5) Tunduk pada rutinitas dan menyerah pada kenyataan; (6) Melemparkan tanggung jawab; (7) Konspirasi kaum kafir dan munafik; (8) Nyaman pada kemapanan hidup; (9) Terlalu lama beristirahat; dan (10) Merasa aman dari rintangan.

              Maka, ada dua kunci yang harus kita miliki untuk menakhlukkan semua rintangan dan kefuturan itu agar kemudian dapat meraih kemenangan dalam berdakwah. Yang pertama adalah Ikhlas. Ikhlas bukanlah ucapan yang hanya terlontar di lidah, huruf yang tertulis dalam catatan, banyaknya harta yang telah kita sumbangkan untuk kebaikan, lamanya waktu kita berdakwah, atau penampilan fisik yang tampak oleh mata. Ikhlas adalah ‘permata’ yang tersimpan di dalam hati seorang mukmin yang merendahkan hati dan jiwa-raganya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala penguasa alam semesta. Inilah kunci keselamatan dan keberhasilan yang akan menjadi sebab terbukanya gerbang ketentraman dan hidayah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sementara kita semua mengetahui, bahwa tanpa keikhlasan tak ada amal yang akan diterima.

              Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah tidak memandang kepada rupa kalian, tidak juga harta kalian. Akan tetapi yang dipandang adalah hati dan amal kalian.” (H.R. Muslim)

              Baca juga, Hidup Mulia dengan Ketaatan

              Ikhlas adalah rahasia kesuksesan dakwah para nabi dan rasul serta para pendahulu kita yang shalih (salaf ash shalih). Berapapun jumlah orang yang tunduk mengikuti seruan mereka, mereka tetap dinilai berhasil dan telah menunaikan tugasnya dengan baik. Mereka tidak dikatakan gagal, meskipun ayahnya  sendiri produsen berhala, meskipun anaknya sendiri menolak perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala, meskipun pamannya sendiri tidak mau masuk Islam yang diserukannya, meskipun tidak ada pengikutnya kecuali satu atau dua saja, bahkan ada nabi yang tidak punya pengikut sama sekali.

              Mereka adalah suatu kaum yang mendapatkan pujian dan keutamaan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala karena keikhlasan dan ketaatan mereka kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena ilmu dan amalan yang mereka miliki. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul-Nya, mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiqin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang shalih. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.” (Q.S. an-Nisa’ [4] : 69)

              Kalau kita memang ikhlas niscaya kita akan merasa senang apabila saudara kita mendapatkan hidayah, entah itu melalui tangan kita atau tangan orang lain. Kalau kita memang ikhlas, maka amalan sekecil apapun tidak akan pernah kita sepelekan. Kalau kita memang ikhlas, maka kita akan selalu beramal meskipun tak ada seorangpun yang melihat dam memuji amalan kita.

              Sedangkan kunci yang kedua adalah ittiba’, berpegang teguh kepada jalan dakwah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Takkan ada kekuatan apapun yang dapat mempertahankan benteng kebenaran kecuali dengan pertolongan-Nya. Dan pertolongann-Nya tidak akan diberikan kecuali hanya akan diberikan kepada para aktivis yang tetap berdiri tegak diatas jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan selalu istiqamah menjadikan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam sebagai sebaik-baik teladan (uswah hasanah) dalam setiap sendi kehidupan yang dijalaninya.

              Siapa saja yang berpaling dari tuntunan Alquran dan Sunnah sahihah dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam saat senang maupun susah, bahagia maupun menderita, dikala sempit maupun lapang, maka ia akan ditemani setan, baik setan dari jenis jin maupun manusia yang akan selalu menyesatkan dan menghalangi mereka dari jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang lurus.

              Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Maka berpegang teguhlah kamu kepada agama yang telah diwahyukan kepadamu. Sesungguhnya kamu berada di atas jalan yang lurus. Dan sesungguhnya Al Quran itu benar-benar adalah suatu kemuliaan besar bagimu dan bagi kaummu dan kelak kamu akan diminta pertanggungan jawab.” (Q.S. Az Zukhruf [43] :43-44). Wallahu A’lam.

              Ass Editor : Ahmad; Editor : M Taufiq Ulinuha

              The post Bila Semangat Juang Memudar appeared first on Muhammadiyah Jateng.

              muhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Mahasiswa FKIP UMS Ciptakan Keceriaan di Panti Asuhan Al-Adhsa

              Next Post

              Usia Dini: Antara Orang Tua dan Anak

              InfoLain

              BeritaMu

              SUMU Gelar Open Trip Bisnis Indonesia–Tiongkok, 52 Peserta Kunjungi Pusat Perdagangan Yiwu

              15/08/2026
              BeritaMu

              Haedar Nashir: Gramasurya Harus Menjadi Cahaya dan Api Kemajuan Muhammadiyah

              15/08/2026
              Fakultas Agama Islam UMSU Berangkatkan 140 Mahasiswa Ikuti KKN di Empat Kabupaten dan Kota
              BeritaMu

              Fakultas Agama Islam UMSU Berangkatkan 140 Mahasiswa Ikuti KKN di Empat Kabupaten dan Kota

              15/08/2026
              Next Post

              Usia Dini: Antara Orang Tua dan Anak

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                SUMU Gelar Open Trip Bisnis Indonesia–Tiongkok, 52 Peserta Kunjungi Pusat Perdagangan Yiwu

                15/08/2026

                Haedar Nashir: Gramasurya Harus Menjadi Cahaya dan Api Kemajuan Muhammadiyah

                15/08/2026
                Fakultas Agama Islam UMSU Berangkatkan 140 Mahasiswa Ikuti KKN di Empat Kabupaten dan Kota

                Fakultas Agama Islam UMSU Berangkatkan 140 Mahasiswa Ikuti KKN di Empat Kabupaten dan Kota

                15/08/2026

                PP Muhammadiyah Terjunkan Tim Medis Pasca-Gempa Flores

                15/08/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,096)
                • Hukum Islam (1,630)
                • Kabar PTMA (4,092)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                SUMU Gelar Open Trip Bisnis Indonesia–Tiongkok, 52 Peserta Kunjungi Pusat Perdagangan Yiwu

                15/08/2026

                Haedar Nashir: Gramasurya Harus Menjadi Cahaya dan Api Kemajuan Muhammadiyah

                15/08/2026
                Fakultas Agama Islam UMSU Berangkatkan 140 Mahasiswa Ikuti KKN di Empat Kabupaten dan Kota

                Fakultas Agama Islam UMSU Berangkatkan 140 Mahasiswa Ikuti KKN di Empat Kabupaten dan Kota

                15/08/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In