MUHAMMADIYAH.OR.ID, MALANG – Sejak kelahirannya, Muhammadiyah tidak bersikap antipati terhadap kebudayaan lokal. Kebudayaan itu, justru digunakan sebagai salah satu pendekatan syiar dan dakwah Islam. Tokoh-tokoh Muhammadiyah kerap dijumpai mengakomodasi kebudayaan itu. Salah satu contohnya cara berpakaian Ki Bagus Hadikusumo yang menggambarkan sosok seorang Jawa Tulen; pakaian beskap dan blangkon. Dalam rangka menguatkan ikatan Muhammadiyah dengan kebudayaan, Lembaga Seni Budaya […]
The post <strong>Perlu Fikih Budaya, Kiai Kusen Tegaskan Muhammadiyah Tidak Anti Budaya Lokal</strong> appeared first on Muhammadiyah.




