• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Senin, Juni 8, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Salat Ashar Perdana Tandai Babak Baru Masjid Batak Dalihan Na Tolu Sulawesi Selatan di Maros

    Tauhid Harus Melahirkan Kesalehan Individual, Sosial, dan Publik

    Bimtek SatuMu Muhammadiyah Kota Tebinggtinggi, Dorong Penguatan Digitalisasi Muhammadiyah

    Bimtek SatuMu Muhammadiyah Kota Tebinggtinggi, Dorong Penguatan Digitalisasi Muhammadiyah

    Sisakan Waktu untuk Muhammadiyah, Jangan Waktu Sisa untuk Muhammadiyah

    Anak Kecanduan Gadget? Sekolah Ini Jadikan Pendidikan Karakter Anak Prioritas Utama

    Cerita Mahasiswa Internasional UMP Mengajar di SD Tegal: Mengubah Ketakutan Siswa Jadi Keberanian

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Salat Ashar Perdana Tandai Babak Baru Masjid Batak Dalihan Na Tolu Sulawesi Selatan di Maros

      Tauhid Harus Melahirkan Kesalehan Individual, Sosial, dan Publik

      Bimtek SatuMu Muhammadiyah Kota Tebinggtinggi, Dorong Penguatan Digitalisasi Muhammadiyah

      Bimtek SatuMu Muhammadiyah Kota Tebinggtinggi, Dorong Penguatan Digitalisasi Muhammadiyah

      Sisakan Waktu untuk Muhammadiyah, Jangan Waktu Sisa untuk Muhammadiyah

      Anak Kecanduan Gadget? Sekolah Ini Jadikan Pendidikan Karakter Anak Prioritas Utama

      Cerita Mahasiswa Internasional UMP Mengajar di SD Tegal: Mengubah Ketakutan Siswa Jadi Keberanian

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

        Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

        Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

        Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Salat Ashar Perdana Tandai Babak Baru Masjid Batak Dalihan Na Tolu Sulawesi Selatan di Maros

          Tauhid Harus Melahirkan Kesalehan Individual, Sosial, dan Publik

          Bimtek SatuMu Muhammadiyah Kota Tebinggtinggi, Dorong Penguatan Digitalisasi Muhammadiyah

          Bimtek SatuMu Muhammadiyah Kota Tebinggtinggi, Dorong Penguatan Digitalisasi Muhammadiyah

          Sisakan Waktu untuk Muhammadiyah, Jangan Waktu Sisa untuk Muhammadiyah

          Anak Kecanduan Gadget? Sekolah Ini Jadikan Pendidikan Karakter Anak Prioritas Utama

          Cerita Mahasiswa Internasional UMP Mengajar di SD Tegal: Mengubah Ketakutan Siswa Jadi Keberanian

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Salat Ashar Perdana Tandai Babak Baru Masjid Batak Dalihan Na Tolu Sulawesi Selatan di Maros

            Tauhid Harus Melahirkan Kesalehan Individual, Sosial, dan Publik

            Bimtek SatuMu Muhammadiyah Kota Tebinggtinggi, Dorong Penguatan Digitalisasi Muhammadiyah

            Bimtek SatuMu Muhammadiyah Kota Tebinggtinggi, Dorong Penguatan Digitalisasi Muhammadiyah

            Sisakan Waktu untuk Muhammadiyah, Jangan Waktu Sisa untuk Muhammadiyah

            Anak Kecanduan Gadget? Sekolah Ini Jadikan Pendidikan Karakter Anak Prioritas Utama

            Cerita Mahasiswa Internasional UMP Mengajar di SD Tegal: Mengubah Ketakutan Siswa Jadi Keberanian

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Aplikasi Profil Pelajar Pancasila dalam Gotong Royong Membangun Peradaban

              by
              01/06/2023
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id –

              Aplikasi Profil Pelajar Pancasila dalam Gotong Royong Membangun Peradaban dan Pertumbuhan Global

              WartaTerkait

              Salat Ashar Perdana Tandai Babak Baru Masjid Batak Dalihan Na Tolu Sulawesi Selatan di Maros

              Tauhid Harus Melahirkan Kesalehan Individual, Sosial, dan Publik

              Bimtek SatuMu Muhammadiyah Kota Tebinggtinggi, Dorong Penguatan Digitalisasi Muhammadiyah

              Sisakan Waktu untuk Muhammadiyah, Jangan Waktu Sisa untuk Muhammadiyah

              (Refleksi Hari Lahir Pancasila)

              Oleh: Wakhidah Noor Agustina, S.Si.

              Bangsa Indonesia dengan keberagaman budayanya, memiliki ciri khas yang telah dikenal sejak dahulu hingga sekarang sebagai jati diri bangsa, yaitu gotong royong. Aktivitas sosial yang merupakan kepribadian dan budaya bangsa ini, berakar kuat dalam kehidupan bermasyarakat yang tumbuh dari masing-masing individu. Sikap kebersamaan yang tanpa pamrih tersebut timbul dari setiap individu dengan tujuan untuk meringankan beban, sebagai tradisi masyarakat dalam pengamalan dan pelestarian nilai-nilai Pancasila.

              Gotong royong dapat dimaknai sebagai kegiatan yang dilakukan bersama untuk mencapai suatu hasil yang didambakan. Istilah yang berasal dari Bahasa Jawa, gotong (mengangkat) dan royong (bersama), yang diturunkan dari budaya masyarakat desa dengan kebiasaan saling menolong di saat membangun atau memindahkan rumah, menggotongnya secara bersama menggunakan tandu yang berasal dari batang royong (ruyung), yaitu tumbuhan yang menjulang tinggi sejenis kelapa. Ruyung dikenal juga sebagai enau atau aren dengan nama latin Arenga pinnata, sebagai tanaman serbaguna yang dapat tumbuh besar dan tinggi dengan batang yang kokoh dan bagian atasnya tertutup serabut hitam yang disebut ijuk, sebagai bagian dari pelepah daun yang menyelubungi batang.

              Budaya gotong royong di masyarakat ini mengandung muatan saling menolong, toleransi, dan solidaritas antar sesama warga. Tradisi ini telah tertanam dalam masyarakat Indonesia, terutama di pedesaan, yang sangat sejalan dengan pemikiran Islam. Dalam Islam, harus saling menolong dan berbuat baik terhadap siapapun sebagaimana dalam QS. An-Nisa ayat 36 yang artinya: “Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, dan berbuat baiklah kepada dua orang tua, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahaya yang kamu miliki.”

              Sebagai agama yang mengajarkan berbagai hal dalam kehidupan, Islam juga mengatur tentang tolong-menolong, karena sesama Muslim adalah bersaudara. Tolong-menolong tersebut juga dibatasi dalam hal kebaikan dan takwa, serta adanya larangan tolong-menolong dalam hal kejahatan, sebagaimana QS. Ali Imron: 104 dan Al-Maidah:2. Berdasarkan kedua ayat tersebut, dapat kita lihat peran penting agama untuk dijadikan sebagai pegangan hidup. Antara agama dengan tradisi yang telah ada, dapat berjalan saling berdampingan, dan antar sesama masyarakat merasa sebagai sebuah keluarga dengan persaudaraan yang dekat.

              Semangat gotong royong dapat menciptakan kerukunan antara sesama masyarakat berbangsa dan bernegara dalam membangun peradaban bangsa, sebagai bagian dari unsur kebudayaan yang halus, maju dan indah, seperti kesenian, ilmu pengetahuan, adat sopan santun, keterampilan menulis, organisasi kenegaraan, serta kebudayaan yang didukung dengan teknologi informasi di tengah masyarakat kota yang maju dan kompleks.

              Dalam membangun peradaban tidak dapat dilepaskan dari manusia sebagai subjek pembentuk budaya luhur kelompok masyarakat yang tercermin dari kualitas kehidupan manusia di masyarakat. Kualitas hidup dapat diukur dari tingkat kesejahteraan, ketenteraman, kedamaian dan keadilan. Dalam membangun peradaban, bangsa Indonesia harus mampu mewujudkan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dengan membangun sumber daya manusia yang terampil dalam memanfaatkan lptek, berbudaya dan bermoral yang berakar dari nilai-nilai agama.

              Menurut cendekiawan Bernard Lewis, unsur pokok suatu peradaban adalah agama. Sedangkan Huntington menulis bahwa agama merupakan karakteristik sentral yang menentukan peradaban. Selain faktor agama tersebut, membangun peradaban dengan memanfaatkan tradisi keilmuan melalui pendidikan yang berkualitas, ditopang oleh pendidikan akhlak sebagai basis pembentukan karakter bangsa atau akhlak sebagai jantung peradaban.

              Globalisasi sebagai salah satu bagian dari peradaban manusia yang terus bergerak tanpa batas di tengah-tengah masyarakat, memiliki hubungan yang erat dengan kemajuan teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Semuanya merasakan dampak globalisasi ini, semua ikut andil dalam perkembangan globalisasi. Globalisasi merupakan proses integrasi internasional yang terjadi karena pertukaran pandangan dunia, produk, pemikiran, dan aspek-aspek kebudayaan lainnya. Islam memandang globalisasi sebagai suatu hal yang baru seiring dengan perkembangan zaman. Perkembangan teknologi informasi yang dibarengi dengan perkembangan ilmu yang sangat pesat ini mempengaruhi pola kehidupan masyarakat secara global. Hal ini memberikan dampak tersendiri bagi kehidupan masyarakat kita. Istilah “dunia dalam genggaman”, yang menggambarkan kehidupan kita sekarang ini. Begitu mudahnya kita meraih informasi yang dapat diperoleh dalam waktu yang sangat singkat dari belahan dunia manapun, memberikan perubahan terhadap kehidupan di tengah masyarakat dalam praktik keagamaan, tradisi, serta budaya kita.

              Peran Pancasila sangat diperlukan di era globalisasi sebagai filter untuk memilah dan memilih budaya yang dapat diterima serta memberikan manfaat bagi bangsa dan negara. Pancasila juga hadir sebagai alat untuk menjaga eksistensi kepribadian bangsa. Ketahanan Pancasila diuji ketika dunia memasuki era globalisasi dengan banyaknya ideologi alternatif yang merasuk dalam segenap sendi-sendi bangsa melalui media informasi yang mudah dijangkau semua komponen.

              Perkembangan ilmu dan teknologi yang sangat pesat ini memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tradisi masyarakat dengan budaya ketimurannya, canggihnya teknologi informasi memberikan dampak positif dan juga negatif. Di samping “dunia dalam genggaman”, tidak kita pungkiri ada akibat lain yang terjadi, yaitu dekadensi moral seiring dengan terkikisnya nilai-nilai yang selama ini kita pegang. Munculnya egoisme, hilangnya rasa malu, semangat gotong royong yang perlahan sirna dari jati diri bangsa, akan memberikan dampak terhadap tatanan kehidupan dunia. Hal ini menuntut kecerdasan kita secara intelektual dan spiritual agar dapat menjadi filter terhadap derasnya arus globalisasi.

              Pendidikan di Indonesia dipengaruhi perkembangan globalisasi serta ilmu pengetahuan dan teknologi dengan tantangan yang tidak kalah beratnya yaitu era pasar bebas, karena akan membuka peluang bagi lembaga pendidikan dan tenaga pendidik dari mancanegara masuk ke Indonesia. Dalam rangka menghadapi pasar global tersebut, maka kebijakan pendidikan nasional harus dapat meningkatkan mutu pendidikan, baik akademik maupun non-akademik, dengan memperbaiki manajemen pendidikan agar menjadi lebih produktif, efisien, dan memberikan akses yang luas bagi masyarakat untuk mendapatkan pendidikan.

              Pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan teknologi informasi ini, yang menuntut kita harus berpikir kritis, mampu beradaptasi dan berinovasi. Kurikulum Merdeka dikembangkan sebagai kerangka kurikulum yang lebih fleksibel, dengan fokusnya pada materi esensial dan pengembangan karakter serta kompetensi peserta didik. Dengan karakteristik pembelajaran salah satunya berdasar pada projek pengembangan soft skills dan karakter yang sesuai dengan profil pelajar Pancasila. Pelajar Pancasila merupakan perwujudan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat, dengan kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, dengan enam ciri utama, yaitu: beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebhinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

              Gotong royong dalam membangun peradaban dan pertumbuhan global dapat kita wujudkan bersama dengan mengaplikasikan dimensi gotong royong dan dimensi kebhinekaan global dari enam dimensi Profil Pelajar Pancasila. Gotong royong dapat mempererat persatuan dan kesatuan bangsa melalui kerjasama yang teratur, rasa kebersamaan, persaudaraan, dan keakraban antar warga.

              Setiap pelajar Indonesia memiliki kemampuan bergotong royong, kemampuan untuk melakukan kegiatan secara bersama-sama dengan suka rela agar kegiatan yang dikerjakan dapat berjalan lancar, mudah, dan ringan, dengan elemen-elemennya: kolaborasi, kepedulian, dan berbagi. Hidup bersama menyelaraskan dan menerima segala perbedaan dengan berupaya membangun kolaborasi, saling peduli, dan berbagi dengan sesama sebagai ikhtiar pengembangan yang berpandangan jauh ke depan, bangkit menjadi bangsa yang bermartabat dan jaya sebagai pemenang dalam globalisasi.

              Wakhidah Noor Agustina, S.Si., Guru SMA Negeri 2 Kudus dan Sekretaris Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kudus

              –Read Moremuhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Risalah Islam Berkemajuan: Harus Tinggalkan 4 Hal Jahiliyah

              Next Post

              Muhammadiyah Perkuat Standing Position terhadap Isu Lingkungan Nasional hingga Global

              InfoLain

              BeritaMu

              Salat Ashar Perdana Tandai Babak Baru Masjid Batak Dalihan Na Tolu Sulawesi Selatan di Maros

              07/06/2026
              BeritaMu

              Tauhid Harus Melahirkan Kesalehan Individual, Sosial, dan Publik

              07/06/2026
              Bimtek SatuMu Muhammadiyah Kota Tebinggtinggi, Dorong Penguatan Digitalisasi Muhammadiyah
              BeritaMu

              Bimtek SatuMu Muhammadiyah Kota Tebinggtinggi, Dorong Penguatan Digitalisasi Muhammadiyah

              07/06/2026
              Next Post
              Muhammadiyah Perkuat Standing Position terhadap Isu Lingkungan Nasional hingga Global

              Muhammadiyah Perkuat Standing Position terhadap Isu Lingkungan Nasional hingga Global

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Salat Ashar Perdana Tandai Babak Baru Masjid Batak Dalihan Na Tolu Sulawesi Selatan di Maros

                07/06/2026

                Tauhid Harus Melahirkan Kesalehan Individual, Sosial, dan Publik

                07/06/2026

                Sisakan Waktu untuk Muhammadiyah, Jangan Waktu Sisa untuk Muhammadiyah

                07/06/2026
                Bimtek SatuMu Muhammadiyah Kota Tebinggtinggi, Dorong Penguatan Digitalisasi Muhammadiyah

                Bimtek SatuMu Muhammadiyah Kota Tebinggtinggi, Dorong Penguatan Digitalisasi Muhammadiyah

                07/06/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,347)
                • Hukum Islam (1,416)
                • Kabar PTMA (3,770)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Salat Ashar Perdana Tandai Babak Baru Masjid Batak Dalihan Na Tolu Sulawesi Selatan di Maros

                07/06/2026

                Tauhid Harus Melahirkan Kesalehan Individual, Sosial, dan Publik

                07/06/2026

                Sisakan Waktu untuk Muhammadiyah, Jangan Waktu Sisa untuk Muhammadiyah

                07/06/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In