• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jumat, Mei 22, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Gandeng BSN, UMS Bongkar Strategi Manajemen Risiko Perguruan Tinggi yang Profesional

    FHIP Universitas Muhammadiyah Surakarta Gandeng Wali Mahasiswa Baru Guna Cetak Lulusan Unggul

    Gelar IPC di SDIT Nur Hidayah, FKG UMS Edukasi Kesehatan Gigi Lewat Cara Seru!

    Siswa SMA Unjuk Gigi di UMS: Kupas Tuntas Peran AI Lewat Lomba Pidato Bahasa Inggris

    Luluskan Belasan Hafiz 30 Juz, MBS Roudhotunnashiin Jatinom Dorong Santri Kuasai Teknologi

    Haedar Nashir Resmikan Ibrahim Tower RS Roemani, Tegaskan Spirit Amal Usaha Muhammadiyah

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Gandeng BSN, UMS Bongkar Strategi Manajemen Risiko Perguruan Tinggi yang Profesional

      FHIP Universitas Muhammadiyah Surakarta Gandeng Wali Mahasiswa Baru Guna Cetak Lulusan Unggul

      Gelar IPC di SDIT Nur Hidayah, FKG UMS Edukasi Kesehatan Gigi Lewat Cara Seru!

      Siswa SMA Unjuk Gigi di UMS: Kupas Tuntas Peran AI Lewat Lomba Pidato Bahasa Inggris

      Luluskan Belasan Hafiz 30 Juz, MBS Roudhotunnashiin Jatinom Dorong Santri Kuasai Teknologi

      Haedar Nashir Resmikan Ibrahim Tower RS Roemani, Tegaskan Spirit Amal Usaha Muhammadiyah

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

        Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

        Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

        Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Gandeng BSN, UMS Bongkar Strategi Manajemen Risiko Perguruan Tinggi yang Profesional

          FHIP Universitas Muhammadiyah Surakarta Gandeng Wali Mahasiswa Baru Guna Cetak Lulusan Unggul

          Gelar IPC di SDIT Nur Hidayah, FKG UMS Edukasi Kesehatan Gigi Lewat Cara Seru!

          Siswa SMA Unjuk Gigi di UMS: Kupas Tuntas Peran AI Lewat Lomba Pidato Bahasa Inggris

          Luluskan Belasan Hafiz 30 Juz, MBS Roudhotunnashiin Jatinom Dorong Santri Kuasai Teknologi

          Haedar Nashir Resmikan Ibrahim Tower RS Roemani, Tegaskan Spirit Amal Usaha Muhammadiyah

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Gandeng BSN, UMS Bongkar Strategi Manajemen Risiko Perguruan Tinggi yang Profesional

            FHIP Universitas Muhammadiyah Surakarta Gandeng Wali Mahasiswa Baru Guna Cetak Lulusan Unggul

            Gelar IPC di SDIT Nur Hidayah, FKG UMS Edukasi Kesehatan Gigi Lewat Cara Seru!

            Siswa SMA Unjuk Gigi di UMS: Kupas Tuntas Peran AI Lewat Lomba Pidato Bahasa Inggris

            Luluskan Belasan Hafiz 30 Juz, MBS Roudhotunnashiin Jatinom Dorong Santri Kuasai Teknologi

            Haedar Nashir Resmikan Ibrahim Tower RS Roemani, Tegaskan Spirit Amal Usaha Muhammadiyah

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Ziarah

              by
              10/10/2022
              in BeritaMu
              0
              Ziarah
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Oleh : Khafid Sirotudin (Ketua LHKP PWM Jawa Tengah)

              PWMJATENG.COM – Pagi yang segar dengan sedikit mendung menghiasi perjalanan menelusuri Tol Solo-Ngawi. Waktu menunjukkan pukul 07.15 WIB ketika kami memasuki exit tol Sragen. Minarso Ketua KPU Sragen, Chodri dan Heru dari LHKP-PDM Sragen sudah ‘memapak’ saya di luar pintu tol Sragen. Kami bertiga dengan Minarso dan Chodri semobil menuju Plupuh, sementara Heru membawa mobil saya ke Madrasah Aliyah Dimsa (Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen).

              WartaTerkait

              Gandeng BSN, UMS Bongkar Strategi Manajemen Risiko Perguruan Tinggi yang Profesional

              FHIP Universitas Muhammadiyah Surakarta Gandeng Wali Mahasiswa Baru Guna Cetak Lulusan Unggul

              Gelar IPC di SDIT Nur Hidayah, FKG UMS Edukasi Kesehatan Gigi Lewat Cara Seru!

              Siswa SMA Unjuk Gigi di UMS: Kupas Tuntas Peran AI Lewat Lomba Pidato Bahasa Inggris

              Kehadiran saya hari ini untuk menghadiri 2 agenda. Pertama, ziarah ke makam Sultan Hadiwijoyo (Joko Tingkir) dan kedua menghadiri undangan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sragen sebagai salah satu pembicara pada Seminar Pra Muktamar ke 48 Muhammadiyah di MA Dimsa.

              Sudah dua tahun lalu saya mengutarakan niat kepada Minarso untuk ziarah ke makam leluhur di Sragen. Beliau berjanji dan berkenan mengantar saya jika sewaktu-waktu dikabarkan. Rupanya kesempatan itu baru bisa terlaksana hari ini.

              Dari pintu tol Sragen perjalanan membutuhkan waktu kurang lebih 20-25 menit ke lokasi makam Sultan Hadiwijoyo. Tepatnya di dukuh Butuh desa Gedongan kecamatan Plupuh kabupaten Sragen. Kompleks pemakaman berada di tengah pemukiman dengan akses jalan desa yang tidak begitu lebar namun cukup untuk sekedar ‘pas-pasan’ 2 mobil MPV kecil.

              Yang menarik perhatian saya, tidak jauh dari lokasi makam (sekitar 50-60 meter) terdapat papan nama Pengurus Ranting Muhammadiyah desa Gedongan yang terpasang di samping rumah penduduk pada pojok gang. Terlihat dari warna cat papan nama yang sudah agak kusam, saya meyakini PRM Gedongan hadir sudah cukup lama disana. Setidaknya memberikan pertanda bagaimana ‘tasamuh’ (toleransi) kehidupan sesama umat beragama (Islam) di desa Gedongan berjalan baik. Mengingat sebagian besar penduduk muslim disitu secara kultural adalah warga NU dan ‘abangan’.

              Setiba kami di kompleks makam, terlihat beberapa orang ‘pengelola’ bergotong royong menyiapkan kompleks makam untuk menyambut wisatawan. Dua orang juru parkir sedang membersihkan halaman, seorang terlihat sedang menyapu ‘pendopo’ transit dan beberapa bakul jajanan dan minuman berkemas dengan perlengkapan dagangannya.

              Menurut penuturan Haryanto, salah satu penjaga makam yang saya temui, para peziarah datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur bahkan Jawa Barat dan Banten. Kompleks makam buka 24 jam. Paling ramai biasanya hari Ahad, bisa mencapai 1000 orang peziarah. Di bulan Syuro (Muharam) bisa lebih banyak lagi, karena ada khaul di situ. Selain hari Ahad dan bulan syuro, selalu ada peziarah yang datang meski dengan kelompok kecil. Ada juga peziarah yang datang malam Jumat dan menginap di ’emperan’ (teras) masjid atau tidur menggelar tikar di pendopo transit.

              Wisata religi (ziarah) ternyata mampu membuktikan diri sebagai pengungkit perekonomian warga desa dan sektor UMKM. Meski masuk ke kompleks makam tidak dipungut biaya, namun setidaknya para peziarah akan memasukkan ke kotak infaq yang ada di dalam masjid, di kompleks makam serta membeli sekedar air minum dalam kemasan, jajanan (kudapan/snack) dan rokok. 3 komoditas yang banyak dijajakan oleh sektor informal UMKM di kompleks makam. Belum lagi jika warga sekitar kreatif menjadikan rumahnya sebagai ‘guest house’ bagi peziarah yang menginap dan berasal dari luar daerah. Maka sudah tepat kiranya apabila pemerintah melalui kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif menjadikan sektor parekraf sebgai salah satu ‘prime mover’ ekonomi pasca pandemi Covid-19.

              Sebagaimana lokasi wisata religi lainnya, di samping makam berdiri masjid/mushola. Setelah parkir kamipun mengambil air wudhu untuk menunaikan shalat dhuha. Arsitektur Jawa-Islam terasa sangat mewarnai ‘tata ruang’ kompleks pemakaman sejak jaman Mataram Islam pertama hadir di Jawa. Posisi makam berada di sebelah ‘kiblat’ (masjidil haram/barat) masjid, sehingga ketika kita berdoa di makam secara otomatis menghadap kiblat sekaligus menghadap nisan.

              Kondisi yang berlawanan ketika kita berada di kompleks masjid Nabawi Madinah, dimana posisi makam Rasulullah Saw., sahabat Abubakar As-Sidiq dan Umar R.a. ‘berlawanan arah’ dengan kiblat sholat. Sehingga ketika kita berdoa menghadap makam Nabi saw. ‘asykar’ (polisi Saudia Arabia) akan bilang ‘haram-haram’ dan menyuruh kita berdoa menghadap ke arah Ka’bah/masjidil haram (membelakangi makam). Bagi seorang muslim, menghadap Baitullah merupakan salah satu adab dalam berdoa.

              Makna Ziarah

              Kata ziarah adalah serapan dari bahasa Arab, artinya berkunjung, mendatangi, wisata. Dalam terminologi Jawa (Indonesia) ziarah bermakna berkunjung ke makam leluhur, pahlawan, wali, ulama dan tokoh-tokoh agama. Sebuah budaya keagamaan yang baik, sebagai ‘tazkiratul maut’ bahwa setiap manusia akhirnya akan menemui ajal. Juga sebagai pengingat selama kita hidup agar sebanyak mungkin beramal shalih, bermanfaat untuk sesama, umat, bangsa dan negara. ‘Khairun-nas anfa’uhum lin-nas’, sebaik-baik manusia adalah yang bisa memberi manfaat sebanyak-banyaknya bagi sesama

              Meski ziarah kubur tidak lazim di kalangan warga Muhammadiyah, tetapi saya tidak menemukan satu qaidah fiqhiyah-pun yang mengharamkan ziarah kubur dalam Himpunan Putusan Tarjih (HPT) maupun fatwa Majlis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah. Berbeda dengan warga NU yang menjadikan kegiatan ziarah sebagai amal shalih budaya keagamaan yang baik, ibadah ghairu mahdhah.

              Perbedaan pendapat di kalangan umat adalah rahmat. Selama kita mampu menempatkan pada porsinya. Mana yang menjadi bagian syariat Allah, mana yang menjadi wilayah fikih dan mana yang berada dalam tradisi keagamaan (budaya/peradaban). Bersyukur saya dilahirkan dari keluarga yang berasal dari 2 arus besar umat Islam Indonesia. Bapak saya dari kalangan NU dan ibu saya dari Muhammadiyah.

              Meski tidak secara khusus dan periodik saya melakukan ziarah ke makam leluhur dan Aulia, tetapi sesekali menyempatkan diri untuk ziarah ke makam almarhum Bapak Damanhuri Syiroj di Weleri, Mbah KH Syirojudin dan KH Abdul Manan di makam Tunggu, Sendang Mulyo Tembalang kota Semarang. Juga pernah beberapa kali ziarah ke kompleks makam Kerajaan Demak.

              Trah

              Dalam peradaban Islam dikenal istilah ‘sanad nasab’, yakni silsilah keturunan berdasarkan hubungan pernikahan (dzuriyah). Islam sendiri bermakna “keselamatan”. Ada 5 jaminan keselamatan dalam agama Islam, yaitu keyakinan, keturunan, kepemilikan (hak milik), jiwa raga dan profesi (pekerjaan).

              Dalam budaya Jawa, ada istilah garis keturunan hingga ke-18. Garis keturunan itu disebut dengan Trah. Di keluarga Jawa, orang tua biasa dipanggil dengan sebutan Bapak dan Ibu atau ‘Pak-e dan simbok/mbok-e’. Orang tua dari ibu/bapak disebut Simbah, Embah atau Eyang. Berikutnya trah berturut-turut ke 3 sd 18 adalah Buyut, Canggah, Wareng, Udheg-udheg, Gantung Siwur, Gropak Senthe, Debog Bosok, Galih Asem, Gropak Waton, Cendheng, Giyeng, Cumpleng, Ampleng, Menyaman, Menya-menya dan Tumerah.

              Saya dilahirkan dari orang tua, bapak Damanhuri Syiroj bin KH Syirojudin dari Tunggu, Kelurahan Sendangmulyo, Tembalang kota Semarang dan ibu Hj. Mubahanah binti Abdul Rosjid dari Kadirejo, Kecamatan Karanganom, Klaten. Dari penelusuran trah, saya menjadi tahu bahwa nama Jalan KH Syirojudin yang disematkan di depan kompleks Universitas Diponegoro Tembalang Semarang merupakan penghargaan Pemkot Semarang atas jasa besar Mbah KH Syirojudin dalam membangun peradaban di kawasan Tembalang pada masa pra kemerdekaan hingga pasca kemerdekaan. Menurut penuturan para sesepuh, zaman dahulu wilayah Tembalang, Rowosari, Meteseh dan sekitarnya adalah daerah yang rawan keamanan. Disebabkan banyak pelaku kriminal (begal, maling, perampok) berasal dan beraksi di sekitar wilayah itu.

              Dengan dakwah bil hikmah, mauidhah hasanah wa jadilhum billati hiya ahsan, Mbah Buyut KH Abdul Manan mendakwahkan Islam rahmatan lil alamin. Kemudian dilanjutkan oleh mbah KH Syirojudin beserta saudara lain putra-putri Mbah Buyut KH Abdul Manan. Hingga saat ini tugas dakwah dilanjutkan oleh trah KH Abdul Manan hingga ke berbagai kabupaten/kota se Jawa Tengah.

              Selain itu dakwah Islam Nusantara Berkemajuan juga dilakukan oleh para santri yang telah dididik melalui berbagai majlis taklim dan pondok pesantren trah (bani) KH Abdul Manan. Tidak saja di wilayah Jateng, tapi juga melebar hingga ke luar pulau Jawa dan luar negeri.

              Ketika saya lahir diberi nama Hafidh Syirojudin, mengambil nama belakang mbah KH Syirojudin. Sebuah nama yang ditulis dengan “huruf pegon” (Arab-Jawa) di buku nikah oleh bapak. Saya baru tahu ketika mau lulus SMP, setelah diperlihatkan buku nikah oleh ibu. Sementara ijazah MI/SD saya terlanjur tertulis Khafid Sirotudin. Akhirnya kebablasan hingga sekarang ‘nama formal’ itu yang tercantum di berbagai dokumen resmi milik saya.

              Melalui WA Group Bani KH Abdul Manan, saya menjadi mengetahui bahwa Sultan Hadiwijoyo (Joko Tingkir) adalah mbah ‘Gropak Senthe’ kami. Dan sayapun menjadi mafhum ketika lagu ‘Joko Tingkir Ngombe Dawet’ viral dan terkenal memicu sebagian trah (dzuriyah)-nya tersinggung dan memprotes pengarang lagu itu. Sayapun bersyukur akhirnya pengarang lagu itu meminta maaf secara terbuka, melalui berbagai saluran media sosial, lalu mengganti narasi lagu dengan “Tukang Parkir Ngombe Dawet”.

              Sebuah pelajaran berharga bagi kita agar tidak serampangan dalam membuat syair lagu. Mengingatkan saya akan sejarah pertentangan para seniman yang mengusung kebebasan ‘Art for art’ dengan seniman yang memasang tagline ‘art for people’ di masa Orde Lama.

              Seperti sesanti yang pernah disampaikan Presiden Soekarno, betapa pentingnya “Jas Merah” (jangan sampai meninggalkan sejarah). Maka ziarah yang saya jalani kali ini ke makam mbah Gorpak Senthe Sultan Hadiwijoyo (Joko Tingkir) di Sragen menjadi bagian dari ‘melek sejarah’, meneladani laku sosial trah, sekaligus menunaikan pesan keagamaan “birul walidain” yang baik, sebagai amal shalih seorang Jawa-Muslim. Semoga saya tidak ikut terjebak ke dalam “cultural-lag, civilization-gap atau kejumudan millenial”, serta tidak harus terjerumus ke dalam kesyirikan sebagaimana disampaikan oleh sebagian ustadz ketika mengisi pengajian ahad pagi.

              Wallahua’lam

              Editor : M Taufiq Ulinuha

              The post Ziarah appeared first on PWM Jawa Tengah.

              muhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Timnas U-16

              Next Post

              Syiar Muktamar, Muhammadiyah Gorontalo Gelar Dakwah Wisata ke -33 di Pantai Taludaa

              InfoLain

              BeritaMu

              Gandeng BSN, UMS Bongkar Strategi Manajemen Risiko Perguruan Tinggi yang Profesional

              22/05/2026
              BeritaMu

              FHIP Universitas Muhammadiyah Surakarta Gandeng Wali Mahasiswa Baru Guna Cetak Lulusan Unggul

              22/05/2026
              BeritaMu

              Gelar IPC di SDIT Nur Hidayah, FKG UMS Edukasi Kesehatan Gigi Lewat Cara Seru!

              22/05/2026
              Next Post
              Syiar Muktamar, Muhammadiyah Gorontalo Gelar Dakwah Wisata ke -33 di Pantai Taludaa

              Syiar Muktamar, Muhammadiyah Gorontalo Gelar Dakwah Wisata ke -33 di Pantai Taludaa

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Dari Xinjiang hingga Beijing, UMSU Perkuat Diplomasi Pendidikan dan Kebudayaan dengan Tiongkok​Peny Eriska

                22/05/2026

                UMSU Lepas Lima Mahasiswa Ikuti Program Student Exchange ke INTI Malaysia​Peny Eriska

                22/05/2026
                UMSU Peringati Harkitnas, Rektor Serahkan Sepeda Motor untuk Pegawai Purnatugas

                UMSU Peringati Harkitnas, Rektor Serahkan Sepeda Motor untuk Pegawai Purnatugas​Peny Eriska

                22/05/2026

                Unismuh Makassar Perkuat Ideologi Pimpinan melalui Darul Arqam Angkatan IV

                22/05/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,168)
                • Hukum Islam (1,416)
                • Kabar PTMA (3,720)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Dari Xinjiang hingga Beijing, UMSU Perkuat Diplomasi Pendidikan dan Kebudayaan dengan Tiongkok​Peny Eriska

                22/05/2026

                UMSU Lepas Lima Mahasiswa Ikuti Program Student Exchange ke INTI Malaysia​Peny Eriska

                22/05/2026
                UMSU Peringati Harkitnas, Rektor Serahkan Sepeda Motor untuk Pegawai Purnatugas

                UMSU Peringati Harkitnas, Rektor Serahkan Sepeda Motor untuk Pegawai Purnatugas​Peny Eriska

                22/05/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In