PWMJATENG.COM, Klaten — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Jatinom mendorong para lulusan MBS Roudhotunnashiin Jatinom Klaten untuk memiliki karakter kompetitif. Pihak pesantren meminta para santri siap menghadapi persaingan ketat di era digital. Pesan penting ini mengemuka dalam prosesi Wisuda Akhirussanah Angkatan VI dan wisuda tahfizh yang berlangsung khidmat di Jatinom.
Oleh karena itu, kurikulum pesantren kini makin adaptif terhadap perkembangan zaman. Melalui momentum ini, Muhammadiyah Boarding School tersebut resmi melepas 32 santri akhirussanah.
Selain kelulusan akademik, MBS Roudhotunnashiin Jatinom juga mewisuda 17 santri hafiz Al-Qur’an 30 juz. Selanjutnya, lembaga ini turut mewisuda 25 santri untuk kategori Mutqin dengan hafalan minimal 5 juz.
Kenaikan Tren Kualitas Pendidikan Pesantren Modern di Klaten
Capaian akademik dan hafalan tahun ini tercatat mengalami tren positif. Grafik kenaikan ini menjadi bukti nyata atas meningkatnya kualitas pendidikan di MBS Roudhotunnashiin Jatinom. Dampaknya, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap salah satu pesantren modern di Klaten ini juga semakin melonjak tajam.
Sementara itu, Wakil Ketua PCM Jatinom, Ihsanudin, S.Pd., menegaskan pentingnya integrasi ilmu agama. Beliau mengingatkan santri agar siap menghadapi tantangan zaman yang dinamis. Menurutnya, lulusan pesantren harus mampu menjadi motor penggerak yang positif di tengah masyarakat.
“Santri hari ini tidak hanya dituntut unggul dalam spiritual. Namun, mereka juga harus menguasai teknologi dan literasi modern agar mampu bersaing,” ujar Ihsanudin saat memberikan sambutan resmi di hadapan para wisudawan dan wali santri.
Konsistensi Mencetak Generasi Berkarakter dan Melek Digital
Kemudian, Ihsanudin berpesan agar para alumni tetap menjaga nama baik almamater. Santri wajib mengamalkan ilmu yang telah mereka peroleh selama menimba ilmu di pesantren. Beliau menekankan bahwa kelulusan ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan gerbang awal untuk berkontribusi nyata.
Sebagai informasi, MBS Roudhotunnashiin Jatinom berdiri sejak tahun 1999. Lembaga ini terkenal sangat konsisten dalam membina generasi muda Islam di Klaten.
Guna mendukung visi tersebut, pihak pengelola terus melakukan pengembangan gedung fasilitas. Mereka juga meningkatkan kualitas lulusan secara berkelanjutan. Akhirnya, di tengah tantangan zaman, pesantren ini tetap menempatkan hafalan Al-Qur’an dan penguatan adab sebagai keunggulan utama.
Kontributor: Thomas
Editor: Alafasy
The post Luluskan Belasan Hafiz 30 Juz, MBS Roudhotunnashiin Jatinom Dorong Santri Kuasai Teknologi appeared first on Muhammadiyah Jateng.




