Suasana Lapangan Utama Bumi Perkemahan Hizbul Wathan, Pasuruan, berlangsung meriah pada Kamis malam (29/10/2026). Ratusan pandu pengenal mengikuti kegiatan pentas seni yang menjadi salah satu agenda penutup rangkaian kegiatan malam dalam Jambore Pandu Pengenal (Jampanal) Hizbul Wathan 2026. Kegiatan berlangsung pukul 19.30 hingga 22.00 WIB dan diikuti oleh seluruh regu peserta perkemahan.
Pentas seni tersebut menjadi kesempatan bagi para pandu untuk menampilkan kreativitas, bakat, dan kekompakan regu di hadapan peserta lainnya. Acara dipandu oleh pembawa acara dari Dewan Sughli, yang mengarahkan jalannya pertunjukan sehingga suasana malam perkemahan terasa semakin hidup dan penuh kebersamaan.
Setiap regu mendapatkan kesempatan untuk menampilkan berbagai kreativitas yang telah dipersiapkan sebelum mengikuti Jampanal. Persiapan dari rumah menjadi bagian penting bagi peserta agar dapat memberikan penampilan terbaik saat tampil di panggung. Selain menjadi hiburan, pentas seni juga memberikan pengalaman bagi para pandu untuk membangun kepercayaan diri dan belajar tampil di depan banyak orang.
Salah satu peserta dari tingkat Pengenal Utama, Adelia, mengungkapkan kegembiraannya karena dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia mengaku telah mempersiapkan penampilan bersama regunya sejak sebelum berangkat ke perkemahan.
“Saya sangat senang bisa menampilkan pentas seni di Jampanal ini. Penampilan kami memang sudah dipersiapkan dari rumah, sehingga kami bisa ikut memeriahkan acara bersama teman-teman dari regu lainnya,” ungkap Adelia.
Menurutnya, pentas seni menjadi pengalaman yang menyenangkan karena peserta tidak hanya mengikuti kegiatan kepanduan, tetapi juga dapat menunjukkan kemampuan dan kreativitas yang dimiliki. Momen tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk saling mengenal dan mengapresiasi penampilan ant regu.
Ketua Kwartir Wilayah (Kwarwil) Hizbul Wathan Jawa Timur, Ramanda Fathurrahim Syuhadi, menyampaikan bahwa pentas seni merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan kepanduan. Menurutnya, kegiatan perkemahan tidak hanya berisi latihan keterampilan dan kedisiplinan, tetapi juga menyediakan ruang bagi pandu untuk mengembangkan kreativitas.
“Pentas seni dalam kepanduan merupakan hal yang tidak terpisahkan. Setiap ada kemah, pasti ada pentas seni, karena ini adalah bentuk kreativitas seorang pandu Hizbul Wathan,” tutur Ramanda Fathurrahim Syuhadi.
Pentas seni Jampanal Hizbul Wathan 2026 menjadi bukti bahwa kegiatan kepanduan dapat memadukan pembentukan karakter dengan pengembangan bakat dan kreativitas. Melalui penampilan yang disajikan, para peserta belajar bekerja sama, menghargai karya orang lain, serta berani menunjukkan kemampuan diri.
Dengan berakhirnya pentas seni pada pukul 22.00 WIB, para peserta memperoleh pengalaman berkesan dalam rangkaian Jampanal 2026. Malam tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan dan menumbuhkan semangat kreativitas di kalangan pandu Hizbul Wathan. (*)
Artikel Pentas Seni Meriahkan Malam Jampanal Hizbul Wathan 2026, Wadah Kreativitas Para Pandu pertama kali tampil pada PWMU.CO.



