Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Mindanao State University–Iligan Institute of Technology (MSU-IIT), Filipina, menandatangani memorandum of agreement (MoA) untuk mengembangkan program gelar ganda atau double degree. Kerja sama ini membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik di dua perguruan tinggi lintas negara.
Kesepakatan tersebut melibatkan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) UMY dengan Department of Filipino MSU-IIT serta Program Studi Ilmu Pemerintahan UMY dengan program Sosiologi MSU-IIT.
Penandatanganan MoA berlangsung dalam kegiatan MoA Signing Ceremony and Collaboration Discussion di lantai lima Gedung AR Fachruddin A UMY, Rabu (28/10/2026). Kesepakatan ini menjadi landasan bagi kedua universitas untuk menyiapkan mekanisme pelaksanaan program, mulai dari penyelarasan kurikulum hingga mobilitas mahasiswa.
Rektor UMY Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., berharap kerja sama tersebut memperluas kesempatan mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi akademik melalui pengalaman belajar internasional.
“Kami berharap inisiatif ini akan menciptakan peluang yang lebih besar bagi mahasiswa, mendorong inovasi akademik, dan memberikan fondasi yang kuat untuk kolaborasi yang berkelanjutan,” tuturnya.
Program double degree dirancang untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa menempuh pendidikan di UMY dan MSU-IIT sesuai dengan struktur program serta persyaratan akademik yang disepakati kedua institusi.
Agar program dapat berjalan, kedua universitas perlu menyelaraskan mekanisme pembelajaran, ketentuan akademik, administrasi, serta skema mobilitas mahasiswa. Tahapan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan pelaksanaan program sesuai dengan kebijakan masing-masing perguruan tinggi.
Chancellor MSU-IIT Prof. Alizedney M. Ditucalan, LL.D., menekankan bahwa keberhasilan kerja sama antarperguruan tinggi tidak hanya bergantung pada kesepakatan formal, tetapi juga pada hubungan baik dan kepemimpinan yang mendukung keberlanjutan kemitraan.
“Saya pikir yang benar-benar membuat kolaborasi MSU-IIT dan UMY sangat sukses adalah karena persahabatan dan kepemimpinan,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya membangun hubungan kelembagaan yang berkelanjutan agar kerja sama akademik dapat berkembang melampaui penandatanganan dokumen formal.
Setelah penandatanganan MoA, UMY dan MSU-IIT merencanakan koordinasi lanjutan antara fakultas dan program studi yang terlibat. Pembahasan mencakup penyusunan mekanisme teknis, penyiapan dokumen akademik dan administratif, serta pengaturan pelaksanaan program.
Kedua institusi juga akan menyusun jadwal pelaksanaan, termasuk proses rekrutmen dan seleksi mahasiswa serta pengaturan mobilitas akademik. Komunikasi berkala diperlukan untuk memastikan kesiapan setiap pihak sebelum program dijalankan.
Selain membuka kesempatan memperoleh pengalaman belajar di luar negeri, kolaborasi ini diharapkan memperluas pertukaran pengetahuan, membuka peluang penelitian bersama, dan memperkaya pemahaman mahasiswa terhadap budaya kedua negara.
Bagi UMY dan MSU-IIT, kesepakatan ini menjadi pijakan untuk mengembangkan pendidikan tinggi yang semakin terhubung secara internasional. Bagi mahasiswa, keberhasilan implementasinya akan menjadi penentu terbukanya kesempatan belajar lintas negara melalui program gelar ganda. (*)
Artikel UMY dan MSU-IIT Teken MoA Double Degree, Mahasiswa Berpeluang Kuliah di Indonesia dan Filipina pertama kali tampil pada PWMU.CO.



