• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jumat, Oktober 23, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu
    Kapolda Sumut Sambangi Muhammadiyah, Siap Dukung Sukses Muktamar ke-49

    Kapolda Sumut Sambangi Muhammadiyah, Siap Dukung Sukses Muktamar ke-49

    SMK Muhammadiyah 1 Kota Mojokerto Laksanakan Program Sekolah melalui Kegiatan Kominfo Edutainment Trip

    Perluas Layanan Akademik, STIT Muhammadiyah Sibolga – Tapanuli Tengah Buka Dua Prodi Baru

    Khutbah Jumat: Dosa Ekologis Bagi Para Perusak Bumi

    Apresiasi Langkah Polres Sibolga Berantas Narkoba, Alumni STIT Muhammadiyah Sibolga-Tapanuli Tengah Siap Kolaborasi

    Mengapa Karhutla Terus Berulang? Kacamata Game Theory Membongkar Akar Masalahnya

    Trending Tags

    • Kabar PTMA
      Kapolda Sumut Sambangi Muhammadiyah, Siap Dukung Sukses Muktamar ke-49

      Kapolda Sumut Sambangi Muhammadiyah, Siap Dukung Sukses Muktamar ke-49

      SMK Muhammadiyah 1 Kota Mojokerto Laksanakan Program Sekolah melalui Kegiatan Kominfo Edutainment Trip

      Perluas Layanan Akademik, STIT Muhammadiyah Sibolga – Tapanuli Tengah Buka Dua Prodi Baru

      Khutbah Jumat: Dosa Ekologis Bagi Para Perusak Bumi

      Apresiasi Langkah Polres Sibolga Berantas Narkoba, Alumni STIT Muhammadiyah Sibolga-Tapanuli Tengah Siap Kolaborasi

      Mengapa Karhutla Terus Berulang? Kacamata Game Theory Membongkar Akar Masalahnya

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu
          Kapolda Sumut Sambangi Muhammadiyah, Siap Dukung Sukses Muktamar ke-49

          Kapolda Sumut Sambangi Muhammadiyah, Siap Dukung Sukses Muktamar ke-49

          SMK Muhammadiyah 1 Kota Mojokerto Laksanakan Program Sekolah melalui Kegiatan Kominfo Edutainment Trip

          Perluas Layanan Akademik, STIT Muhammadiyah Sibolga – Tapanuli Tengah Buka Dua Prodi Baru

          Khutbah Jumat: Dosa Ekologis Bagi Para Perusak Bumi

          Apresiasi Langkah Polres Sibolga Berantas Narkoba, Alumni STIT Muhammadiyah Sibolga-Tapanuli Tengah Siap Kolaborasi

          Mengapa Karhutla Terus Berulang? Kacamata Game Theory Membongkar Akar Masalahnya

          Trending Tags

          • Kabar PTMA
            Kapolda Sumut Sambangi Muhammadiyah, Siap Dukung Sukses Muktamar ke-49

            Kapolda Sumut Sambangi Muhammadiyah, Siap Dukung Sukses Muktamar ke-49

            SMK Muhammadiyah 1 Kota Mojokerto Laksanakan Program Sekolah melalui Kegiatan Kominfo Edutainment Trip

            Perluas Layanan Akademik, STIT Muhammadiyah Sibolga – Tapanuli Tengah Buka Dua Prodi Baru

            Khutbah Jumat: Dosa Ekologis Bagi Para Perusak Bumi

            Apresiasi Langkah Polres Sibolga Berantas Narkoba, Alumni STIT Muhammadiyah Sibolga-Tapanuli Tengah Siap Kolaborasi

            Mengapa Karhutla Terus Berulang? Kacamata Game Theory Membongkar Akar Masalahnya

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Mengapa Karhutla Terus Berulang? Kacamata Game Theory Membongkar Akar Masalahnya

              admin by admin
              23/10/2026
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Mengapa Karhutla Terus Berulang? Kacamata Game Theory Membongkar Akar Masalahnya*

              Oleh: Dr. Nalil Khairiah, S.Ip., Mpd.

              WartaTerkait

              Kapolda Sumut Sambangi Muhammadiyah, Siap Dukung Sukses Muktamar ke-49

              SMK Muhammadiyah 1 Kota Mojokerto Laksanakan Program Sekolah melalui Kegiatan Kominfo Edutainment Trip

              Perluas Layanan Akademik, STIT Muhammadiyah Sibolga – Tapanuli Tengah Buka Dua Prodi Baru

              Khutbah Jumat: Dosa Ekologis Bagi Para Perusak Bumi

              Setiap tahun, langit Sumatera dan Kalimantan kembali pekat. Sekolah diliburkan, warga sesak napas, bandara ditutup. Polanya selalu sama: kebakaran, pemadaman, permintaan maaf, lalu hilang dari pemberitaan hingga kembali lagi tahun depan.

              Mengapa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus berulang di Indonesia?

              Laporan WALHI (2026) berjudul “Karhutla sebagai Kejahatan Negara-Korporasi” memberi petunjuk penting: karhutla bukan sekadar musibah, melainkan persoalan tata kelola, kekuasaan, dan pertanggungjawaban. Untuk memahaminya, kita bisa memakai pisau analisis yang jarang dipakai untuk isu lingkungan: game theory atau teori permainan.

              Intinya sederhana: kebakaran akan terus berulang ketika keuntungan dari tindakan berisiko lebih besar daripada biaya yang harus ditanggung pelakunya. Apalagi jika pengawasan lemah dan kerugiannya justru ditanggung masyarakat luas.

              Tiga Pemain dengan Kepentingan Berbeda

              Dalam kacamata game theory, karhutla melibatkan tiga aktor rasional.

              Pertama, korporasi. Ia mengelola lahan di kawasan rawan dan punya dua pilihan: berinvestasi mahal untuk pencegahan, atau menghemat biaya dengan mengambil risiko. Mengambil risiko di sini tidak selalu berarti sengaja membakar, tapi bisa berupa pengabaian kewajiban pencegahan.

              Kedua, pemerintah. Ia dihadapkan pada dua peran yang sering berbenturan: mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi, sekaligus melindungi lingkungan dan warga.

              Ketiga, masyarakat. Mereka yang paling membutuhkan udara bersih, sekaligus yang paling pertama menanggung akibatnya: ISPA, gagal panen, sekolah tutup.

              Masalah muncul ketika keputusan yang menguntungkan satu pihak, kerugiannya dilimpahkan ke pihak lain.

              Dilema Tahanan dan Eksternalitas Negatif

              Game theory punya istilah terkenal: “Prisoner’s Dilemma”.

              Jika ada dua perusahaan di kawasan rawan, keduanya akan paling diuntungkan jika sama-sama mencegah. Tapi masing-masing tergoda untuk curang: biar perusahaan lain yang keluar biaya, saya yang hemat. Jika keduanya curang, risiko kebakaran kolektif meledak dan semua rugi besar.

              Inilah yang disebut “eksternalitas negatif”. Perusahaan mungkin hanya menghitung biaya operasional dan potensi denda. Padahal kerugian riil jauh lebih besar: warga sesak napas, anak-anak tidak bisa sekolah, negara harus mengerahkan helikopter dan anggaran darurat. Keuntungan privat, biaya sosial.

              Riset Balboni, Burgess, dan Olken (2026) tentang kebakaran tropis di Indonesia memperkuat ini: risiko penyebaran api ke luar konsesi dan lemahnya kepastian hak lahan terbukti memengaruhi keputusan penggunaan api. Artinya, pengendalian karhutla tidak bisa hanya mengandalkan imbauan.

              Mengubah Aturan Main

              Jika akar masalahnya adalah insentif yang salah, maka solusinya bukan sekadar menambah hukuman, melainkan mengubah aturan mainnya.

              Pertama, penegakan hukum yang konsisten. Kedua, pengawasan transparan dengan satelit dan keterbukaan data konsesi. Ketiga, internalisasi biaya lingkungan, pihak yang terbukti bertanggung jawab wajib memulihkan. Keempat, pencegahan sebagai prioritas, bukan pemadaman.

              Penutup.

              Pada akhirnya, karhutla bukan sekadar soal api yang menyala di lahan gambut. Ia adalah cerminan dari cara kita mengelola keadilan.

              Selama bertahun-tahun, kita terjebak dalam lingkaran yang sama: negara hadir saat memadamkan, korporasi hadir saat mengalkulasi untung-rugi, dan masyarakat selalu hadir sebagai pihak yang paling akhir diselamatkan dan paling lama menderita. Inilah permainan yang tidak adil.

              Kita tidak bisa lagi mewariskan asap ini kepada anak cucu kita sebagai sebuah takdir musiman. Asap bukanlah musim, ia adalah akibat dari pilihan.

              Game theory mengajarkan satu hal yang paling fundamental: perilaku aktor akan berubah ketika aturan, insentif, dan konsekuensinya diubah. Manusia dan korporasi akan cenderung patuh bukan karena diminta menjadi lebih baik, tetapi karena sistem membuat kepatuhan menjadi satu-satunya pilihan yang masuk akal.

              Maka tugas negara hari ini bukan hanya memadamkan api, tetapi memadamkan logika yang membuat api itu menguntungkan.

              Tugas kita bersama adalah membangun sebuah sistem di mana menjaga hutan lebih menguntungkan daripada membakarnya, di mana perusahaan yang patuh dilindungi dan diapresiasi, bukan dirugikan, dan di mana udara bersih tidak lagi menjadi barang mewah yang hanya bisa dinikmati ketika hujan turun.

              Jika tidak, setiap tahun kita akan terus menghitung kerugian, menulis laporan yang sama, dan menghirup asap yang sama sambil bertanya dengan pertanyaan yang sama: mengapa karhutla terus berulang?

              Jawabannya sudah di depan mata. Tinggal kemauan untuk mengubah aturan mainnya.

              *** Penulis adalah,  Dosen Fisip UMSU, Pemerhati Isu Lingkungan dan kebijakan publik.

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Menimbang Ulang Redefinisi Korupsi: Antara Kepastian Bisnis dan Perlindungan Anggaran Negara

              Next Post

              Apresiasi Langkah Polres Sibolga Berantas Narkoba, Alumni STIT Muhammadiyah Sibolga-Tapanuli Tengah Siap Kolaborasi

              admin

              admin

              InfoLain

              Kapolda Sumut Sambangi Muhammadiyah, Siap Dukung Sukses Muktamar ke-49
              BeritaMu

              Kapolda Sumut Sambangi Muhammadiyah, Siap Dukung Sukses Muktamar ke-49

              23/10/2026
              BeritaMu

              SMK Muhammadiyah 1 Kota Mojokerto Laksanakan Program Sekolah melalui Kegiatan Kominfo Edutainment Trip

              23/10/2026
              BeritaMu

              Perluas Layanan Akademik, STIT Muhammadiyah Sibolga – Tapanuli Tengah Buka Dua Prodi Baru

              23/10/2026
              Next Post

              Apresiasi Langkah Polres Sibolga Berantas Narkoba, Alumni STIT Muhammadiyah Sibolga-Tapanuli Tengah Siap Kolaborasi

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0
                Kapolda Sumut Sambangi Muhammadiyah, Siap Dukung Sukses Muktamar ke-49

                Kapolda Sumut Sambangi Muhammadiyah, Siap Dukung Sukses Muktamar ke-49

                23/10/2026

                SMK Muhammadiyah 1 Kota Mojokerto Laksanakan Program Sekolah melalui Kegiatan Kominfo Edutainment Trip

                23/10/2026

                Perluas Layanan Akademik, STIT Muhammadiyah Sibolga – Tapanuli Tengah Buka Dua Prodi Baru

                23/10/2026

                Khutbah Jumat: Dosa Ekologis Bagi Para Perusak Bumi

                23/10/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,937)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,355)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Kapolda Sumut Sambangi Muhammadiyah, Siap Dukung Sukses Muktamar ke-49

                Kapolda Sumut Sambangi Muhammadiyah, Siap Dukung Sukses Muktamar ke-49

                23/10/2026

                SMK Muhammadiyah 1 Kota Mojokerto Laksanakan Program Sekolah melalui Kegiatan Kominfo Edutainment Trip

                23/10/2026

                Perluas Layanan Akademik, STIT Muhammadiyah Sibolga – Tapanuli Tengah Buka Dua Prodi Baru

                23/10/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In