• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Senin, Agustus 31, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Mubes Alumni STIT Muhammadiyah Sibolga Sukses Digelar, Raju Firmanda Hutagalung Terpilih Jadi Ketua Umum

    Muhammadiyah Sertifikasi Juru Masak MBM, Pastikan Mutu Gizi dan Keamanan Pangan

    Pelatihan Muballigh/ah Muhammadiyah Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Deli Serdang 2026

    AM3 LPCR-PM PWM Sumut Resmi Ditutup, Tiga Peserta Terbaik Raih Apresiasi

    AM3 LPCR-PM PWM Sumut Resmi Ditutup, Tiga Peserta Terbaik Raih Apresiasi

    Kader Muhammadiyah: Bukan Sekadar Pewaris Jabatan, Tetapi Pelanjut Perjuangan

    Eksperimen Federal Negara Sumatera Timur (NST) sebagai Cermin Dekolonisasi yang Gagal: Pelajaran untuk Struktur Penghisapan Kontemporer

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Mubes Alumni STIT Muhammadiyah Sibolga Sukses Digelar, Raju Firmanda Hutagalung Terpilih Jadi Ketua Umum

      Muhammadiyah Sertifikasi Juru Masak MBM, Pastikan Mutu Gizi dan Keamanan Pangan

      Pelatihan Muballigh/ah Muhammadiyah Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Deli Serdang 2026

      AM3 LPCR-PM PWM Sumut Resmi Ditutup, Tiga Peserta Terbaik Raih Apresiasi

      AM3 LPCR-PM PWM Sumut Resmi Ditutup, Tiga Peserta Terbaik Raih Apresiasi

      Kader Muhammadiyah: Bukan Sekadar Pewaris Jabatan, Tetapi Pelanjut Perjuangan

      Eksperimen Federal Negara Sumatera Timur (NST) sebagai Cermin Dekolonisasi yang Gagal: Pelajaran untuk Struktur Penghisapan Kontemporer

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Mubes Alumni STIT Muhammadiyah Sibolga Sukses Digelar, Raju Firmanda Hutagalung Terpilih Jadi Ketua Umum

          Muhammadiyah Sertifikasi Juru Masak MBM, Pastikan Mutu Gizi dan Keamanan Pangan

          Pelatihan Muballigh/ah Muhammadiyah Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Deli Serdang 2026

          AM3 LPCR-PM PWM Sumut Resmi Ditutup, Tiga Peserta Terbaik Raih Apresiasi

          AM3 LPCR-PM PWM Sumut Resmi Ditutup, Tiga Peserta Terbaik Raih Apresiasi

          Kader Muhammadiyah: Bukan Sekadar Pewaris Jabatan, Tetapi Pelanjut Perjuangan

          Eksperimen Federal Negara Sumatera Timur (NST) sebagai Cermin Dekolonisasi yang Gagal: Pelajaran untuk Struktur Penghisapan Kontemporer

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Mubes Alumni STIT Muhammadiyah Sibolga Sukses Digelar, Raju Firmanda Hutagalung Terpilih Jadi Ketua Umum

            Muhammadiyah Sertifikasi Juru Masak MBM, Pastikan Mutu Gizi dan Keamanan Pangan

            Pelatihan Muballigh/ah Muhammadiyah Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Deli Serdang 2026

            AM3 LPCR-PM PWM Sumut Resmi Ditutup, Tiga Peserta Terbaik Raih Apresiasi

            AM3 LPCR-PM PWM Sumut Resmi Ditutup, Tiga Peserta Terbaik Raih Apresiasi

            Kader Muhammadiyah: Bukan Sekadar Pewaris Jabatan, Tetapi Pelanjut Perjuangan

            Eksperimen Federal Negara Sumatera Timur (NST) sebagai Cermin Dekolonisasi yang Gagal: Pelajaran untuk Struktur Penghisapan Kontemporer

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Kader Muhammadiyah: Bukan Sekadar Pewaris Jabatan, Tetapi Pelanjut Perjuangan

              admin by admin
              31/08/2026
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Kader Muhammadiyah: Bukan Sekadar Pewaris Jabatan, Tetapi Pelanjut Perjuangan

              Oleh : Jufri

              WartaTerkait

              Mubes Alumni STIT Muhammadiyah Sibolga Sukses Digelar, Raju Firmanda Hutagalung Terpilih Jadi Ketua Umum

              Muhammadiyah Sertifikasi Juru Masak MBM, Pastikan Mutu Gizi dan Keamanan Pangan

              AM3 LPCR-PM PWM Sumut Resmi Ditutup, Tiga Peserta Terbaik Raih Apresiasi

              Pelatihan Muballigh/ah Muhammadiyah Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Deli Serdang 2026

               

              Berbicara tentang Muhammadiyah, kita tidak hanya berbicara tentang sebuah organisasi Islam yang telah berusia lebih dari satu abad. Kita sedang berbicara tentang sebuah gerakan yang mampu bertahan, berkembang, dan terus memberikan manfaat karena memiliki kader yang dari generasi ke generasi melanjutkan perjuangannya.

              Karena itu, kader Muhammadiyah sesungguhnya bukan sekadar anggota organisasi, apalagi hanya mereka yang sedang duduk dalam struktur kepengurusan. Kader adalah mereka yang dipersiapkan untuk memahami nilai, meneruskan cita-cita, menghidupkan gerakan, sekaligus melakukan pembaruan agar Muhammadiyah tetap relevan dengan perkembangan zaman.

              Tugas seorang kader tidak berhenti ketika mendapatkan jabatan. Justru di situlah tanggung jawab sebenarnya dimulai.

              Kader Muhammadiyah harus mampu menjadi pelangsung, pelopor dan penyempurna amal usaha serta gerakan Muhammadiyah. Ia dituntut memiliki pemahaman ideologi, kemampuan organisasi, kompetensi profesional, sekaligus integritas pribadi. Sebab Muhammadiyah tidak cukup hanya memiliki banyak orang yang loyal kepada organisasi, tetapi juga membutuhkan orang-orang yang memiliki kapasitas dan mampu memberikan solusi bagi persoalan umat dan bangsa.

              Di lingkungan kampus Muhammadiyah, misalnya, kita mengenal Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dengan semangat “Anggun dalam Moral, Unggul dalam Intelektual.” Jargon itu sesungguhnya menggambarkan bagaimana seorang kader mahasiswa Muhammadiyah idealnya dibentuk: memiliki akhlak dan moral yang baik, tetapi sekaligus unggul dalam ilmu pengetahuan.

              Begitu pula Pemuda Muhammadiyah dengan semangat Fastabiqul Khairat, berlomba-lomba dalam kebaikan. Demikian pula seluruh organisasi otonom Muhammadiyah. Masing-masing memiliki karakter dan ruang pengabdian, tetapi semuanya bermuara pada tujuan besar Muhammadiyah: dakwah amar makruf nahi mungkar dan menghadirkan Islam sebagai rahmat bagi kehidupan.

              Karena itu, jargon perjuangan jangan sampai berhenti sebagai slogan. Ia harus menjadi karakter.

              Anggun dalam moral harus terlihat dalam akhlak. Unggul dalam intelektual harus terlihat dalam kualitas pemikiran. Fastabiqul Khairat harus terlihat dalam amal dan pengabdian.

              Dan ada satu hal penting yang tidak boleh dilupakan: kader seharusnya memudahkan dan menguatkan langkah Muhammadiyah, bukan justru mempersulit dan melemahkannya.

              Kader boleh berbeda pendapat. Bahkan kader harus memiliki keberanian untuk berpikir kritis. Sebab organisasi yang besar membutuhkan pikiran-pikiran kritis agar tidak terjebak dalam rutinitas, merasa selalu benar, atau kehilangan kemampuan membaca perubahan zaman.

              Tetapi sikap kritis tidak identik dengan sikap kasar.

              Kritik yang baik adalah kritik yang lahir dari kepedulian, disampaikan dengan ilmu, argumentasi dan akhlak. Kader Muhammadiyah boleh menyampaikan ketidaksetujuan, tetapi tidak perlu merendahkan. Boleh mengoreksi keputusan, tetapi tidak harus mempermalukan orang yang mengambil keputusan. Boleh berbeda pandangan, tetapi tetap menjaga ukhuwah dan marwah persyarikatan.

              Kritis boleh, sinis jangan. Tegas boleh, kasar jangan. Berbeda pendapat boleh, tetapi jangan sampai perbedaan membuat langkah persyarikatan menjadi berat.

              Di sinilah kedewasaan kader diuji.

              Sebab terkadang yang membuat sebuah organisasi lemah bukan karena kurangnya orang pintar, tetapi karena orang-orang yang pintar tidak mampu mengelola perbedaan dengan baik. Kritik yang seharusnya menjadi energi perbaikan justru berubah menjadi konflik yang menghabiskan energi.

              Muhammadiyah membutuhkan kader yang mampu mengatakan “ini kurang tepat” sekaligus menawarkan jalan keluarnya. Bukan sekadar menunjukkan kesalahan, tetapi ikut memperbaikinya. Bukan hanya pandai mengkritik dari luar arena, tetapi bersedia turun tangan ketika diperlukan.

              Itulah kritik yang konstruktif.

              Kader Muhammadiyah juga harus memahami bahwa dirinya bukan pemilik Muhammadiyah. Kita semua hanya bagian kecil dari perjalanan panjang sebuah persyarikatan yang diwariskan oleh generasi sebelumnya dan akan diteruskan kepada generasi sesudah kita.

              Hari ini kita mungkin memimpin. Besok kita mungkin dipimpin. Hari ini kita dipercaya mengambil keputusan. Besok mungkin keputusan itu berada di tangan kader lain.

              Karena itu, jangan sampai kepentingan pribadi, kelompok, atau perebutan posisi membuat kita lupa bahwa Muhammadiyah jauh lebih besar daripada diri kita.

              Kaderisasi juga tidak boleh hanya menghasilkan orang yang pandai mendapatkan jabatan. Kaderisasi harus melahirkan manusia yang siap bekerja, siap berkorban, siap menerima kritik, siap mengkritik dengan elegan, dan siap menyerahkan amanah ketika waktunya tiba.

              Sebab keberhasilan kaderisasi bukan ketika kita berhasil mempertahankan jabatan selama mungkin, tetapi ketika kita mampu melahirkan kader yang suatu saat bisa menggantikan kita, bahkan mungkin lebih baik daripada kita.

              Di sinilah pentingnya regenerasi.

              Muhammadiyah tidak boleh bergantung kepada figur tertentu. Organisasi sebesar Muhammadiyah harus terus berjalan meskipun orang-orangnya berganti. Hari ini kita memimpin, besok mungkin kita hanya menjadi anggota. Hari ini kita diberi amanah, suatu saat amanah itu akan berpindah kepada generasi berikutnya.

              Di sisi lain, kader Muhammadiyah juga harus memiliki kemandirian. Berkiprah di berbagai bidang kehidupan, termasuk politik, pemerintahan, dunia usaha dan profesi lainnya, tentu bukan sesuatu yang harus ditakuti. Muhammadiyah membutuhkan kader yang hadir di banyak ruang.

              Namun, di mana pun kader berada, nilai dan marwah Muhammadiyah harus tetap dijaga.

              Kader boleh memiliki profesi, karier dan penghasilan yang baik. Bahkan menjadi kader yang profesional dan mandiri secara ekonomi merupakan sesuatu yang penting. Mengabdi kepada Muhammadiyah tidak berarti seseorang harus mengabaikan kebutuhan hidupnya. Yang perlu dijaga adalah jangan sampai pengabdian kepada Muhammadiyah berubah menjadi sekadar jalan untuk mencari keuntungan pribadi atau jabatan.

              Wasiat KH Ahmad Dahlan, “Hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah,” seharusnya menjadi renungan yang terus hidup dalam perjalanan kader.

              Kalimat itu bukan berarti kader Muhammadiyah tidak boleh bekerja, mendapatkan penghasilan, atau berkiprah secara profesional di amal usaha Muhammadiyah. Maknanya lebih dalam: jangan menjadikan Muhammadiyah sebagai alat untuk kepentingan pribadi. Justru kader harus mampu memberikan hidup, pikiran, tenaga, ilmu dan pengabdiannya untuk membesarkan Muhammadiyah.

              Pada akhirnya, kader Muhammadiyah adalah kader umat, kader bangsa dan kader kemanusiaan.

              Ia tidak hanya bertanya, “Apa yang saya dapatkan dari Muhammadiyah?” tetapi lebih dahulu bertanya, “Apa yang sudah saya berikan kepada Muhammadiyah?”

              Pertanyaan sederhana itu penting, karena masa depan Muhammadiyah tidak hanya ditentukan oleh besarnya amal usaha, banyaknya gedung, atau banyaknya struktur organisasi. Masa depan Muhammadiyah sangat ditentukan oleh kualitas manusianya.

              Dan manusia itulah kader.

              Maka kaderisasi sejatinya bukan sekadar kegiatan pelatihan, perkaderan formal, atau pergantian kepengurusan. Kaderisasi adalah proses panjang untuk menanamkan nilai, membangun kapasitas, menumbuhkan keteladanan dan mempersiapkan generasi yang sanggup melanjutkan perjuangan.

              Jika kader hari ini mampu melahirkan kader baru yang lebih baik, maka sesungguhnya ia telah meninggalkan warisan yang jauh lebih berharga daripada sebuah jabatan.

              Sebab jabatan akan berakhir, tetapi kader yang tumbuh dari keteladanan kita akan terus berjalan membawa perjuangan.

              Itulah hakikat kader Muhammadiyah: bukan pewaris kursi, tetapi pelanjut perjuangan. Bukan pencari posisi, tetapi pemberi kontribusi. Kritis tanpa kehilangan akhlak, tegas tanpa kehilangan adab, dan berbeda tanpa harus memecah. Kader hadir untuk memudahkan dan menguatkan langkah Muhammadiyah, bukan mempersulit apalagi melemahkannya.

              Silaturahmi Kolaborasi Sinergi Harmoni

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Eksperimen Federal Negara Sumatera Timur (NST) sebagai Cermin Dekolonisasi yang Gagal: Pelajaran untuk Struktur Penghisapan Kontemporer

              Next Post

              AM3 LPCR-PM PWM Sumut Resmi Ditutup, Tiga Peserta Terbaik Raih Apresiasi

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              Mubes Alumni STIT Muhammadiyah Sibolga Sukses Digelar, Raju Firmanda Hutagalung Terpilih Jadi Ketua Umum

              31/08/2026
              BeritaMu

              Muhammadiyah Sertifikasi Juru Masak MBM, Pastikan Mutu Gizi dan Keamanan Pangan

              31/08/2026
              AM3 LPCR-PM PWM Sumut Resmi Ditutup, Tiga Peserta Terbaik Raih Apresiasi
              BeritaMu

              AM3 LPCR-PM PWM Sumut Resmi Ditutup, Tiga Peserta Terbaik Raih Apresiasi

              31/08/2026
              Next Post
              AM3 LPCR-PM PWM Sumut Resmi Ditutup, Tiga Peserta Terbaik Raih Apresiasi

              AM3 LPCR-PM PWM Sumut Resmi Ditutup, Tiga Peserta Terbaik Raih Apresiasi

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Mubes Alumni STIT Muhammadiyah Sibolga Sukses Digelar, Raju Firmanda Hutagalung Terpilih Jadi Ketua Umum

                31/08/2026

                Muhammadiyah Sertifikasi Juru Masak MBM, Pastikan Mutu Gizi dan Keamanan Pangan

                31/08/2026

                Pelatihan Muballigh/ah Muhammadiyah Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Deli Serdang 2026

                31/08/2026
                AM3 LPCR-PM PWM Sumut Resmi Ditutup, Tiga Peserta Terbaik Raih Apresiasi

                AM3 LPCR-PM PWM Sumut Resmi Ditutup, Tiga Peserta Terbaik Raih Apresiasi

                31/08/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,282)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,149)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Mubes Alumni STIT Muhammadiyah Sibolga Sukses Digelar, Raju Firmanda Hutagalung Terpilih Jadi Ketua Umum

                31/08/2026

                Muhammadiyah Sertifikasi Juru Masak MBM, Pastikan Mutu Gizi dan Keamanan Pangan

                31/08/2026

                Pelatihan Muballigh/ah Muhammadiyah Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Deli Serdang 2026

                31/08/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In