• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    UMPP Buka Jalur RPL Bagi Anggota Polres Pekalongan, Kapolres Minta Personel Lanjut Studi

    Pupuk Empati Sejak Dini, Siswa SD Muhammadiyah Palur Serahkan Donasi Rp6,5 Juta Untuk Korban Karhutla

    Bikersmu Chapter Sragen Salurkan Bantuan Air Bersih Sragen 15 Tangki untuk Warga Terdampak Kekeringan

    Magister Pendidikan Matematika UMPWR Raih Akreditasi Unggul dari LAMDIK

    Kaprodi Penjas UMPP Resmi Dipercaya Perkuat Pimpinan Pusat Tapak Suci 2026–2031

    TEFA Terhubung Industri, SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Jadi Rujukan SMK Pekanbaru

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      UMPP Buka Jalur RPL Bagi Anggota Polres Pekalongan, Kapolres Minta Personel Lanjut Studi

      Pupuk Empati Sejak Dini, Siswa SD Muhammadiyah Palur Serahkan Donasi Rp6,5 Juta Untuk Korban Karhutla

      Bikersmu Chapter Sragen Salurkan Bantuan Air Bersih Sragen 15 Tangki untuk Warga Terdampak Kekeringan

      Magister Pendidikan Matematika UMPWR Raih Akreditasi Unggul dari LAMDIK

      Kaprodi Penjas UMPP Resmi Dipercaya Perkuat Pimpinan Pusat Tapak Suci 2026–2031

      TEFA Terhubung Industri, SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Jadi Rujukan SMK Pekanbaru

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          UMPP Buka Jalur RPL Bagi Anggota Polres Pekalongan, Kapolres Minta Personel Lanjut Studi

          Pupuk Empati Sejak Dini, Siswa SD Muhammadiyah Palur Serahkan Donasi Rp6,5 Juta Untuk Korban Karhutla

          Bikersmu Chapter Sragen Salurkan Bantuan Air Bersih Sragen 15 Tangki untuk Warga Terdampak Kekeringan

          Magister Pendidikan Matematika UMPWR Raih Akreditasi Unggul dari LAMDIK

          Kaprodi Penjas UMPP Resmi Dipercaya Perkuat Pimpinan Pusat Tapak Suci 2026–2031

          TEFA Terhubung Industri, SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Jadi Rujukan SMK Pekanbaru

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            UMPP Buka Jalur RPL Bagi Anggota Polres Pekalongan, Kapolres Minta Personel Lanjut Studi

            Pupuk Empati Sejak Dini, Siswa SD Muhammadiyah Palur Serahkan Donasi Rp6,5 Juta Untuk Korban Karhutla

            Bikersmu Chapter Sragen Salurkan Bantuan Air Bersih Sragen 15 Tangki untuk Warga Terdampak Kekeringan

            Magister Pendidikan Matematika UMPWR Raih Akreditasi Unggul dari LAMDIK

            Kaprodi Penjas UMPP Resmi Dipercaya Perkuat Pimpinan Pusat Tapak Suci 2026–2031

            TEFA Terhubung Industri, SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Jadi Rujukan SMK Pekanbaru

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Filosofi Padi Semakin Berisi, Semakin Merunduk

              admin by admin
              21/07/2026
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Filosofi Padi Semakin Berisi, Semakin Merunduk

              (Tulisan ke-65 dari Beberapa Tulisan Bertema Kaderisasi)

              WartaTerkait

              UMPP Buka Jalur RPL Bagi Anggota Polres Pekalongan, Kapolres Minta Personel Lanjut Studi

              Bikersmu Chapter Sragen Salurkan Bantuan Air Bersih Sragen 15 Tangki untuk Warga Terdampak Kekeringan

              Pupuk Empati Sejak Dini, Siswa SD Muhammadiyah Palur Serahkan Donasi Rp6,5 Juta Untuk Korban Karhutla

              Magister Pendidikan Matematika UMPWR Raih Akreditasi Unggul dari LAMDIK

              Oleh: Amrizal, S.Si., M.Pd. – Wakil Ketua MPKSDI PWM Sumatera Utara / Dosen Universitas Negeri Medan

              Suatu pagi, cobalah berdiri di tepi sawah ketika padi mulai menguning. Angin akan datang perlahan, lalu menggerakkan hamparan padi seperti ombak yang berkejaran. Tidak ada suara. Tidak ada pidato. Tidak ada tepuk tangan. Namun di balik diamnya, Allah sedang memperlihatkan salah satu pelajaran kehidupan yang paling indah. Di hamparan yang sama, ada bulir-bulir padi yang tegak menjulang, ada pula yang justru merunduk ke bumi. Mengapa yang berisi justru menunduk? Mengapa yang kosong tampak paling tegak? Alam ternyata sedang mengajukan pertanyaan kepada manusia. Allah tidak hanya mengajarkan hikmah melalui ayat-ayat yang dibaca, tetapi juga melalui ayat-ayat yang dibentangkan di alam semesta. Langit, gunung, sungai, pepohonan, bahkan sebatang padi adalah bahasa Allah bagi orang-orang yang mau berpikir.

              Allah berfirman, “Sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi, pergantian malam dan siang terdapat tanda-
              tanda bagi orang-orang yang berakal”  (QS. Ali Imran: 190)

              Maka sawah bukan hanya tempat menghasilkan beras. Ia adalah ruang belajar tentang kepemimpinan, ilmu, pengabdian, dan kaderisasi.

              Bulir yang Berisi Selalu Merunduk
              Fenomena ini bukan sekadar ungkapan bijak. Secara ilmiah, bulir padi yang semakin penuh akan semakin berat sehingga batangnya melengkung ke bawah. Sebaliknya, bulir yang kosong tetap tegak karena tidak memikul apa pun. Allah seakan sedang mengajarkan bahwa beratnya isi melahirkan kerendahan hati. Demikian pula manusia. Semakin banyak ilmu yang dimiliki, semakin ia menyadari betapa luas ilmu Allah. Semakin tinggi amanah yang dipikul, semakin ia memahami bahwa semua hanyalah titipan. Semakin besar pengaruh yang dimiliki, semakin ia
              merasa membutuhkan pertolongan-Nya. Karena itu para ulama besar tidak pernah merasa dirinya paling alim. Para pemimpin besar tidak sibuk meninggikan dirinya. Mereka justru menjadi pribadi yang paling mudah mendengar, paling lembut berbicara, dan paling ringan meminta maaf. Kerendahan hati bukan tanda kelemahan. Ia adalah buah dari kedewasaan.

              Padi Tidak Pernah Memakan Buahnya Sendiri
              Ada pelajaran lain yang jauh lebih dalam. Padi bekerja sepanjang hidupnya bukan untuk dirinya sendiri. Ia tumbuh, berbunga, menghasilkan bulir, lalu seluruh hasilnya menjadi makanan bagi manusia. Padi tidak pernah menikmati buah yang dihasilkannya. Bukankah inilah hakikat pengabdian?
              Rasulullah ﷺ bersabda, ” Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia”  Hadis ini menemukan maknanya di tengah hamparan sawah.

              Seorang kader Muhammadiyah tidak hidup untuk memperbesar dirinya sendiri. Ia hidup agar masyarakat menjadi lebih cerdas. Agar anak-anak memperoleh pendidikan. Agar fakir miskin memperoleh pertolongan. Agar masjid hidup. Agar ilmu berkembang. Agar dakwah terus berjalan. Seperti padi, seluruh hidupnya dipersembahkan untuk kehidupan orang lain.

              Sawah Harus Selalu Dialiri Air
              Tidak ada padi yang tumbuh baik tanpa air. Air adalah kehidupan. Begitu aliran air terputus, perlahan padi mengering. Daunnya menguning. Bulirnya mengecil. Panennya gagal. Begitulah seorang kader. Air itu adalah Al-Qur'an. Air itu adalah ilmu. Air itu adalah pengajian. Air itu adalah halaqah. Air itu adalah proses kaderisasi yang terus menghidupkan jiwa. Kader yang berhenti belajar sesungguhnya sedang mengering. Mungkin ia masih aktif menghadiri rapat.

              Masih memiliki jabatan. Masih dikenal banyak orang. Namun jika hubungan dengan ilmu mulai terputus, perlahan ruh perjuangannya ikut mengering. Muhammadiyah sejak awal dibangun di atas tradisi iqra’ . Organisasi ini besar bukan karena kekuatan politiknya. Melainkan karena kekuatan ilmu yang mengalir dari generasi ke generasi.

              Gulma Selalu Tumbuh Lebih Cepat
              Petani memahami satu kenyataan. Yang paling cepat tumbuh di sawah sering kali bukan padi. Melainkan gulma. Jika dibiarkan, gulma akan merebut air, cahaya, dan unsur hara yang seharusnya menjadi makanan padi. Begitulah kehidupan organisasi. Kesombongan lebih mudah tumbuh daripada keikhlasan. Ambisi jabatan lebih cepat berkembang daripada semangat pengabdian. Fitnah lebih cepat menyebar daripada ilmu. Kultus individu lebih mudah menarik perhatian daripada kerja-kerja sunyi. Karena itu kaderisasi bukan hanya menanam.
              Ia juga membersihkan. Membersihkan hati dari riya’ . Membersihkan organisasi dari ego. Membersihkan perjuangan dari kepentingan pribadi. Tidak semua yang tumbuh adalah kebaikan. Kadang justru yang harus paling sering dicabut adalah gulma dalam diri kita sendiri.

              Panen Tidak Pernah Datang dalam Semalam
              Tidak ada petani yang marah karena padi belum berbuah seminggu setelah ditanam. Ia tahu bahwa kehidupan membutuhkan proses. Benih harus bertunas. Akar harus menguat. Batang harus tumbuh. Bulir harus terisi. Lalu menguning. Barulah panen tiba. Begitu pula kaderisasi. Tidak ada kader besar yang lahir dalam satu pelatihan. Tidak ada pemimpin matang yang selesai dibentuk dalam satu periode kepengurusan. Muhammadiyah telah
              membuktikannya selama lebih dari satu abad. Tokoh-tokohnya lahir dari pengajian yang panjang, pembinaan yang sabar, dan pengabdian yang tidak mengenal lelah. Peradaban tidak dibangun oleh kader instan. Peradaban dibangun oleh manusia-manusia yang bersedia bertumbuh bersama waktu.

              Jangan Menjadi Bulir yang Kosong
              Barangkali inilah kritik paling halus yang diajarkan sawah kepada kita. Bulir yang kosong selalu tampak paling tegak. Ia terlihat paling menonjol. Namun ketika musim panen tiba, justru ia menjadi yang paling sedikit nilainya.
              Begitulah manusia. Kadang yang paling keras berbicara belum tentu paling banyak berkarya. Yang paling sering
              tampil belum tentu paling banyak beramal. Yang paling sibuk mencari pengakuan belum tentu paling besar pengabdiannya. Muhammadiyah tidak membutuhkan kader yang sekadar tinggi dalam pencitraan.

              Muhammadiyah membutuhkan kader yang penuh isi. Penuh ilmu. Penuh adab. Penuh keikhlasan. Penuh amal. Karena hanya bulir yang berisi yang mampu menghidupi banyak orang.

              Menjadi Padi yang Menghidupi Peradaban
              Suatu hari nanti, nama kita mungkin tidak lagi dikenang. Jabatan akan berganti. Masa kepengurusan akan selesai. Namun ilmu yang kita ajarkan akan tetap hidup. Kader yang kita bina akan melanjutkan perjuangan. Sekolah yang kita dirikan akan terus melahirkan generasi. Masjid yang kita makmurkan akan tetap mengumandangkan azan. Sebagaimana sebutir padi yang mati agar ribuan bulir baru tumbuh, begitulah hakikat kaderisasi. Ia bukan tentang mempertahankan diri. Ia adalah tentang melahirkan generasi yang lebih baik daripada generasi sebelumnya. Mungkin itulah sebabnya Allah memilih padi sebagai sumber kehidupan miliaran manusia. Karena melalui padi, Allah ingin mengajarkan bahwa kemuliaan bukanlah tentang seberapa tinggi kita berdiri, melainkan seberapa banyak kehidupan yang tumbuh karena keberadaan kita. Maka jadilah seperti padi. Terus bertumbuh dalam ilmu.

              Merunduk karena adab. Menguatkan karena manfaat. Dan menyerahkan seluruh hasil hidup untuk kemaslahatan umat. Sebab kader Muhammadiyah yang sejati bukanlah mereka yang paling sering disebut namanya. Melainkan mereka yang, seperti padi, diam-diam menghidupi peradaban.
              Wallāhu a’lam bi al-shawāb. (***)

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Rektor UMSU Panen Melon Hydroponik, Dorong Pengembangan Greenhouse Sebagai Inovasi Pertanian Modern

              Next Post

              LPCR-PM PWM Sumut Ucapkan Selamat kepada ASPIKOM Sumut

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              UMPP Buka Jalur RPL Bagi Anggota Polres Pekalongan, Kapolres Minta Personel Lanjut Studi

              07/11/2026
              BeritaMu

              Bikersmu Chapter Sragen Salurkan Bantuan Air Bersih Sragen 15 Tangki untuk Warga Terdampak Kekeringan

              07/11/2026
              BeritaMu

              Pupuk Empati Sejak Dini, Siswa SD Muhammadiyah Palur Serahkan Donasi Rp6,5 Juta Untuk Korban Karhutla

              07/11/2026
              Next Post

              LPCR-PM PWM Sumut Ucapkan Selamat kepada ASPIKOM Sumut

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                UMPO Perluas Jejaring Internasional melalui QS Higher Ed Summit Asia Pacific 2026

                07/11/2026

                Unismuh Makassar Jadi PTS Teratas di Sulawesi Versi QS Asia 2027

                07/11/2026

                Mahasiswa Sastra Inggris UMP Raih Juara 1 Kickboxing Tingkat Porprov

                07/11/2026

                16 PTMA Masuk Jajaran Perguruan Tinggi Terbaik Asia Versi QS WUR: Asia 2027

                07/11/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (30,210)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,423)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                UMPO Perluas Jejaring Internasional melalui QS Higher Ed Summit Asia Pacific 2026

                07/11/2026

                Unismuh Makassar Jadi PTS Teratas di Sulawesi Versi QS Asia 2027

                07/11/2026

                Mahasiswa Sastra Inggris UMP Raih Juara 1 Kickboxing Tingkat Porprov

                07/11/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In