PWMJATENG.COM, PEKALONGAN — Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Kiprah gemilang ini lahir melalui penunjukan dosen terbaiknya dalam struktur kepengurusan organisasi otonom tingkat pusat.
Dr. M. Riski Adi Wijaya, S.Pd., M.Pd., yang menjabat sebagai Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani, resmi dilantik sebagai pengurus Tapak Suci. Pelantikan tersebut berlangsung pada Sabtu, 31 Oktober 2026, di Amphitarium Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta. Acara sakral itu berjalan khidmat bersamaan dengan pembukaan Rapat Kerja Nasional organisasi.
Peran Strategis di Tingkat Nasional
Dalam struktur kepengurusan periode 2026–2031, Dr. M. Riski Adi Wijaya memegang amanah pada Departemen Penelitian dan Pengembangan Prestasi. Penunjukan strategis ini mencerminkan tingginya kepercayaan organisasi terhadap kapasitas akademisi tersebut. Melalui bidang keilmuannya, ia siap mendorong kemajuan pencak silat secara komprehensif.
Kepemimpinan Pimpinan Pusat Tapak Suci periode ini kembali di nakhodai oleh Drs. H. M. Afnan Hadikusumo, P.Br. sebagai Ketua Umum. Kombinasi figur senior dan tenaga akademisi muda di dalam kepengurusan membawa angin segar bagi efektivitas program kerja ke depan.
Agenda Strategis dan Kolaborasi Tokoh
Kepengurusan baru ini mengusung sejumlah agenda penting guna memperkuat eksistensi organisasi di tengah era modern. Fokus utamanya mencakup modernisasi tata kelola, penguatan kaderisasi, serta pembinaan atlet muda berbakat. Seluruh program tersebut tetap berlandaskan pada nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan yang kokoh.
Pelantikan pengurus baru serta pembukaan Rakernas tersebut turut dihadiri oleh deretan tokoh penting nasional. Kehadiran para tokoh penting ini menunjukkan besarnya perhatian negara terhadap perkembangan pencak silat Muhammadiyah. Para pimpinan persyarikatan dan pejabat tinggi negara tampak berbaur memberikan dukungan penuh bagi kelangsungan organisasi.
Kontribusi Nyata bagi Perguruan Tinggi
Amanah besar ini mendatangkan dampak positif yang luas bagi institusi asal sang dosen. Kepercayaan tersebut menjadi bukti nyata implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah. Sivitas akademika UMPP berharap prestasi ini mampu memotivasi dosen serta mahasiswa lainnya untuk terus berkarya.
Keterlibatan aktif di level nasional juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara kampus dan lembaga keolahragaan. Pengalaman berharga ini otomatis memperkuat kualitas pembelajaran di program studi terkait demi kemajuan bangsa dan negara.
Kontributor: Ainun Muthoharoh
Editor: Akmal
The post Kaprodi Penjas UMPP Resmi Dipercaya Perkuat Pimpinan Pusat Tapak Suci 2026–2031 appeared first on Muhammadiyah Jateng.



